Oleh: Brian Firman Norman Juan Hulu/Tapian Nauli Siburian
Suara USU, Medan. Banjir di Kota Medan disebabkan oleh faktor alam dan faktor non-alam. Penjelasan di atas merupakan penyebab banjir yang disebabkan oleh faktor alam sedangkan yang merupakan faktor non-alam, belum mempunyai masterplan dan manajemen drainase.
Proyek drainase sudah lama menjadi proyek yang dikerjakan oleh salah satu dinas kota Medan tetapi hingga saat ini pengerjaannya terkesan mubazir karena kota Medan masih mengumpulkan data base serta melakukan pembenahan internal untuk penyusunan masterplan tersebut. Medan memiliki dua saluran drainase alami besar (Sei Deli dan Sei Belawan) dan satu buatan. Masih ada lagi saluran alami lainnya yang membelah kota Medan
Adapun ruas jalan yang tergenang banjir seperti di Jalan Setia Budi, Jalan Hayam Wuruk, Jalan Zainul Arifin, Jalan Gatot Subroto, Jalan Karya Sei Agul, Jalan Ayahanda Jalan Iskandar Muda Medan dan Jalan Dr Mansyur. Penanganan serius dari pemerintah khususnya Pemko Medan sangat diharapkan karena pemerintah memiliki peran penting dalam penyelenggaran penanggulangan bencana berdasarkan prinsip kemanusiaan.
Artikel ini ditujukan untuk memenuhi mata kuliah Manajemen Penanggulangan Bencana dengan Dosen Pengampu Ibu Dr. Hairani Siregar, S.Sos., M.SP., dan Ibu Dra. Berlianti, M.SP.
Redaktur: Khalda Mahirah PanggabeanÂ
Leave a comment