Home Kabar SUMUT Kunjungan Menteri Pariwisata Jelang Revalidasi Geopark Kaldera Toba
Kabar SUMUT

Kunjungan Menteri Pariwisata Jelang Revalidasi Geopark Kaldera Toba

Share
sumber: Instagram kemenpar.ri dan taputnews

Reporter: Axfeba Saragih

Suara USU, Medan. Menjelang proses revalidasi UNESCO Global Geopark (UGG) Danau Toba, Menteri Pariwisata Republik Indonesia (Menpar RI), Widya Putri Wardana, melakukan kunjungan kerja ke Geopark Kaldera Toba, Sibisa, Kabupaten Toba, Sumatera Utara, pada Selasa (8/7). Kunjungan menjadi bagian penting dalam upaya mempertahankan predikat internasional yang telah disandang Danau Toba sejak 2020, sekaligus meraih kembali green card dari United Nations Educational, Scientific, and Cultural Organization (UNESCO).

Dalam kunjungan bersama jajarannya, ia mengungkapkan bahwa keberadaan Geopark Kaldera Toba di Sumatra Utara menjadi bukti nyata bahwa pengembangan pariwisata Indonesia  menjaga keharmonisan dengan alam, budaya, dan ilmu pengetahuan. Untuk itu, beliau menekankan betapa pentingnya perlindungan Geopark untuk menjaga situs geologi, keanekaragaman hayati, serta budaya yang membentuk identitas masyarakat Batak.

Selama kunjungan, Menpar dan jajarannya meninjau beberapa titik strategis yang menjadi bagian dari jaringan geosite Geopark Kaldera Toba, seperti Pusat informasi Geopark Kaldera Toba di Parapat Kabupaten Simalungun, The Kaldera Toba Sibisa Kabupaten Toba, Geosite Huta Ginjang Kabupaten Tapanuli Utara dan Desa Wisata Pearung Kabupaten Humbang Hasundutan. Peninjauan ini bertujuan untuk mengevaluasi kesiapan fisik dan manajerial lokasi-lokasi tersebut menjelang kedatangan asesor UNESCO pada proses revalidasi yang dijadwalkan akhir tahun ini.

Selain kunjungan lapangan, Menpar juga menghadiri dua forum penting, yaitu seminar internasional tentang Geowisata Toba Kaldera di Khas Parapat Hotel dan diskusi bersama delapan kepala daerah kawasan Danau Toba di The Kaldera Sibisa. Kedua kegiatan ini difasilitasi oleh Kemenpar sebagai bentuk komitmen penguatan agar Geopark Kaldera Toba tidak kehilangan UNESCO Global Geopark (UGG).

Tidak hanya itu, Gubernur Sumatera Utara, Bobby Afif Nasution, juga turut mengajak seluruh keapala daerah di kawasan Danau Toba untuk bersama-sama berkolaborasi guna menjaga kelestarian alam di kawasan Danau Toba, khususnya Geopark Kaldera Toba supaya lebih berkembang lagi.

Status Geopark Kaldera Toba sebagai UGG merupakan pengakuan atas keunikan geologis kawasan ini yang terbentuk dari peristiwa vulkanik yang paling besar pada ribuan tahun silam. Namun, status ini perlu dievaluasi setiap empat tahun oleh UNESCO untuk memastikan pengelolaan tetap sesuai dengan standar internasional dalam aspek konservasi, edukasi, dan pembangunan berkelanjutan.

Dengan dukungan penuh pemerintah pusat dan daerah, serta kolaborasi aktif antara masyarakat, pelaku wisata, dan komunitas lokal, Geopark Kaldera Toba diyakini siap mempertahankan statusnya di mata dunia.

Redaktur: Katrin Alina

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.