Home Kabar Kampus Fakultas Teknik USU Resmi Buka Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota
Kabar Kampus

Fakultas Teknik USU Resmi Buka Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota

Share
Sumber: Sertifikat Akreditas S1 dan S2 PWK FT USU

Oleh: Debora Gracia Nauli Siregar dan Nurur Rahma

Suara USU, Medan. Fakultas Teknik Universitas Sumatera Utara (USU) resmi membuka program studi baru, yaitu Perencanaan Wilayah dan Kota (PWK), untuk jenjang sarjana (S1) dan magister (S2). Kehadiran program studi ini menjadi langkah penting bagi USU dalam menjawab kebutuhan tenaga profesional di bidang tata ruang dan pembangunan kota berkelanjutan, terutama di wilayah Sumatera. Program ini juga telah memperoleh akreditasi sementara dan siap menerima mahasiswa baru.

Dekan Fakultas Teknik USU, Prof. Dr. Ir. Fahmi, S.T., M.Sc., IPM., menjelaskan bahwa pembentukan program studi PWK dilatarbelakangi oleh kebutuhan nyata akan perencana kota di Indonesia. Ia menegaskan, kehadiran tenaga ahli di bidang perencanaan wilayah dan kota sangat dibutuhkan, khususnya di daerah perkotaan dan kabupaten yang terus berkembang. Tanpa perencana yang kompeten, pembangunan kota akan berjalan tanpa arah yang jelas.

“Kota besar seperti Medan tentu membutuhkan ahli perencanaan kota yang memahami karakter lokalnya. Kita ingin berkontribusi dalam penataan wilayah, tidak hanya di Indonesia, tetapi juga secara global,” ujarnya.

Prof. Ar. Ir. Nurlisa Ginting, M.Sc., Ph.D., IAI., menambahkan bahwa program PWK tidak hanya menyiapkan lulusan untuk menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN), tetapi juga membuka peluang besar bagi mereka yang ingin menjadi praktisi di sektor swasta. Selain memenuhi kebutuhan masyarakat, pembukaan program studi ini juga merupakan bentuk kontribusi akademik USU terhadap pembangunan daerah dan nasional.

Proses pendirian program studi PWK mendapat dukungan dari berbagai pihak, baik internal kampus maupun lembaga eksternal seperti pemerintah daerah, asosiasi profesi, dan akademisi. Dalam penyusunan proposal dan kurikulum, pihak fakultas mengadakan forum diskusi bersama pemangku kepentingan, seperti Asosiasi Sekolah Perencanaan Indonesia (ASPI) dan Ikatan Ahli Perencanaan (IAP). Dukungan dari berbagai lembaga tersebut memperkuat dasar pendirian prodi PWK di Fakultas Teknik USU.

Dr. Ar. Ir. N. Vinky Rahman, M.T., IAI., menjelaskan bahwa prospek lulusan PWK sangat menjanjikan. Lulusan dapat berkarier di instansi pemerintah, konsultan perencanaan, pengembang properti, maupun sektor lainnya.

“Kebutuhan perencana kota akan selalu ada. Mereka dibutuhkan untuk merancang tata ruang, proyek pembangunan, dan kebijakan penataan wilayah yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Dr. Anthoni Veery Mardianta, S.T., M.T., IAP., CIIQA., menuturkan bahwa kerja sama untuk mendukung Prodi Perencanaan Wilayah dan Kota telah dibangun sejak awal proses inisiasi. Fakultas Teknik USU telah berkoordinasi dengan berbagai pihak yang relevan, mulai dari ASPI, IAP di tingkat Sumatera maupun nasional, hingga pemerintah daerah melalui Bappeda provinsi dan kabupaten/kota. Semua pihak memberikan dukungan atas pentingnya pendirian prodi ini.

Lebih lanjut, Dr. Anthoni menjelaskan bahwa kurikulum PWK dirancang dengan pendekatan yang menggabungkan wawasan global dan konteks lokal Sumatera. Selama ini, banyak konsep perencanaan yang terlalu berorientasi pada negara Barat tanpa menyesuaikan dengan karakteristik lokal. Oleh karena itu, PWK USU menekankan pentingnya perencanaan berbasis kearifan lokal, teknologi informasi, serta keberlanjutan lingkungan.

“Dalam kurikulum kami, ada penekanan pada pemanfaatan teknologi geospasial, analisis data, dan konsep kota berkelanjutan. Kami ingin menghasilkan perencana kota yang peka terhadap isu bencana, perubahan iklim, dan perkembangan sosial masyarakat,” jelasnya.

Untuk mendukung kegiatan belajar, fakultas sedang menyiapkan ruang kelas dan studio yang akan ditempatkan di Gedung Arsitektur sebagai tempat mahasiswa berlatih merancang tata kota secara langsung. Dari sisi tenaga pengajar, fakultas berencana merekrut dosen baru bila diizinkan oleh universitas, sekaligus memanfaatkan tenaga dosen lintas program yang telah memiliki keahlian di bidang perencanaan wilayah dan kota.

Adapun sistem seleksi mahasiswa baru S1 Perencanaan Wilayah dan Kota akan mengikuti mekanisme yang sama seperti program studi lain di USU. Sementara itu, untuk jenjang S2 masih dalam tahap kajian, apakah akan menggunakan sistem penerimaan setiap semester (open semester) atau tetap mengikuti tahun ajaran seperti program S1.

Dengan dibukanya program studi ini, Fakultas Teknik USU berharap dapat melahirkan lulusan yang mampu memberikan solusi nyata bagi perencanaan dan pembangunan kota di masa depan, serta memperkuat peran universitas dalam pembangunan berkelanjutan di Indonesia.

Redaktur: Jesika Yusnita Laoly

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.