
Reporter: Alya Nayla Sahirah, Rizqi Putra Permono
Suara USU, Medan. Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Badminton Universitas Sumatera Utara (USU) kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Fransiska Pray A. Sitopu, mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis USU, berhasil meraih Juara 3 kategori tunggal putri universitas dalam ajang Piala Rektor UNDIP OPEN 2025, yang berlangsung di Polytron Stadium Universitas Diponegoro, Semarang, pada 3–6 Juli 2025.
Kompetisi ini merupakan turnamen bulu tangkis berskala nasional yang mempertemukan atlet dari 29 universitas serta 115 SMA/sederajat dari seluruh Indonesia. Turnamen diselenggarakan oleh UKM Badminton Universitas Diponegoro (UNDIP) sebagai wadah untuk menyalurkan potensi atlet muda serta membentuk iklim kompetitif dalam dunia bulu tangkis.
Fransiska mengikuti turnamen ini secara mandiri, tanpa pendampingan dari tim UKM Badminton USU. Saat diwawancarai, ia mengungkapkan bahwa keikutsertaannya dilandasi oleh kebetulan berada di Solo dan mengetahui adanya kompetisi tersebut. Ia pun memanfaatkan waktu libur kuliah untuk menjalani latihan rutin di Semarang.
“Saya mengikuti pertandingan ini karena kebetulan sedang berada di Solo dan mengetahui ada turnamen, jadi saya sekalian ikut,” ujar Fransiska.
Dalam kompetisi ini, Fransiska harus menghadapi lawan-lawan tangguh dari berbagai universitas, terutama dari Pulau Jawa seperti Universitas Semarang (USM), Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), hingga tuan rumah Universitas Diponegoro (UNDIP). Meski berjuang seorang diri, ia tetap menunjukkan semangat dan konsistensi latihan hingga akhirnya berhasil meraih posisi ketiga.
Prestasi ini tidak menghentikan langkah Fransiska. Ia dijadwalkan kembali bertanding di ajang serupa di Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) pada 21–25 Juli 2025, dengan melanjutkan program latihan intensif di Semarang sebagai persiapan.
Melalui capaian ini, Fransiska berharap agar pihak kampus, khususnya Universitas Sumatera Utara, dapat memberikan dukungan yang lebih nyata kepada mahasiswa yang ingin berpartisipasi dalam turnamen non-akademik di luar kampus, terutama dalam bentuk pembiayaan.
“Harapan saya terkait prestasi di bidang olahraga ini adalah, semoga USU memberikan dukungan dana atau biaya untuk pertandingan-pertandingan di luar, supaya kita bisa punya jam terbang yang lebih tinggi di bidang non-akademik,” ujarnya.
Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa UKM Badminton USU terus berperan sebagai wadah pengembangan minat dan bakat mahasiswa di bidang olahraga. Capaian Fransiska diharapkan menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk aktif berkompetisi dan mengukir prestasi, baik di bidang akademik maupun non-akademik.
Redaktur: Merry Agnus Dei Gultom
Leave a comment