Home Kabar Kampus Dorong Generasi Peternak Unggul, Prodi Peternakan FP USU Gelar Kontes Ternak dan Exhibition 2025
Kabar Kampus

Dorong Generasi Peternak Unggul, Prodi Peternakan FP USU Gelar Kontes Ternak dan Exhibition 2025

Share
Dokumentasi: Suara USU

Reporter: Siti Baiduri Nurhaliza, Ersi Diulita P. Lingga, M. Al Piqri

Suara USU, Medan. Program Studi Peternakan Fakultas Pertanian Universitas Sumatera Utara (USU) kembali menyelenggarakan Kontes Ternak dan Exhibition 2025 dengan mengusung tema “Membangun Generasi Peternakan Unggul dan Bangga Menjadi Masyarakat Peternakan Indonesia”. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan produktivitas ternak unggul yang kompetitif dan menumbuhkan rasa bangga terhadap profesi peternak di tengah masyarakat.

Kegiatan ini merupakan hasil kerja sama antara Prodi Peternakan USU, PTPN IV, dan PT Madiun Ardhika Bakti. Selain menjalin silaturahmi antarpeternak, acara ini juga menjadi wadah pertukaran informasi serta promosi potensi peternakan kepada masyarakat luas.

Tahun ini, kontes ternak menghadirkan sejumlah inovasi dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Pada kategori kambing dan domba, jumlah kelas yang dilombakan bertambah menjadi sebelas, termasuk kelas ekstrem seperti kambing jantan ekstrem, domba jantan ekstrem, domba betina ekstrem, serta kelas domba jantan poel 1-2. Penambahan kelas ini memberikan ruang lebih luas bagi peserta untuk menunjukkan kualitas ternak mereka.

Sementara itu, pada kategori kelinci, panitia menambahkan empat jenis perlombaan, yaitu rabbit show, lomba lari, lomba makan wortel, dan pengukuran bobot badan. Lomba kelinci menjadi salah satu daya tarik baru yang membedakan kegiatan tahun ini dari sebelumnya.

Selain perlombaan, exhibition juga diisi oleh berbagai tenant yang menjajakan produk pakan ternak, makanan, dan minuman. Kehadiran tenant ini menambah daya tarik acara sekaligus memberikan edukasi kepada pengunjung terkait produk pendukung sektor peternakan.

Salah satu peserta, Philip Sembiring Milala, mengungkapkan persiapannya dalam mengikuti kontes. “Persiapan lomba yaitu menaikkan bobot ternak dengan meningkatkan pakan dan menjaga kesehatan ternak,” ujarnya. Ia menilai persiapan yang matang sangat penting untuk dapat bersaing dalam kontes.

Meskipun acara berlangsung lancar, panitia mengakui masih terdapat kendala, khususnya dalam penyebaran informasi lomba. Minimnya pemanfaatan media sosial dan platform komunikasi digital oleh sebagian besar peternak menjadi tantangan tersendiri. Kendati demikian, jumlah peserta tetap tinggi. Sekitar 100 peserta tercatat mengikuti perlombaan dalam berbagai kategori, menunjukkan antusiasme masyarakat peternakan terhadap kegiatan ini.

Ketua panitia, Yuda Rizki Pratama Tarigan, berharap agar acara di masa mendatang dapat berjalan lebih baik. “Harapan saya, panitia ke depan dapat belajar dari evaluasi sehingga acara berikutnya bisa menjadi lebih baik,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan hubungan antara peternak, masyarakat, dan instansi semakin erat, serta dunia peternakan Indonesia semakin maju dengan lahirnya generasi peternak yang unggul dan produktif.

Redaktur: Merry Agnus Dei Gultom

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.