Home Kabar Kampus Scowinner Team FMIPA USU Harumkan Nama Indonesia di Ajang Internasional ASPIRE 2025
Kabar Kampus

Scowinner Team FMIPA USU Harumkan Nama Indonesia di Ajang Internasional ASPIRE 2025

Share
Sumber: Ig @ofin_lase04

Oleh: Debora Gracia Nauli Siregar

Suara USU, Medan. Mahasiswa Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Sumatera Utara (USU) berhasil meraih prestasi gemilang di tingkat internasional. Tim Scowinner Team yang terdiri atas tiga mahasiswa, yakni Ofin Hasrat Lase dari Program Studi Fisika selaku ketua tim, Adnes Keszia G.V. Purba dari Program Studi Matematika, dan Asri Amanda Nurhasanah dari Program Studi Kimia, sukses meraih Juara 1 serta penghargaan Best Presentation dalam ajang International Essay ASEAN Sustainability Pioneers Competition (ASPIRE) 2025. Kompetisi tersebut diselenggarakan oleh Universitas Diponegoro bekerja sama dengan Universiti Malaysia Sabah.

Ajang ASPIRE merupakan kompetisi penulisan esai ilmiah tingkat internasional yang berfokus pada inovasi terkait Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs). Tahun ini, tema yang diangkat ialah “Beyond Borders, Beyond Limits: Collaborative Pathways for a Sustainable Future.” Kompetisi ini diikuti oleh mahasiswa dari berbagai universitas di kawasan Asia Tenggara. Proses lomba dimulai dari tahap pengunggahan paper, pengumuman 10 besar, pengumpulan poster, hingga sesi presentasi yang dilaksanakan secara daring pada Jumat, 4 Oktober 2025.

Dalam kompetisi tersebut, tim USU mengusung inovasi di bidang pertanian dan ketahanan pangan (agriculture and food security). Mereka menawarkan gagasan pemanfaatan limbah pertanian menjadi pupuk NPK lepas lambat.

Proses penyusunan esai berlangsung selama sekitar satu setengah bulan dengan berbagai tantangan. Salah satunya adalah mengatur waktu di tengah kesibukan perkuliahan, karena anggota tim berasal dari program studi yang berbeda. Selain itu, mereka juga harus bersaing dengan mahasiswa dari universitas ternama lainnya.

“Kami juga harus mempresentasikan karya kami sepenuhnya dalam bahasa Inggris di hadapan juri dari dalam dan luar negeri (Malaysia),” ujar Ofin.

Pengalaman paling berkesan terjadi pada hari pelaksanaan presentasi final. Karena hujan dan tidak tersedianya ruang kelas yang terbuka pada hari libur, mereka terpaksa melakukan presentasi sambil jongkok di lantai menyesuaikan posisi laptop.

“Meskipun situasinya kurang ideal, hal itu justru memotivasi kami untuk tampil sebaik mungkin. Pengorbanan tersebut akhirnya terbayar dengan hasil yang memuaskan,” tambahnya.

Keberhasilan ini tidak terlepas dari bimbingan dosen pembimbing, Dr. Ir. Zikri Noer, S.Si., M.Si., serta dukungan dari Schneider Team USU, komunitas inovator muda mahasiswa USU yang telah meraih banyak penghargaan.

Menutup wawancara, Ofin menyampaikan pesan kepada mahasiswa lain agar berani mencoba mengikuti kompetisi, termasuk di tingkat internasional.

“Jangan takut mencoba dan gagal. Prestasi tidak datang secara instan, tetapi melalui proses belajar, usaha, dan doa. Teruslah mencari peluang, kembangkan ide-ide inovatif, dan jadikan setiap tantangan sebagai pelajaran untuk melangkah lebih jauh,” pesannya.

Dengan pencapaian ini, tim FMIPA USU berhasil mengharumkan nama universitas di kancah Asia Tenggara dan membuktikan bahwa kolaborasi lintas disiplin ilmu dapat menghasilkan inovasi nyata bagi masa depan yang berkelanjutan.

Redaktur: Jesika Yusnita Laoly

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.