Reporter: Muthia El Istiqomah Siregar
Suara USU, Medan. Direktorat Kemahasiswaan dan Kealumnian (Ditmawalumni) Universitas Sumatera Utara (USU) menyelenggarakan Pekan Seni Mahasiswa (Peksima) USU 2026 dengan mempertandingkan 13 tangkai lomba di berbagai gedung kampus USU sejak Kamis (18/06/2026) hingga Jumat (19/06/2026). Ajang ini bertujuan menjadi wadah pengembangan minat dan bakat seni mahasiswa, sekaligus menyeleksi peserta yang akan mewakili kampus ke tingkat daerah hingga nasional. Adapun 13 tangkai perlombaan yang dikompetisikan meliputi menyanyi pop, menyanyi dangdut, menyanyi seriosa, menyanyi keroncong, membaca puisi, monolog, penulisan cerpen, penulisan puisi, penulisan lakon, seni lukis, fotografi, komik strip, dan desain poster.
​Panitia membagi lokasi perlombaan ke beberapa tempat di lingkungan kampus. Gelanggang Mahasiswa USU menjadi tempat pelaksanaan untuk pembukaan acara, lomba menyanyi pop, dan menyanyi dangdut. Tangkai lomba monolog dan seni lukis berlangsung di Gedung Serbaguna Fakultas Ilmu Budaya (FIB) USU. Lomba menyanyi seriosa dan menyanyi keroncong bertempat di Aula Prof. Dr. Soehadji Hadibroto, Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) USU. Adapun tangkai fotografi dilaksanakan di area terbuka USU. Terakhir, Student Center menjadi lokasi untuk penulisan lakon, penulisan cerpen, penulisan puisi, komik strip, desain poster, baca puisi, serta penutupan dan penyerahan hadiah (Awarding & Closing).
​Rangkaian kegiatan diawali dengan pendaftaran pada 22 Mei hingga 7 Juni 2026, lalu berlanjut dengan babak penyisihan secara daring untuk menyanyi pop dan baca puisi pada 10 hingga 15 Juni 2026. Pelaksanaan lomba inti berlangsung selama dua hari. Hari pertama, Kamis 18 Juni, meliputi kompetisi menyanyi pop, menyanyi dangdut, monolog, penulisan cerpen, penulisan puisi, penulisan lakon, seni lukis, komik strip, fotografi, dan desain poster. Hari kedua, Jumat 19 Juni, melombakan menyanyi seriosa, menyanyi keroncong, baca puisi, serta kelanjutan komik strip. Panitia kemudian menjadwalkan pengumuman pemenang pada Selasa, 23 Juni 2026.
​Muhammad Nabil, salah satu panitia Peksima USU 2026, menjelaskan bahwa ajang ini memiliki alur kompetisi yang terstruktur. “Ajang ini mempertandingkan berbagai cabang seni dan pemenangnya akan mewakili kampus ke tingkat daerah pada Pekan Seni Mahasiswa Daerah (Peksimida) hingga tingkat nasional dalam Pekan Seni Mahasiswa Nasional (Peksiminas). Tujuan utamanya adalah mewadahi mahasiswa mengembangkan minat dan bakat seni, serta menjaring talenta seni terbaik,” ungkapnya dalam wawancara dengan Suara USU (21/06/2026).
​Namun, Nabil tidak memungkiri adanya sejumlah kendala yang dihadapi panitia tahun ini. “Banyak peserta yang belum memberi kepastian keikutsertaan sehingga pendataan terhambat serta miskomunikasi antara panitia dan peserta akibat ketidakpastian informasi dari peserta,” jelasnya.
Mengakhiri wawancara, Nabil menyampaikan harapannya agar ajang ini mendapatkan atensi lebih baik. “Harapannya Peksima USU bisa lebih dikenal luas oleh mahasiswa USU, karena masih banyak yang belum tahu ajang dan cabang lombanya. Semoga partisipasi mahasiswa meningkat di tahun berikutnya, mengingat banyak mahasiswa USU yang punya bakat seni. Serta, diharapkan semua peserta yang mendaftar dapat hadir saat perlombaan dimulai,” tutupnya.
​Melalui penyelenggaraan Peksima 2026, USU menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan potensi mahasiswa di bidang seni. Dengan berbagai cabang lomba yang tersedia, ajang ini diharapkan dapat menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengekspresikan kreativitas, mengasah kemampuan, serta meraih prestasi di tingkat daerah hingga nasional.
Redaktur: Alya Nayla Sahirah S.
Leave a comment