Reporter: Fatimah Az-Zahra
Suara USU, Medan. Sebanyak 11 mahasiswa Universitas Sumatera Utara (USU) yang tergabung dalam Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Taekwondo USU berhasil meraih prestasi dalam ajang 9th Gewin Malaysia Open Taekwondo Championship yang berlangsung pada 30 April hingga 6 Mei 2026 di Klang KSL Esplanade Mall, Malaysia.
Kejuaraan ini diikuti sekitar 1.500 peserta dari 10 negara, yakni Malaysia, Australia, Thailand, Pakistan, Vietnam, Sri Lanka, Indonesia, Brunei Darussalam, Nepal, dan India. Dalam ajang tersebut, Taekwondo USU mengirimkan 11 atlet yang didampingi oleh satu orang pelatih.
Para atlet berhasil membawa pulang medali emas, perak, dan perunggu dari berbagai kategori pertandingan. Dari Fakultas Pertanian, Firman Frananta Sebayang memperoleh dua medali emas pada kategori Kyorugi Junior Middle 76–86 kg Male dan Jumping Front Kick. Aisyah Zahratul Jannah meraih medali emas kategori Kyorugi Senior Middle 76–86 kg Female dan medali perunggu kategori Power Punch. Selain itu, Saut Martua Pardede berhasil memperoleh medali emas kategori Turning Kick dan medali perunggu kategori Kyorugi Senior Fin Under 56 kg Male.
Dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Novia Agatha Milala berhasil memperoleh medali emas kategori Kyorugi Senior Bantam 57–66 kg Female dan medali perunggu kategori Speed Punch. Sementara itu, Federico Haganta meraih medali emas kategori Kyorugi Junior Bantam 56–66 kg Male serta medali perak kategori Speed Kick.
Mahasiswa lainnya yang turut meraih prestasi ialah Harpindo Ginting dari Fakultas Kesehatan Masyarakat dengan medali emas kategori Kyorugi Senior Light 66–76 kg Male dan medali perak kategori Speed Punch. Anatasya Ronatama Sitorus dari Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam memperoleh medali emas kategori Knife Hand Chop serta medali perak kategori Kyorugi Junior Bantam 57–66 kg Female.
Selain itu, Ira Nurhidayah dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik berhasil meraih medali emas kategori Speed Kick dan medali perak kategori Kyorugi Senior Fin 46–56 kg. Feldicio Haganta Ginting dari Fakultas Hukum memperoleh medali emas kategori Kyorugi Senior Heavy 86+ kg dan medali perunggu kategori Power Punch. Leonard Jhosua Hutabarat dari Fakultas Teknik meraih medali emas kategori Kyorugi Senior Middle 76–86 kg Male serta medali perak kategori Knife Hand Chop. Sementara itu, Muhammad Arif Mahardika dari Fakultas Kehutanan berhasil memperoleh medali perak kategori Kyorugi Senior Bantam 56–66 kg Male dan medali perunggu kategori Back Kick.
Ketua UKM Taekwondo USU, Harpindo Ginting, mengatakan bahwa tim telah melakukan persiapan intensif sebelum keberangkatan menuju kompetisi internasional tersebut. Menurutnya, latihan dilakukan hampir setiap hari dengan intensitas yang semakin meningkat menjelang pertandingan.
“Latihan pasti ada, misalnya intensitas latihannya lebih keras setiap harinya. Latihan juga bisa lima sampai enam kali dalam seminggu dan hampir tiap hari,” ujarnya.
Selain latihan rutin, para atlet juga menjalani training center (TC) selama kurang lebih satu bulan serta mempersiapkan berbagai kebutuhan administrasi untuk mengikuti pertandingan. Salah satu peserta Taekwondo USU, Muhammad Arif Mahardika, menyebut suasana pertandingan berlangsung seru sekaligus menegangkan karena harus menghadapi atlet dari berbagai negara seperti India, Malaysia, dan Australia.
Harpindo mengungkapkan bahwa tantangan terbesar yang dihadapi tim adalah rasa gugup karena harus bersaing dengan tim besar dari berbagai negara. Meski demikian, ia menegaskan seluruh atlet tetap percaya terhadap kemampuan masing-masing setelah menjalani latihan secara maksimal.
“Harapannya tentu semoga Taekwondo USU ke depannya semakin berkembang, semakin solid, dan bisa terus melahirkan atlet-atlet berprestasi,” ujar Harpindo.
Redaktur: Debora Gracia Nauli
Leave a comment