Waspada Academic Burnout!

Getty images

Penulis: Rizqiyatul Laili

Merasa lelah, stress dan tidak bersemangat dalam belajar seringkali dirasakan oleh mahasiswa. Namun jika hal tersebut berlangsung secara terus menerus, kamu harus waspada, karena merupakan gejala academic burnout. Yuk kenali lebih lanjut apa itu academic burnout!

Academic burnout merupakan kondisi kelelahan mental yang dialami oleh seseorang dalam proses belajar maupun bekerja yang dapat terjadi secara bertahap dari gejala ringan sampai dengan berat. Puncaknya, penderita academic burnout akan merasa putus asa, tidak ingin mengerjakan apapun, lelah yang tidak hilang walaupun sudah istirahat. Seringkali, penderita academic burnout menjadi mudah marah atau sinis.

Mahasiswa merupakan orang dengan resiko paling tinggi terkena academic burnout. Hal ini bukan tanpa sebab. Tuntutan tugas kuliah yang banyak, organisasi, atau pekerjaan sampingan seringkali membuat mahasiswa merasa energinya habis terkuras.

Pembelajaran daring juga meningkatkan resiko mahasiswa terkena academic burnout. Mulai pagi sampai dengan sore hari mahasiswa kerapkali diwajibkan untuk stay on di depan PC dan handphone untuk mengikuti perkuliahan. Sedangkan malam hari, juga habis dipakai di depan layar untuk mengerjakan tugas yang diberikan. Hal ini tentunya menjadi faktor pemicu timbulnya academic burnout dikalangan mahasiswa.

Lalu, bagaimana cara mencegah agar kita terhindar dari academic burnout? Simak ya!

Tips mencegah academic burnout!

  1. Berani katakan “tidak”

Untuk kamu mahasiswa yang sering dimintai tolong untuk mengerjakan ini itu. Stop! Kamu boleh menolak jika memang kamu sedang kelelahan dengan tugas dan deadlinemu sendiri! Membantu orang lain boleh tapi jangan sampai kamu mengorbankan waktu istirahat kamu ya, sobat kampus!

  1. Hindari mengerjakan tugas deadline!

Sobat kampus, kamu tim yang langsung mengerjakan tugas atau tim deadline nih? Mengerjakan tugas deadline secara terus-menerus juga menjadi pemicu academic burnout lho! Kebiasaan tersebut dapat menguras lebih energi dan pikiran kita. Perasaan ‘harus selesai jam segini’ akan membuat kita semakin lelah, yuk kita coba mengerjakan tugas lebih awal!

  1. Jangan terlalu ambisius!

Ambisius itu bagus banget! Tapi jangan sampai over ya sobat kampus! Terlalu ambisius akan menimbulkan perasaan takut gagal, harus bisa di segala hal, harus ada prestasi, harus ini dan itu. Hal itu akan menjadi tekanan sendiri untuk psikis kita. Yuk tarik napas dulu..

  1. Istirahat yang cukup

Organ tubuh yang lelah bekerja tentu membutuhkan waktu istirahat, termasuk otak, kulit, sistem metabolisme, dan hormon dalam tubuh. Idealnya, tubuh kita membutuhkan 7-8 jam untuk tidur. Dilansir dari Kemenkes RI, istirahat yang cukup dapat menjaga agar mood selalu baik, serta meningkatkan konsentrasi saat beraktivitas.

  1. Refreshing

Pembelajaran daring menuntut kita stay on di depan PC dan handphone kita. Hal itu juga dapat menjadi pemicu lelah, stress yang berkepanjangan sob! Refreshing menjadi tips paling ampuh untuk mencegah dan mengatasi burnout! Yuk kita buat rencana liburan untuk libur semester nanti! (kalau PPKM sudah berakhir ya).

Jadi.. kapan kita kemana? hehe.

 

Redaktur: Yulia Putri Hadi

Related posts

Tren Minum Minuman Manis di Kalangan Mahasiswa, Gaya Hidup dan Ancaman Kesehatan

Ketika Loneliness Menjadi Gaya Hidup Mahasiswa Friendless di Era Digital

Menemukan Autentisitas di Tengah Arus Tren