Home Tulisan Peran BLT dalam Meningkatkan Sistem Jaminan Sosial
Tulisan

Peran BLT dalam Meningkatkan Sistem Jaminan Sosial

Share

Oleh: Saskia Amanda Hasibuan/Meysa Malika/Silmi Sri Rosmayanti

Suara USU, Medan. Bantuan Langsung Tunai (BLT) adalah inisiatif pemerintah yang bertujuan untuk memberikan bantuan kepada masyarakat, terutama bagi mereka yang terpengaruh oleh krisis ekonomi dan bencana. Dalam konteks ini, BLT berfungsi sebagai jaring pengaman sosial yang memberikan harapan dan dukungan kepada individu dan keluarga yang paling rentan. Dengan memberikan bantuan finansial secara langsung, diharapkan masyarakat dapat memenuhi kebutuhan dasar mereka dan mengurangi dampak negatif dari kondisi ekonomi yang sulit.

Kelompok 8 dari Mata Kuliah Asuransi dan Jaminan Sosial yang dibimbing oleh Ibu Dr. Hairani Siregar, S.Sos., M.SP. dengan Ibu Dra. Berlianti, M.SP. Terdiri dari tiga mahasiswi, yakni; Saskia Amanda Hasibuan (210902062), Meysa Malika (210902088), dan Silmi Sri Rosmayanti (210902090). Telah menyusun artikel ini untuk mengeksplorasi peran Bantuan Langsung Tunai (BLT) dalam meningkatkan sistem jaminan sosial di Indonesia. Di tengah tantangan ekonomi yang dihadapi oleh masyarakat, BLT muncul sebagai salah satu solusi yang diharapkan dapat membantu mereka yang paling rentan. Melalui artikel ini, kami ingin mengulas peran BLT dalam meningkatkan sistem jaminan sosial, serta dampak positif dan tantangan yang dihadapi dalam implementasinya.

Bapak Zulkifli S. SOS selaku Tenaga Kerja Sosial Kecamatan menjelaskan bahwa “Bantuan Langsung Tunai (BLT) berhak diterima oleh masyarakat yang tergolong miskin atau rentan miskin, sesuai dengan data yang telah diverifikasi oleh pemerintah melalui Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Penerima BLT biasanya termasuk keluarga yang mengalami kesulitan ekonomi akibat faktor-faktor seperti kehilangan pekerjaan, penghasilan tidak tetap, serta terdampak oleh kondisi krisis seperti pandemi atau bencana alam. Selain itu, kriteria lainnya bisa meliputi masyarakat lanjut usia, penyandang disabilitas, atau keluarga yang memiliki anak dengan kebutuhan khusus, yang kesulitan memenuhi kebutuhan dasar sehari-hari”.

Ibu Tuminah, salah satu penerima dari BLT mengungkapkan “Dengan adanya program BLT ini, saya seorang ART yang ditinggal suami, dapat memenuhi kebutuhan sehari-sehari untuk keluarga saya”.

Dalam konteks jaminan sosial, BLT dapat dilihat sebagai langkah strategis yang membantu pemerintah memenuhi tanggung jawabnya dalam memberikan perlindungan kepada warganya. Melalui analisis kami, kami ingin menyoroti bagaimana BLT tidak hanya sekedar bantuan tunai, tetapi juga sebagai instrumen untuk mendukung tujuan pembangunan berkelanjutan dan mengurangi kemiskinan. Dengan pendekatan yang holistik, kami berharap dapat menunjukkan hubungan antara program BLT dan peningkatan kualitas hidup masyarakat.

Artikel ini ditujukan untuk memenuhi mata kuliah Asuransi dan Sistem Jaminan Sosial dengan Dosen Pengampu Ibu Dr. Hairani Siregar, S.Sos., M.SP., dan Ibu Dra. Berlianti, M.SP.

Redaktur: Khalda Mahirah Panggabean 

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.