
Reporter: Mutiara
Suara USU, Medan. Universitas Sumatera Utara (USU) kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Pada ajang penganugerahan Simpul Jaringan Terbaik Nasional Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI), USU dinobatkan sebagai salah satu penerima penghargaan bergengsi tersebut.
“USU dinilai layak menerima penghargaan ini berkat konsistensinya dalam mengembangkan dan mengimplementasikan Sistem Informasi Kearsipan Nasional (SIKN) serta keterlibatan aktifnya dalam Jaringan Informasi Kearsipan Nasional (JIKN),” ungkap Kepala Kantor Arsip USU, Dr. Aisyah, SE., M.Si.. Selain itu, komitmen universitas dalam membangun budaya tertib arsip dan transparansi informasi menjadi poin penting dalam proses penilaian.
Proses penilaian yang dilakukan ANRI berlangsung dalam beberapa tahapan, mulai dari seleksi administrasi, verifikasi data, pembuatan video diseminasi, presentasi hingga wawancara terkait implementasi SIKN JIKN, dan pleno tim juri nasional. USU berhasil meraih nilai tinggi dalam indikator kinerja pengelolaan arsip, integrasi sistem ke dalam JIKN, serta strategi keberlanjutan layanan informasi kearsipan.
Kepala Kantor Arsip USU, Dr. Aisyah, SE., M.Si. menyebutkan, sejumlah langkah strategis telah dilakukan untuk meraih penghargaan ini, di antaranya:
1. Meraih nilai 80,56 kategori A (Memuaskan) dalam Pengawasan Kearsipan Eksternal.
2. Melakukan digitalisasi arsip statis dan pelaporan rutin ke ANRI.
3. Optimalisasi data khazanah arsip serta pembuatan sarana bantu temu kembali arsip terintegrasi SIKN.
4. Mengadakan pelatihan internal dan penguatan SDM di berbagai unit kerja.
5. Melakukan sosialisasi ke 218 unit kerja di lingkungan USU.
6. Menyusun kebijakan internal berbasis regulasi nasional.
Penghargaan ini disebut akan memperkuat posisi USU sebagai perguruan tinggi dengan tata kelola informasi yang modern, transparan, dan akuntabel. Selain mendorong peningkatan standar pelayanan kearsipan, capaian ini juga menjadi pengungkit untuk percepatan transformasi digital dan memperluas kolaborasi nasional hingga internasional. USU berencana memanfaatkan penghargaan ini sebagai momentum edukasi publik tentang pentingnya arsip melalui seminar, kampanye digital, pameran arsip, hingga kolaborasi dengan media kampus dan eksternal. Kesadaran sivitas akademika dan masyarakat akan terus dibangun agar arsip dipandang sebagai aset aktif universitas yang menyimpan nilai sejarah dan identitas institusi.
Ke depannya, USU tengah menyusun roadmap penguatan sistem arsip berbasis teknologi informasi, termasuk rencana pengembangan portal arsip statis terbuka yang dapat diakses publik. Selain itu, integrasi sistem pembuatan naskah dinas ke sistem kearsipan, pameran virtual, serta pelatihan dan sertifikasi SDM arsiparis juga menjadi agenda prioritas.
Rektor USU, Prof. Dr. Muryanto Amin, S.Sos, M.Si., menyampaikan rasa bangga atas pencapaian ini. Menurut beliau, keberhasilan ini merupakan hasil kerja kolektif seluruh unit kerja di USU, sekaligus bukti bahwa pengelolaan arsip yang baik adalah fondasi penting bagi tata kelola perguruan tinggi modern. Wakil Rektor I, Prof. Dr. Edy Ikhsan, S.H., M.A., pun turut mengapresiasi tim pengelola arsip yang telah mengharumkan nama USU ke level nasional.
Sementara itu, respons sivitas akademika pun sangat positif. Banyak yang mengaku bangga karena USU menjadi satu dari dua perguruan tinggi negeri di Indonesia yang meraih penghargaan ini, sekaligus membuktikan bahwa tata kelola arsip di lingkungan kampus dapat berkontribusi besar bagi reputasi institusi.
Meski demikian, USU mengakui masih menghadapi sejumlah tantangan, seperti belum meratanya pemahaman tentang pentingnya kearsipan di seluruh unit kerja, keterbatasan SDM arsiparis, dan kebutuhan pembaruan infrastruktur digital. Oleh karena itu, USU berkomitmen untuk terus memperkuat integrasi sistem arsip digital, standarisasi pengelolaan arsip di semua unit kerja, dan menjadikan arsip sebagai sumber data strategis untuk riset, audit, dan kebijakan kampus.
Redaktur: Vimelia Hutapea
Leave a comment