Penulis: Pretty Sintauli Tampubolon/Fitri Hastuti/Aulia Wulandari Pohan/Anisya Salsabila Siregar/Raini Amin Siambaton/Rahma Widiya Sari Rangkuti/Rosemmi Wati Saragih/Siti Nurhalizah/Lidya Romauli Br. Hutajulu/Sofia Indriani Nainggolan
Suara USU, Medan. Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) Universitas Sumatera Utara (USU) tahun 2024 berhasil menjalankan program pengabdian masyarakat di Desa Paropo I, Kecamatan Silahisabungan, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara. Program KKNT ini berfokus pada upaya meningkatkan kesehatan lingkungan dan edukasi masyarakat di Desa Paropo I. Program ini menargetkan peningkatan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, meningkatkan pengetahuan dan praktik hidup bersih dan sehat, serta meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan kesehatan.
Beberapa program unggulan yang dilaksanakan oleh Kelompok 20 KKNT USU meliputi:
- Gotong Royong Bersih Lingkungan: Mahasiswa bersama warga desa secara rutin melakukan kerja bakti membersihkan lingkungan sekitar, seperti jalan, selokan, tempat ibadah, dan area publik lainnya. Program ini bertujuan untuk mempererat kebersamaan dan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.
- Sosialisasi PHBS: Mahasiswa memberikan edukasi kepada siswa SDÂ tentang pentingnya perilaku hidup bersih dan sehat, termasuk cara mencuci tangan yang benar dan cara menyikat gigi yang baik dan benar. Program ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan praktik PHBS di kalangan anak-anak, serta membentuk karakter dan kebiasaan positif sejak dini.
- Sanggar Baca: Mahasiswa mendirikan sanggar baca di desa untuk meningkatkan minat baca anak-anak dan masyarakat sekitar. Program ini menyediakan buku-buku bacaan serta sesi membaca bersama yang diadakan secara rutin.
- Pelajaran Tambahan: Mahasiswa memberikan pelajaran tambahan kepada siswa SMP untuk membantu mereka memahami materi pelajaran dengan lebih baik dan meningkatkan nilai akademik.
- Cek Kesehatan Gratis: Mahasiswa bersama dengan bidan puskesmas pembantu Desa Paropo I memberikan layanan cek kesehatan gratis secara berkala kepada lansia dan masyarakat umum. Program ini bertujuan untuk meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan kesehatan dan meningkatkan deteksi dini terhadap masalah kesehatan.
- Pendampingan Vaksinasi: Mahasiswa mendampingi pihak puskesmas dalam pelaksanaan vaksinasi HPV (Human Papillomavirus) pada siswi SD, serta vaksinasi Tetanus Difteri pada siswa SD. Program ini bertujuan untuk meningkatkan cakupan vaksinasi dan menurunkan risiko infeksi HPV dan Tetanus Difteri di masa depan.
- Senam Sehat: Mahasiswa mengajak lansia dan siswa SD untuk melakukan senam sehat secara rutin. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kesehatan fisik, meningkatkan kesadaran hidup sehat, dan memperkuat hubungan antar warga.
- Sosialisasi Perawatan Luka dan P3K: Mahasiswa memberikan edukasi kepada siswa SMP tentang cara merawat luka dan pentingnya pertolongan pertama pada kecelakaan. Program ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan siswa tentang P3K dan meningkatkan rasa percaya diri siswa dalam menangani situasi darurat.
- Penyuluhan Hipertensi: Mahasiswa memberikan edukasi kepada lansia tentang hipertensi, faktor risiko, gejala, dan cara pencegahannya. Program ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan lansia tentang hipertensi, meningkatkan kesadaran lansia untuk melakukan pemeriksaan tekanan darah secara rutin, dan mendorong lansia untuk menerapkan pola hidup sehat.
- Pendampingan Posyandu: Mahasiswa mendampingi pihak puskesmas dalam kegiatan posyandu untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam kegiatan kesehatan dan memberikan penyuluhan kepada ibu hamil dan menyusui tentang kesehatan, gizi, dan perawatan bayi.
- Penyuluhan Penyakit Tidak Menular: Mahasiswa memberikan edukasi kepada masyarakat tentang penyakit tidak menular, termasuk hipertensi, dan cara pencegahannya. Program ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang penyakit tidak menular dan mendorong masyarakat untuk menerapkan pola hidup sehat.
- Penyuluhan K3: Mahasiswa memberikan edukasi kepada pekerja keramba di Desa Paropo I tentang kesehatan dan keselamatan kerja. Program ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan pekerja tentang K3 dan mendorong pekerja untuk menerapkan K3 dalam bekerja.
- Sosialisasi Pencegahan Bullying: Mahasiswa memberikan edukasi kepada siswa SMP tentang bullying, jenis-jenis bullying, dampak bullying, dan cara mencegahnya. Program ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan siswa tentang bullying, meningkatkan kesadaran siswa untuk mencegah bullying, dan menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan bebas dari kekerasan.
- Penanaman Obat Keluarga (TOGA): Mahasiswa bersama dengan karang taruna Desa Paropo I menanam tanaman obat keluarga di lingkungan rumah warga. Program ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang tanaman obat, meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menanam TOGA, dan meningkatkan akses masyarakat terhadap tanaman obat.
- Edukasi Pemantauan Tumbuh Kembang Anak: Mahasiswa memberikan edukasi kepada orang tua tentang pentingnya pemantauan tumbuh kembang anak, khususnya dengan menggunakan Denver Developmental Screening Test (DDST). Program ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan orang tua tentang pemantauan tumbuh kembang anak dan meningkatkan kemampuan orang tua dalam mendeteksi potensi keterlambatan perkembangan anak.
- Promosi Kesehatan SADARI: Mahasiswa memberikan edukasi kepada ibu hamil dan menyusui tentang pentingnya pemeriksaan payudara secara mandiri (SADARI). Program ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan ibu hamil dan menyusui tentang SADARI dan meningkatkan kemampuan ibu hamil dan menyusui dalam mendeteksi dini kanker payudara.
- Penyuluhan Perlindungan Diri pada Anak: Mahasiswa memberikan edukasi kepada anak-anak di Rumah Belajar Paropo tentang perbedaan antara sentuhan yang boleh dan yang tidak boleh. Program ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan anak-anak tentang perlindungan diri dan menciptakan lingkungan yang aman bagi anak-anak.
Adapun luaran dari kegiatan KKNT ini ialah:
- Tersedianya dokumentasi berupa foto, video, dan laporan kegiatan yang dilakukan selama program KKN.
- Tersedianya materi edukasi berupa poster, leaflet, dan video yang dapat digunakan sebagai referensi untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang kesehatan.
- Tersedianya protokol K3 yang jelas dan terukur untuk diterapkan di keramba, yang disetujui oleh pekerja dan pengelola keramba.
- Terbentuknya kegiatan gotong royong yang berkelanjutan di masa mendatang dengan melibatkan lebih banyak warga desa.
- Tersedianya lahan-lahan TOGA di lingkungan rumah warga.
- Meningkatnya jumlah kunjungan ibu hamil dan menyusui ke posyandu.
- Terciptanya lingkungan sekolah yang aman dan bebas dari kekerasan.
Artikel ini adalah publikasi tugas KKNT USU 2024 dengan Dosen Pembimbing Cholina Trisa Siregar, S.Kep., Ns., M. Kep
Redaktur: Balqis Aurora
Leave a comment