Home Kabar Kampus Lewat Poster Edukasi, Mahasiswa FKG Soroti Pentingnya Kesehatan Mulut
Kabar Kampus

Lewat Poster Edukasi, Mahasiswa FKG Soroti Pentingnya Kesehatan Mulut

Share

Reporter: Ghefira Mannawa Salwa

Suara USU, Medan. Mahasiswa Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Universitas Sumatera Utara (USU), Nabila Syahra, berhasil meraih Juara 3 pada Lomba Poster Publik dalam rangka World Oral Health Day (WOHD) 2026 yang diselenggarakan oleh Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Lambung Mangkurat, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, pada 2–3 Mei 2026.

Prestasi tersebut diraih melalui poster yang mengangkat tema kesehatan mulut sebagai fondasi kesehatan sistemik tubuh. Dalam karyanya, Nabila menyoroti hubungan antara kesehatan gusi dan kesehatan jantung sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat bahwa kesehatan rongga mulut tidak hanya berkaitan dengan gigi, tetapi juga berpengaruh terhadap kesehatan organ tubuh lainnya.

“Saya memilih topik ini karena menurut saya masih banyak orang yang menganggap kesehatan mulut hanya sebatas gigi berlubang atau sakit gusi. Padahal, apa yang terjadi di rongga mulut juga bisa berpengaruh ke organ tubuh yang lain,” ujarnya.

Melalui kompetisi WOHD 2026, Nabila berupaya mengaplikasikan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan sekaligus menyampaikan edukasi kesehatan kepada masyarakat melalui media visual yang lebih menarik dan mudah dipahami.

Dalam proses penyusunan poster, ia terlebih dahulu menelusuri berbagai jurnal dan referensi ilmiah untuk memastikan informasi yang disampaikan memiliki dasar ilmiah yang kuat. Setelah menentukan materi yang akan dimuat, Nabila kemudian menyusun konsep desain dengan memperhatikan tata letak, pemilihan warna, serta ilustrasi agar pesan yang disampaikan lebih mudah  dipahami oleh masyarakat.

Namun, perjalanan menuju prestasi tersebut tidak sepenuhnya berjalan mulus. Nabila mengaku kesulitan membagi waktu di tengah padatnya aktivitas perkuliahan dan tugas akademik. Ia juga sempat mengalami creative block saat menentukan tata letak desain poster.

“Waktu itu saya memilih berhenti sejenak daripada memaksakan desain yang menurut saya belum pas. Setelah melihat berbagai referensi poster, saya mencoba lagi sampai akhirnya menemukan desain yang sesuai,” katanya.

Nabila menjelaskan bahwa ketertarikannya mengikuti kompetisi karya ilmiah telah tumbuh sejak duduk di bangku sekolah menengah atas (SMA). Awalnya, ia lebih sering mengikuti lomba esai ilmiah. Ketertarikannya pada desain poster kemudian berkembang sejak menempuh mata kuliah Penulisan Ilmiah pada semester pertama perkuliahan.

Meski tidak berekspektasi tinggi karena waktu persiapan yang terbatas, Nabila merasa bersyukur ketika diumumkan sebagai peraih Juara 3.

“Hasil ini sangat berarti karena usaha dan waktu yang sudah saya berikan selama proses persiapan akhirnya membuahkan hasil. Pengalaman ini juga membuat saya semakin termotivasi untuk terus belajar dan mencoba hal-hal baru ke depannya,” ungkapnya.

Bagi Nabila, kemauan untuk terus belajar dan keberanian mencoba merupakan bekal penting bagi mahasiswa yang ingin mengikuti berbagai kompetisi. Menurutnya, proses belajar dan keterbukaan terhadap masukan menjadi kunci untuk menghasilkan karya yang lebih baik.

Di akhir wawancara, Nabila mengajak mahasiswa agar tidak ragu memanfaatkan setiap kesempatan yang ada untuk mengembangkan potensi diri.

“Jangan takut untuk mencoba sesuatu yang baru dan jangan terlalu memikirkan hasil akhirnya di awal. Yang paling penting adalah berani mulai dulu, karena kita tidak akan tahu sejauh mana kemampuan kita kalau tidak pernah mencoba,” tutupnya.

Redaktur: Erni Yuli Simatupang

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.