Reporter: Tania Renata Panjaitan
Suara USU, Medan. Tim mahasiswa Universitas Sumatera Utara (USU) berhasil meraih Juara II dalam lomba infografis yang diselenggarakan Universitas Sebelas Maret pada Senin (20/7). Prestasi tersebut diraih oleh Riki Candra dari Program Studi Ekonomi Pembangunan, serta Shabrina Farrah Adhisa dan Chairunnisa Selviani dari Program Studi Matematika. Kompetisi tersebut mengangkat tema “Penerapan Green Economy dalam Meningkatkan Pengelolaan Limbah di Indonesia”.
Selaras dengan tema yang diangkat, tim mengangkat gagasan mengenai peran generasi muda dalam menjaga lingkungan melalui perubahan gaya hidup. Gagasan tersebut berfokus pada pembentukan kebiasaan baru dan pembangunan ekosistem yang dapat mendorong generasi muda berkontribusi dalam pengelolaan limbah dan menjaga lingkungan secara berkelanjutan.
Salah satu anggota tim, Chairunnisa Selviani, menjelaskan bahwa gagasan tersebut dilatarbelakangi keinginan mereka untuk membangun ekosistem bagi generasi muda.
“Topik yang kami bahas adalah peran generasi muda dalam menjaga lingkungan di Indonesia dengan perubahan gaya hidup masyarakat. Alasannya adalah kami ingin membuat sebuah ekosistem bagi generasi muda untuk bisa menciptakan kebiasaan baru yang berdampak pada pengelolaan limbah dan penjagaan lingkungan,” jelasnya.
Ketertarikan terhadap isu lingkungan dan green economy menjadi alasan tim mengikuti kompetisi tersebut. Chairunnisa menyebut, kedua isu tersebut juga kerap mereka teliti dan bahas dalam berbagai perlombaan sebelumnya.
“Tim kami tertarik karena isu soal lingkungan dan green economy menjadi salah satu isu yang paling sering kami teliti dan bahas di jenis perlombaan lain. Jadi, kami ingin menantang diri kami sendiri untuk mengikuti lomba berbentuk infografis yang diadakan oleh Universitas Sebelas Maret ini,” ujarnya.
Untuk mengembangkan gagasan tersebut, tim melakukan riset dan berdiskusi untuk mengembangkan gagasan yang diangkat.
“Proses pembuatannya dimulai saat kami melakukan pembahasan permasalahan soal lingkungan di Indonesia. Setelah itu, kami melakukan penelitian tentang permasalahan tersebut dan membandingkan solusi dari negara lain itu seperti apa. Jadi, kami bisa menyatukan titik-titik yang sekilas tampak tidak berhubungan menjadi sebuah ide baru yang inovatif dan realistis bagi generasi muda dalam menjaga lingkungan di Indonesia,” jelas Chairunnisa.
Dalam proses penyusunan, tim juga menghadapi tantangan dalam menentukan waktu untuk berdiskusi dan menyusun tata letak infografis.
“Tantangan terbesar kami adalah menentukan waktu dalam berdiskusi dan membahas ide yang kami bawakan. Menentukan layout desain juga menjadi salah satu tantangan kami,” ungkapnya.
Di sisi lain, Chairunnisa menilai infografis menjadi salah satu media yang penting dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat, terutama di era digital. Penyajian informasi secara visual dinilai dapat membantu masyarakat memahami suatu gagasan dengan lebih mudah.
“Penggunaan infografis dalam menyampaikan informasi sangat penting karena gambaran ide kami pun bisa dilihat dengan cara yang lebih simple dan mudah dimengerti. Lalu, didukung juga dengan desainnya yang menarik,” ujarnya.
Di akhir wawancara, Chairunnisa mengajak mahasiswa lain untuk tidak ragu mengikuti berbagai perlombaan dan menjadikan setiap pengalaman sebagai proses pembelajaran.
“Pesan kami untuk mahasiswa lain, semangat dalam menempuh dunia perlombaan. Belajarlah banyak hal dan temukan tim terbaik yang bisa menjadi rekan dalam mengikuti berbagai perlombaan. Jangan lupa untuk selalu belajar dari setiap pengalaman yang sudah dilalui dan terus mencoba, karena dari proses itulah kita bisa berkembang hingga akhirnya meraih juara,” tutup Chairunnisa.
Redaktur: Erni Yuli Simatupang
Leave a comment