Home Kabar Kampus DPM USU Gelar Reses Bersama DPM FEB untuk Serap Aspirasi Mahasiswa
Kabar Kampus

DPM USU Gelar Reses Bersama DPM FEB untuk Serap Aspirasi Mahasiswa

Share
Dokumentasi: Suara USU

Reporter: Nazwa Zainuddin dan Febby Juanita Lase

Suara USU, Medan. Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) Universitas Sumatera Utara (USU) menggelar reses bersama DPM Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) untuk menyerap aspirasi mahasiswa lintas fakultas. Kegiatan yang berlangsung pukul 15.00 WIB di FEB ini menjadi salah satu upaya memperkuat komunikasi antara mahasiswa dan pihak kampus (28/10).

Dari hasil kegiatan yang berlangsung di FEB tersebut, berbagai aspirasi mahasiswa berhasil dihimpun, terutama mengenai fasilitas kampus dan sistem komunikasi birokrasi. Persoalan fasilitas dan komunikasi birokrasi menjadi isu utama yang perlu mendapat perhatian lebih lanjut dari pihak universitas.

Wakil Ketua Umum DPM USU, Gerry Sihombing, menjelaskan bahwa pelaksanaan reses ini terinspirasi dari konsep kegiatan reses yang dilakukan oleh DPR di tingkat nasional. Menurutnya, DPM USU sebagai lembaga legislatif di lingkungan kampus memiliki tanggung jawab untuk turun langsung mendengarkan aspirasi mahasiswa guna mengetahui kebutuhan serta permasalahan yang mereka hadapi.

“Masih banyak keluh kesah mahasiswa yang belum tersampaikan ke birokrasi. Melalui reses ini, kami ingin menghimpun permasalahan yang ada dan menjadikannya bahan evaluasi untuk peningkatan lembaga kemahasiswaan,” jelasnya.

Salah satu peserta kegiatan turut menyampaikan aspirasi terkait pengelolaan fasilitas di fakultas. “Fasilitas di FEB sebenarnya sudah memadai, tetapi beberapa ruang masih sulit dipinjam. Ada kalanya prioritas justru diberikan untuk kegiatan dari luar fakultas,” ujarnya.

Menindaklanjuti hasil reses, DPM USU menyiapkan langkah konkret berupa pengkajian data dari seluruh fakultas untuk kemudian disampaikan kepada pihak terkait. “Setelah dikaji, kami akan melakukan audiensi ke fakultas dan lembaga seperti BPI, bahkan hingga ke rektorat, supaya permasalahan mahasiswa dapat dipahami bersama,” tutur Gerry.

Dalam pelaksanaannya, DPM USU juga menghadapi beberapa tantangan. “Masih sedikit mahasiswa yang mau menyampaikan aspirasinya dalam kegiatan ini. Padahal, kami berharap seluruh himpunan dan civitas fakultas dapat berpartisipasi aktif. Kendalanya bisa karena jadwal kuliah, waktu pelaksanaan, atau kurangnya kesadaran terhadap isu kampus,” ujar Gerry.

Tantangan lain muncul pada aspek komunikasi birokrasi. DPM USU sempat mengalami perubahan lokasi kegiatan secara mendadak dari pendopo FEB ke ruang multimedia, meskipun izin dan kesepakatan telah dibuat sebelumnya. Kondisi tersebut menunjukkan perlunya peningkatan koordinasi antarpihak agar kegiatan dapat berjalan lebih efektif.

“Kami berharap bulan depan sudah mulai melakukan audiensi untuk memperjelas tata kelola administrasi di lembaga kampus agar lebih baik lagi,” jelas Gerry.

Gerry menilai kegiatan reses ini memberikan dampak positif karena membuka ruang diskusi antara mahasiswa dan lembaga. Ia menyebut, meskipun masih dalam tahap uji coba, pelaksanaannya sudah cukup efektif sebagai forum bagi mahasiswa untuk menyampaikan aspirasi secara langsung.

Redaktur: Jesika Yusnita Laoly

 

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.