
Reporter: Rizqi Putra Permono, Syafira Sari
Suara USU, Medan. Intan Indri Yani Br Sembiring, mahasiswi Program Studi Ilmu Sejarah Universitas Sumatera Utara (USU), berhasil meraih medali emas pada ajang KONI Series 1 Taekwondo Championship tingkat nasional. Prestasi ini membuktikan bahwa mahasiswa tidak hanya mampu unggul di bidang akademik, tetapi juga dapat berprestasi dalam dunia olahraga.
Intan mulai menekuni taekwondo sejak kelas IX SMP. Minatnya terinspirasi dari ayah, abang, dan adik laki-lakinya yang juga merupakan atlet taekwondo. Melihat keluarga yang kerap menorehkan prestasi di berbagai kejuaraan, Intan bertekad mengikuti jejak mereka dan mencatat sejarahnya sendiri.
Sebelum tampil di panggung nasional, Intan telah mengumpulkan berbagai kemenangan di tingkat daerah dan provinsi. KONI Series 1 menjadi bukti kerja keras dan kedisiplinannya selama bertahun-tahun. “Perasaan saya saat meraih medali emas sangat senang, karena latihan saya selama ini dibayarkan dengan hasil maksimal,” ujarnya.
Untuk mencapai prestasi tersebut, Intan menjalani latihan intensif setiap hari, mulai dari pemanasan, jogging, latihan pliometrik, pelenturan, menghafal gerakan, hingga pendinginan. Pagi hari ia mengikuti kuliah sebagai mahasiswa, sementara sore hingga malam digunakan untuk berlatih. Pada akhir pekan, ia berlatih di Kabanjahe bersama ayahnya yang juga pelatih taekwondo.
Meski demikian, perjalanan Intan tidak selalu mulus. Ia pernah meraih juara dua karena rasa tidak percaya diri. Namun, pengalaman itu justru menguatkan tekadnya untuk bangkit dan tampil lebih baik di kejuaraan berikutnya.
Dukungan keluarga dan lingkungan menjadi motivasi besar bagi Intan. Doa, semangat, dan hadiah sederhana dari ibu serta abangnya menjadi kenangan berharga yang terus ia bawa. “Biasanya merebut lebih mudah daripada mempertahankan, maka harapan saya ke depan adalah agar saya bisa menjaga pencapaian ini dan melangkah lebih jauh hingga ke ajang internasional,” tambahnya.
Bagi Intan, mahasiswa berprestasi tidak hanya ditentukan oleh capaian akademik, melainkan juga keberanian untuk berkarya dan memberi dampak positif bagi lingkungan. Pesan itu ia sampaikan sebagai pengingat bagi mahasiswa lain agar tidak takut gagal, karena kegagalan merupakan bagian dari proses menuju keberhasilan.
Prestasi Intan Indri Yani Br Sembiring menjadi bukti nyata bahwa mahasiswa USU mampu bersinar di berbagai bidang. Lebih dari sekadar medali emas, pencapaiannya adalah inspirasi bahwa disiplin, kerja keras, dan dukungan keluarga mampu melahirkan generasi berprestasi yang membanggakan kampus dan daerah asal.
Redaktur: Merry Agnus Dei Gultom
Leave a comment