Oleh: Muhassanah Nasution
Perkembangan teknologi digital telah mengubah cara masyarakat memperoleh dan menyebarkan informasi. Media sosial dan berbagai platform digital kini memungkinkan setiap individu menjadi penyebar informasi yang mampu menjangkau khalayak luas. Oleh karena itu, kemampuan membuat konten kreatif menjadi salah satu keterampilan yang perlu dimiliki generasi muda.
Kampung Nelayan Seberang yang terletak di Kelurahan Belawan I, Kecamatan Medan Belawan, Kota Medan, memiliki berbagai potensi yang dapat dikembangkan dan dipromosikan kepada masyarakat luas. Potensi tersebut meliputi hasil perikanan, budaya masyarakat, kehidupan sehari-hari masyarakat, aktivitas ekonomi lokal, serta berbagai keunikan lingkungan yang menjadi ciri khas kawasan tersebut. Namun, masih banyak potensi desa yang belum terdokumentasikan dan dipublikasikan secara optimal.
Tidak hanya itu, sebagai pemukiman yang tinggal di wilayah pinggiran dengan lokasi yang cukup unik yakni berada di atas laut. Terdapat berbagai permasalahan yang dihadapi masyarakat. Di antaranya keterbatasan infrastruktur dan akses terhadap layanan dasar, seperti pendidikan, kesehatan dan lainnya. Kampung nelayan juga mengalami berbagai permasalahan lain, seperti tempat pembuangan sampah yang tidak memadai sehingga masyarakat membuang sampah rumah tangga di laut serta aliran listik yang sering kali bermasalah hingga tidak jarang terjadi pemadaman listrik. Berbagai permasalahan ini tentu perlu mendapatkan perhatian pemerintah dan publik.
Di era digital yang ditandai dengan penyebaran informasi yang sangat cepat, media sosial memiliki peran yang besar dalam membentuk perhatian publik terhadap berbagai isu. Tidak dapat dipungkiri bahwa pemerintah maupun pihak terkait lebih cepat merespons permasalahan yang memperoleh perhatian luas atau menjadi viral di media sosial. Oleh karena itu, kemampuan dalam membuat konten kreatif menjadi keterampilan yang penting untuk dimiliki masyarakat, khususnya generasi muda. Melalui konten kreatif, potensi desa dapat dipromosikan secara lebih luas, sementara berbagai permasalahan yang dihadapi masyarakat dapat disampaikan kepada publik secara menarik dan informatif.
Sebagai upaya pemberdayaan masyarakat, dilaksanakan kegiatan pelatihan pembuatan konten kreatif bagi siswa SMK Perikanan Samudera Mikai Kampung Nelayan Seberang pada 9 Juni 2026. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam memanfaatkan media digital sebagai sarana publikasi potensi desa sekaligus media penyampaian berbagai permasalahan yang ada di lingkungan masyarakat.
Pelatihan diawali dengan pemberian materi mengenai potensi desa dan cara mengidentifikasinya. Peserta diperkenalkan pada berbagai jenis potensi desa, seperti potensi alam, budaya, ekonomi, dan sumber daya manusia. Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan mampu mengenali berbagai keunggulan yang dimiliki daerahnya serta melihat peluang pengembangannya.
Setelah memahami potensi desa, peserta mendapatkan materi mengenai dasar-dasar pembuatan konten kreatif. Materi yang disampaikan meliputi pengenalan media sosial, pentingnya konten kreatif dalam penyebaran informasi, serta contoh-contoh konten yang menarik dan informatif. Selanjutnya, peserta diberikan pelatihan dasar fotografi dan videografi, termasuk teknik pengambilan gambar seperti framing, cropping, dan leading lines. Pemahaman peserta diperkuat melalui diskusi interaktif menggunakan contoh foto dan video yang ditampilkan.
Pada sesi praktik, peserta diberikan tugas untuk mengedit beberapa video pendek menjadi satu video yang utuh dan menarik. Dalam proses tersebut, mereka belajar menggunakan fitur dasar aplikasi pengeditan video, seperti penyusunan klip, penambahan teks, penggunaan transisi, pemilihan musik latar, serta penerapan filter untuk meningkatkan kualitas visual. Kegiatan praktik ini menjadi sarana bagi peserta untuk mengembangkan kreativitas sekaligus menerapkan materi yang telah dipelajari.
Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pelatihan mendapat respons yang positif dari peserta. Peserta mampu mengidentifikasi berbagai potensi dan permasalahan yang ada di lingkungan mereka serta menunjukkan pemahaman yang baik terhadap teknik dasar fotografi dan videografi.
Secara keseluruhan, kegiatan ini berhasil meningkatkan pengetahuan, kreativitas, dan keterampilan digital siswa dalam pembuatan konten kreatif. Kemampuan tersebut dapat dimanfaatkan untuk memperkenalkan potensi lokal, mengangkat berbagai isu yang dihadapi masyarakat, serta mendorong partisipasi publik dalam pembangunan desa. Melalui pelatihan ini, siswa diharapkan mampu menjadi agen informasi dan perubahan yang berkontribusi dalam upaya pemberdayaan masyarakat serta pembangunan desa yang berkelanjutan.
Redaktur: Emia Timentha Tarigan
Leave a comment