Home Tulisan Menciptakan Lingkungan yang Sehat dan Bersih melalui Program Bank Sampah serta Pembangunan Tempat Pembuangan Sampah oleh KKNT USU KR-10 Desa Kutambelin 2025
Tulisan

Menciptakan Lingkungan yang Sehat dan Bersih melalui Program Bank Sampah serta Pembangunan Tempat Pembuangan Sampah oleh KKNT USU KR-10 Desa Kutambelin 2025

Share

 

Oleh: Sari Ramadani Damanik

Suara USU, Medan. Desa Kutambelin menjadi saksi dari upaya nyata mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) USU dalam mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan. Melalui program kerja bertema lingkungan, tim mahasiswa menghadirkan Program Bank Sampah serta membangun Tempat Pembuangan Sampah (TPS) sebagai bagian dari penguatan desa pintar dan sehat.

Persoalan sampah merupakan salah satu tantangan utama di banyak wilayah, termasuk desa. Minimnya pengelolaan sampah yang terstruktur dapat menyebabkan pencemaran lingkungan, munculnya penyakit, dan terganggunya keindahan desa. Berangkat dari permasalahan ini, tim KKN menghadirkan solusi berbasis partisipatif dan edukatif, yaitu program pengelolaan sampah terpadu melalui Bank Sampah, yang diperkuat dengan pembangunan sarana fisik berupa TPS.

Adapun pelaksanaan program, sebagai berikut:

1. Bank Sampah: Edukasi dan Aksi

Kegiatan dimulai dengan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat, khususnya anak-anak, mengenai pentingnya memilah sampah anorganik dan organik. Warga diajak untuk menabung sampah anorganik yang masih memiliki nilai jual, seperti botol plastik, kertas, dan kardus bekas. Sampah yang dikumpulkan disalurkan ke pengepul atau diolah menjadi kerajinan tangan.

Selain mengurangi volume sampah, program ini juga mendorong budaya daur ulang dan memberikan nilai ekonomi bagi masyarakat.

2. Pembangunan Tempat Pembuangan Sampah (TPS)

Sebagai bentuk dukungan infrastruktur, tim KKN juga berinisiatif membangun TPS di titik strategis desa. TPS ini dirancang dengan panjang 3,6 meter dan tinggi 1,5 meter dengan sekat di tengahnya. Hal ini dibuat karena pada awalnya,masyarakat membuang sampah akhir kedalam jurang yang berpotensi menyebabkan logsor. Pembangunan dilakukan secara gotong royong bersama karang taruna dan dibantu secara finansial oleh kepala desa , sehingga memperkuat rasa memiliki dan tanggung jawab terhadap kebersihan lingkungan.

Dampak dan Tanggapan Masyarakat

Program ini disambut dengan baik oleh warga Desa Kutambelin. Masyarakat mulai terbiasa memilah sampah dari rumah, dan anak-anak pun ikut aktif dalam kegiatan daur ulang. Keberadaan TPS turut memudahkan pengelolaan sampah domestik secara lebih teratur dan bersih. Selain aspek lingkungan, masyarakat juga mendapatkan manfaat edukatif dan ekonomis, terutama bagi mereka yang aktif dalam pengumpulan sampah bernilai jual.

“Karang taruna Desa Kutambelin mengucapkan terimaksih kepada KKNT USU atas kerjasamanya membuat tong sampah Organik dan anorganik. Semoga kedepannya masyarakat dapat mengikuti aturannya, Terimaksih ,” ujar ketua Karang Taruna Desa Kutambelin yang terlibat langsung dalam program.

Penutup

Melalui program Bank Sampah dan pembangunan TPS, tim KKN tidak hanya memberikan solusi praktis, tetapi juga membangun kesadaran kolektif dan perubahan perilaku terhadap pengelolaan lingkungan. Harapannya, program ini dapat menjadi awal dari sistem pengelolaan sampah desa yang lebih terstruktur dan berkelanjutan.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya mewujudkan Desa Kutambelin yang pintar, sehat, dan peduli terhadap lingkungan. Semoga inisiatif kecil ini mampu memberi dampak besar bagi masa depan desa.

Artikel ini merupakan publikasi program Kuliah Kerja Nyata (KKNT) USU KR-10 Desa Kutambelin 2025

 

Redaktur: Indira Rivany 

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.