Home Tulisan Menggali Manfaat dan Kekurangan JKN: Peningkatan Layanan Kesehatan di Padang Bulan, Medan.
Tulisan

Menggali Manfaat dan Kekurangan JKN: Peningkatan Layanan Kesehatan di Padang Bulan, Medan.

Share

Oleh: Haydi Suafisa/Okphilip Abdi Agam Zebua/Gita Br Sembiring

Suara USU, Medan. Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) adalah program pemerintah Indonesia yang bertujuan untuk memberikan perlindungan kesehatan secara menyeluruh kepada seluruh rakyat. JKN merupakan bagian dari Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN) dan diselenggarakan melalui mekanisme asuransi kesehatan sosial yang bersifat wajib, sesuai dengan Undang-Undang No. 40 Tahun 2004 tentang SJSN.

Tujuan utama dari JKN adalah untuk memastikan bahwa setiap penduduk Indonesia dapat memenuhi kebutuhan dasar kesehatan mereka. Program ini memberikan manfaat dalam bentuk pelayanan kesehatan yang komprehensif, termasuk perawatan medis, rawat inap, dan pengobatan, baik untuk peserta yang membayar iuran sendiri maupun bagi mereka yang iurannya disampaikan oleh pemerintah.

Kecamatan Medan Baru, yang terletak di Kota Medan, telah menjadi fokus perhatian dalam upaya meningkatkan layanan kesehatan melalui program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Program ini bertujuan untuk memberikan akses kesehatan yang lebih baik bagi seluruh masyarakat, terutama dalam mewujudkan Universal Health Coverage (UHC)

Untuk itu kami Mahasiswa Program Studi Kesejahtraan Sosial FISIP USU dari Kelompok 6 pada mata kuliah Asuransi dan Sistem Jaminan Sosial yang beranggotakan Haydi Suafisa (220902085), Okphilip Abdi Agam Zebua (220902011), Gita Br Sembiring (220902097) yang diampu oleh Ibu Dra. Berlianti M.SP dan Ibu Dr. Hairani Siregar S.Sos., M.SP. Telah melakukan observasi dan wawancara ke beberapa masyarakat di daerah Padang Bulan, Kecamatan Medan Baru, Kota Medan.

Implementasi Jaminan Kesehatan Nasional di daerah Padang Bulan, Kecamatan Medan Baru, Kota Medan memberikan dampak positif yang signifikan terhadap peningkatan layanan kesehatan. Dengan cakupan kepesertaan yang luas, akses ke layanan kesehatan yang lebih baik, sistem pembiayaan yang efisien, serta peningkatan kesadaran masyarakat akan pentingnya program ini, JKN berperan sebagai pilar utama dalam upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di wilayah tersebut.

Namun JKN di wilaya Padang Bulan juga memiliki kekurangan, Seperti yang di jelaskan oleh Ibu Adiria Lafau (80 tahun ) , Menjelaskan bahwa dia merasakan banyak kekurangan dan tidak mendapatkan manfaat dari JKN itu sendiri dan setiap mau mengurus BPJS (JKN) banyak persyaratannya sehinga nasyarakat yang minim pengetahuan tentang program BPJS (JKN) merasa kesulitan dalam mendapatkan program BPJS. Dia bercerita bahwa saat dia mengunakan BPJS di suatu RS dia merasa tidak mendapatkan pelayanan dengan baik contohnya ibu Adiria dia di infus satu malam di RS tersebut tetapi cairan infus yang di kasi tidak berfungsi dan ibu Adiria merasa tidak di perhatikan dan di layani dengan baik oleh RS tersebut karena ia berobat hanyak menguunakan BPJS dan itu yang membuat ibu Adiria merasa tidak puas dengan pelayanan JKN.

Artikel ini ditujukan untuk memenuhi mata kuliah Asuransi dan Sistem Jaminan Sosial dengan Dosen Pengampu Ibu Dr. Hairani Siregar, S.Sos., M.SP., dan Ibu Dra. Berlianti, M.SP.

Redaktur: Khalda Mahirah Panggabean 

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.