Home Sosok “Dari Konten ke Aksi, Jejak Kepedulian Owen pada Bumi”
Sosok

“Dari Konten ke Aksi, Jejak Kepedulian Owen pada Bumi”

Share

Oleh: Suci Rahmawati Siregar

Suara USU, Medan. Jerhemy Owen Wijaya atau lebih dikenal dengan sebutan Owen merupakan seorang content creator sekaligus aktivis lingkungan muda asal Indonesia. Melalui akun media sosial pribadinya, @jerhemynemo, Owen dikenal luas karena konsisten mengedukasi masyarakat mengenai isu lingkungan dan energi terbarukan. Tidak hanya menyuarakan kepedulian terhadap lingkungan melalui konten digital, ia juga terlibat langsung dalam berbagai aksi nyata yang bertujuan menciptakan dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat.

Owen lahir di Jakarta pada 29 April 2002 sebagai anak bungsu dari dua bersaudara. Ia menghabiskan masa kecil hingga remajanya di Sekolah Dian Harapan sejak 2005 hingga 2020 dan aktif sebagai anggota tim basket sekolah.

Setelah menyelesaikan pendidikan menengahnya, Owen melanjutkan pendidikannya di University of Applied Sciences, Breda, Belanda, dengan mengambil program studi Environmental Science for Sustainability Energy and Technology. Pada semester ketujuh, ia mengikuti program minor di Fontys University of Applied Sciences, Eindhoven, dengan fokus pada bidang Technology Entrepreneurship and Creativity. Pengalaman akademik tersebut semakin memperkuat ketertarikannya terhadap isu keberlanjutan lingkungan, energi terbarukan, dan inovasi.

Di tengah kesibukannya sebagai mahasiswa, Owen juga aktif membangun konten edukatif di media sosial. Ia bernaung di bawah manajemen talenta Mantappu Corp. sejak akhir 2022, rumah bagi sejumlah kreator konten ternama Indonesia.

Kepedulian Owen terhadap lingkungan semakin terlihat melalui berbagai aksi yang ia lakukan selama beberapa tahun terakhir. Dilansir dari Liputan6.com, pada awal Juli 2026 ia terlibat dalam program restorasi hutan bertajuk Wenanam Sumatra bersama Leuser Conservation Forum, Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Wilayah VII Tenggulun, dan World Wide Fund for Nature (WWF) Indonesia. Dalam program tersebut, Owen turut serta dalam penebangan sekitar 1.300 pohon sawit ilegal yang tumbuh di kawasan Hutan Lindung Tenggulun, Aceh Tamiang, sebagai bagian dari upaya pemulihan fungsi hutan.

Setelah lahan dibersihkan, kawasan tersebut direncanakan untuk ditanami kembali dengan ratusan ribu pohon agroforestri. Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, Owen menjelaskan bahwa program tersebut tidak hanya bertujuan mengembalikan fungsi hutan, tetapi juga memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar serta membantu menjaga habitat gajah Sumatra. “Tempat yang terdampak bencana banjir Sumatra dan kita akan ubah jadi hutan kembali! 150.000++ pohon agroforestri yang tujuannya ga cuma mengembalikan hutan, tapi juga supaya bisa dimanfaatkan warga setempat, sekaligus mengembalikan habitat satwa seperti Gajah Sumatra,” tulis Owen.

Jauh sebelum program tersebut berjalan, Owen telah aktif dalam berbagai kegiatan sosial dan lingkungan. Dilansir dari Antara, pada Januari 2023 ia bergabung dalam aksi bersih-bersih Sungai Ciliwung bersama kelompok Pandawara dan sejumlah kalangan pencipta konten ternama. Kegiatan yang merupakan bagian dari rangkaian World Clean-up Day Indonesia (WCD Indonesia) tersebut melibatkan 127 peserta dan berhasil mengumpulkan sekitar 1,35 ton sampah.

Aksi tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya generasi muda, terhadap persoalan sampah dan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. Melalui kegiatan itu, Owen turut menunjukkan kepeduliannya bahwa penanganan sampah tidak hanya bergantung pada perubahan perilaku individu, tetapi juga memerlukan keterlibatan aktif berbagai pihak agar lingkungan tetap terjaga.

Selain itu, Owen tercatat sebagai anggota Greeneration Foundation Indonesia, aktif dalam proyek Pick Up Trash Community selama tinggal di Belanda, serta pernah menjadi relawan penerjemah bahasa Indonesia – Inggris untuk kegiatan Rainforest CFX. Dedikasinya terhadap isu lingkungan membawanya menjadi perwakilan Indonesia sekaligus pembicara dalam Konferensi Perubahan Iklim Perserikatan Bangsa-Bangsa (COP29) di Baku, Azerbaijan, pada November 2024.

Komitmennya terhadap pelestarian lingkungan terus berlanjut. Dilansir dari Liputan6.com, pada pertengahan 2025, dalam rangka merayakan ulang tahunnya yang ke-23, Owen meluncurkan kampanye #WenanamPohon di Kampung Cibulao, Desa Tugu Utara, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Program yang semula menargetkan penanaman 5.000 pohon tersebut berhasil melampaui target dengan total 10.000 pohon yang ditanam.

Tidak berhenti pada upaya penghijauan, Owen juga menggagas proyek penyediaan akses air bersih bagi masyarakat di Desa Wokowoe dan Desa Wokodekororo, Nusa Tenggara Timur, pada November 2025. Program tersebut diwujudkan melalui kolaborasi dengan Plan International, Areii Outdoor Gear, Kitabisa.com, dan komunitas Bumitorri.

Melalui proyek tersebut, warga di kedua desa memperoleh akses yang lebih baik terhadap air bersih melalui pembangunan infrastruktur pendukung dan sistem distribusi air. Inisiatif tersebut menjadi salah satu bentuk kepedulian Owen terhadap isu lingkungan yang berdampak langsung pada kualitas hidup masyarakat.

Selain aktif dalam berbagai aksi lingkungan, Owen juga terus memanfaatkan media sosial sebagai sarana edukasi. Melalui konten-kontennya, ia berupaya mengajak lebih banyak anak muda untuk memahami isu lingkungan dan mengambil peran dalam menjaga keberlanjutan bumi.

Perjalanan Jerhemy Owen Wijaya menunjukkan bahwa kepedulian terhadap lingkungan tidak harus dimulai dari langkah besar. Melalui edukasi, aksi sosial, hingga keterlibatan langsung di lapangan, Owen membuktikan bahwa generasi muda dapat menjadi bagian dari solusi atas berbagai persoalan lingkungan. Kiprahnya menjadi pengingat bahwa perubahan dapat dimulai dari keberanian untuk bertindak dan konsistensi dalam menjaga bumi untuk masa depan.

Redaktur: Erni Yuli Simatupang

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.