Home Entertaiment Menyusuri Kota-Kota Indonesia dari Atas Bus Tingkat
EntertaimentLife StyleTulisan

Menyusuri Kota-Kota Indonesia dari Atas Bus Tingkat

Share

Oleh: Mardina Anindhita Kusumadewi

Belakangan ini, istilah healing di kalangan anak muda semakin lekat dengan kegiatan berwisata ke alam. Pergi ke pantai, mendaki gunung, menikmati udara sejuk di perbukitan, atau sekadar mencari ketenangan di tengah hijaunya hutan kerap menjadi pilihan untuk melepas penat dari rutinitas. Alam seolah menjadi tempat yang paling tepat untuk melarikan diri sejenak dari hiruk-pikuk kehidupan sehari-hari.

Meski demikian, berwisata untuk melepas penat tidak selalu harus dilakukan di alam. Ada pula yang justru menikmati perjalanan dengan mengunjungi kota-kota baru, berjalan di tengah keramaian, mencoba kuliner khas, mengunjungi bangunan bersejarah, atau sekadar mengamati kehidupan masyarakat setempat. Bagi sebagian orang, kota bukan hanya sekadar tempat orang berkumpul untuk bekerja dan beraktivitas, tetapi juga ruang yang menyimpan cerita dan pengalaman yang tidak kalah menarik untuk dijelajahi.

Perkembangan pariwisata di Indonesia yang semakin beragam seharusnya dapat melihat kebutuhan tersebut. Wisata tidak harus selalu berorientasi pada pembangunan destinasi baru, tetapi juga dapat dikembangkan melalui cara baru dalam menikmati keindahan kota. Salah satunya adalah wisata perkotaan dengan memanfaatkan bus wisata untuk mengajak masyarakat menyusuri berbagai sudut kota.

Jalanan yang biasanya dilewati dapat berubah menjadi bagian dari pengalaman wisata. Gedung-gedung tinggi, bangunan bersejarah, ruang publik, hingga aktivitas masyarakat yang berlangsung di sepanjang jalan dapat dinikmati dengan perspektif yang berbeda.

Jakarta menjadi salah satu kota yang menghadirkan pengalaman tersebut melalui Open Top Tour of Jakarta. Diluncurkan oleh Transjakarta pada Desember 2024, layanan ini hadir sebagai inovasi transportasi wisata sekaligus bagian dari upaya mewujudkan Jakarta sebagai kota global. Dengan bus tingkat beratap terbuka, wisatawan dapat menikmati panorama Jakarta dari lantai dua bus, terutama melalui rute Jakarta Skylines yang dirancang untuk menghadirkan suasana sore hingga malam dengan pemandangan gedung-gedung pencakar langit. Pengalaman tersebut juga menggabungkan unsur budaya, sejarah, dan modernitas yang menjadi bagian dari wajah ibu kota.

Tidak berhenti di pusat kota, wisata dengan bus tingkat juga berkembang ke kawasan pesisir Jakarta. Open Top Tour of Jakarta Seaside Experience yang kembali beroperasi di kawasan PIK dan PIK 2 menawarkan pengalaman berbeda dalam menikmati sisi lain Jakarta. Perjalanan ini memperlihatkan bahwa wisata perkotaan tidak selalu identik dengan gedung pencakar langit dan pusat bisnis, tetapi juga dapat membawa wisatawan mengenal perkembangan kawasan pesisir serta ruang-ruang rekreasi yang tumbuh di dalamnya.

Selain di Jakarta, Bandung juga menawarkan pengalaman menarik dalam menikmati keindahan kotanya. Bandung memiliki cara tersendiri untuk memperkenalkan karakter kotanya melalui Bandros (Bandung Tour on Bus). Bus wisata ini menjadi salah satu pilihan bagi wisatawan untuk berkeliling dan mengenal berbagai sudut Kota Bandung. Kehadiran Bandros menunjukkan bahwa bus wisata dapat menjadi sarana untuk memperkenalkan sejarah, ruang kota, dan berbagai daya tarik yang dimiliki Bandung.

Sementara itu, Surabaya memiliki Surabaya Sightseeing and City Tour (SSCT) yang menawarkan pengalaman city tour dengan ditemani pemandu wisata. Perjalanan SSCT membawa wisatawan mengunjungi berbagai destinasi dan kawasan yang memiliki nilai sejarah maupun daya tarik kota. Pada program tertentu, rutenya bahkan dirancang dengan tema khusus yang menghubungkan wisatawan dengan sejumlah destinasi seperti Kota Lama, Tugu Pahlawan, museum, hingga kawasan mangrove. Hal tersebut memperlihatkan bagaimana bus wisata dapat menjadi sarana untuk mengenalkan berbagai sisi Kota Surabaya dalam satu perjalanan.

Kehadiran bus wisata di berbagai kota tersebut merupakan bentuk inovasi yang menarik dalam perkembangan pariwisata Indonesia. Ketika wisatawan mulai mencari pengalaman yang lebih beragam, perjalanan menggunakan bus dapat menjadi alternatif untuk menikmati kota tanpa harus terpaku pada satu destinasi. Wisatawan tidak hanya datang ke suatu tempat, mengambil foto, lalu berpindah ke tempat berikutnya. Mereka juga dapat menikmati perjalanan dan melihat bagaimana sebuah kota hidup dari balik jendela maupun lantai atas bus.

Lebih dari sekadar kendaraan, bus wisata juga dapat berperan sebagai media untuk memperkenalkan identitas suatu daerah. Jakarta dapat menunjukkan modernitasnya, Bandung dapat memperkenalkan kreativitas dan budayanya, sedangkan Surabaya dapat menceritakan sejarah dan perjuangannya. Ketiganya menunjukkan bahwa setiap kota memiliki karakter yang berbeda dan dapat dikemas menjadi pengalaman wisata yang menarik.

Namun, bagi masyarakat yang tinggal di Medan, pengalaman city tour menggunakan bus tingkat seperti yang tersedia di beberapa kota lain belum menjadi pilihan wisata yang menonjol. Padahal, kehadiran bus wisata tingkat dapat menjadi salah satu inovasi untuk memperkenalkan wajah Kota Medan secara lebih luas, bukan hanya kepada wisatawan lokal, tetapi juga wisatawan mancanegara yang ingin mengenal kota melalui perjalanan yang praktis sekaligus informatif.

Tentunya, menghadirkan bus wisata bukanlah satu-satunya solusi untuk mengembangkan pariwisata Kota Medan. Diperlukan perencanaan rute yang matang, pengelolaan yang berkelanjutan, pemandu wisata yang informatif, serta integrasi dengan destinasi wisata dan transportasi publik lainnya. Namun, jika dirancang dengan baik, bus wisata dapat menjadi pengalaman baru yang memperkuat daya tarik Medan sebagai destinasi wisata perkotaan.

Redaktur : Emia Timentha Tarigan

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.