Home Tulisan Gaya Hidup Sehat Menyelaraskan Nilai Pancasila untuk Kesejahteraan
Tulisan

Gaya Hidup Sehat Menyelaraskan Nilai Pancasila untuk Kesejahteraan

Share

Penulis: Diva Safitri / Khairunisa Najwa Fadilah / Alboin Jeremi Lubis / Diana Aprilia / Kezia Devindra Putri / Muhammad Alif Akbar Harahap / Excellent FL Sijabat

Suara USU, Medan. Gaya hidup sehat adalah segala upaya untuk menerapkan kebiasaan baik dalam menciptakan hidup sehat dan menghindarkan kebiasaan buruk yang dapat mengganggu kesehatan. Upaya pemeliharaan kesehatan tidak akan berhasil tanpa perubahan sikap mental dan perilaku. Semakin banyaknya penderita penyakit tidak menular disebabkan karena gaya hidup tidak sehat. Maka, untuk menghindarinya kita perlu bergaya hidup sehat setiap harinya.

Pancasila merupakan dasar negara Indonesia yang memiliki nilai-nilai penting untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Namun, di era yang serba mudah dan instan pada kalangan pelajar, pekerja, dan masyarakat umum, perhatian terhadap nilai-nilai Pancasila semakin berkurang. Hal ini dapat menimbulkan dampak pada penerapan nilai-nilai Pancasila dan dapat mempengaruhi perilaku mereka dalam kehidupan di masa yang akan datang.

Pada era yang serba instan ini, gaya hidup sehat menjadi hal yang semakin penting untuk diterapkan dalam mencapai kesehatan dan kesejahteraan. Oleh karena itu, sangat penting untuk meninjau dampak gaya hidup sehat terhadap pemahaman dan pengamalan nilai-nilai Pancasila pada masyarakat di kalangan pelajar maupun pekerja. Pengaruh dari penerapan gaya hidup sehat yaitu terhindar dari berbagai macam penyakit, memiliki banyak energi, meningkatkan produktivitas, berat badan terjaga, hidup teratur, hindari stress, kesehatan mental terjaga, mempercantik kulit, meningkatkan kepercayaan diri, dan bisa menikmati hidup secara optimal.

Berikut merupakan faktor faktor yang mempengaruhi gaya hidup sehat, yaitu:

1. Udara bersih
Udara yang bersih dan segar merupakan salah satu unsur untuk hidup sehat. Sepanjang hari dan saat tidur malam hari, ventilasi yang cukup dalam rumah dan tempat kerja harus menjamin bahwa darah kita akan selalu mendistribusikan cukup oksigen pada setiap jaringan tubuh. Menghirup udara pagi juga merupakan salah satu cara yang baik untuk melancarkan aliran oksigen di dalam tubuh.

2. Sinar matahari
Cahaya matahari banyak memberikan keuntungan di antaranya: Berjemur selama 15 hingga 30 menit di bawah sinar matahari tiap harinya, baik pagi maupun sore hari dapat membantu tubuh untuk mengaktifkan vitamin. Contohnya, vitamin D yang berguna untuk menghasilkan kalium dan fluor yang berfungsi dalam membangun dan memperbaiki tulang.

3. Istirahat
Kita harus menjinakkan waktu beristirahat untuk menghilangkan ketegangan dalam pekerjaan. Tanpa istirahat yang cukup orang seringkali gugup tiap kali berbicara, mengalami depresi, dan mudah tersinggung.

4. Gerak Badan
Gerak badan atau olahraga penting bagi kesehatan kita. Keuntungan yang bisa diperoleh antara lain dapat membantu untuk menormalkan tekanan darah, dimana gerak badan membiarkan lebih banyak darah mencapai setiap jaringan tubuh untuk menjaga suhu tubuh. Gerak badan juga dapat memberikan energi listrik ke otak dan sel-sel saraf. Hal ini memberikan dampak terhadap kesehatan dengan merangsang sistem kekebalan tubuh. Gerak badan mampu menjaga kita agar tetap tampak segar dan bugar.

5. Air
Air sangat dibutuhkan setiap sel dalam tubuh kita sehingga kita harus minum banyak air. Hal-hal yang menyebabkan kita harus minum air antara lain karena ubuh berisi kurang lebih 70% zat cair. Tubuh membutuhkan kira-kira 1,5 atau 2 liter air setiap harinya untuk menjalankan setiap fungsinya. Sebagian dari fungsi itu termasuk sirkulasi darah, pembuangan, penyaluran, dan pencernaan.

Pengaruh penerapan gaya hidup sehat terhadap nilai-nilai Pancasila pada kalangan masyarakat:
1. Dalam sila Ketuhanan, meskipun tidak secara langsung terkait dengan gaya hidup sehat, nilai ketuhanan dalam Pancasila dapat tercermin dalam sikap masyarakat yang menghargai dan menjaga kehidupan, termasuk kesehatan tubuh dan lingkungan.

  1. Dalam sila Kemanusiaan, gaya hidup sehat dapat meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan. Dengan menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh, masyarakat dapat lebih produktif dan berkontribusi dalam pembangunan bangsa.

  2. Dalam sila Persatuan, gaya hidup sehat dapat menjadi ajang untuk membangun hubungan sosial yang baik antarindividu dan antar kelompok masyarakat. Misalnya, melalui kegiatan olahraga bersama, masyarakat dapat saling mendukung dan bekerja sama untuk mencapai tujuan yang sama.

  3. Dalam sila Kerakyatan, konteks penerapan gaya hidup sehat, masyarakat memiliki peran aktif dalam mengambil keputusan yang baik untuk kesehatan mereka sendiri dan keluarga. Hal ini mencerminkan prinsip kerakyatan dalam Pancasila, dimana keputusan yang diambil didasarkan pada musyawarah untuk mufakat.

  4. Dalam sila Keadilan, penerapan gaya hidup sehat dapat membantu mengurangi kesenjangan kesehatan antara masyarakat. Misalnya, dengan mengedepankan akses yang adil terhadap fasilitas kesehatan dan pendidikan tentang gaya hidup sehat, masyarakat dapat memiliki kesempatan yang sama untuk hidup sehat.

Dengan demikian, penerapan gaya hidup sehat dapat mendukung nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan masyarakat sehari-hari. Hal ini dapat diwujudkan melalui pendidikan karakter yang mengajarkan nilai-nilai Pancasila serta melalui partisipasi aktif masyarakat dalam mempraktikkan gaya hidup sehat. Penerapan gaya hidup sehat dapat memberikan dampak dan pengaruh yang positif terhadap nilai-nilai Pancasila pada kalangan masyarakat.

Artikel ini adalah publikasi tugas mata kuliah Pancasila dengan Dosen Pengampu: Onan Marakali Siregar, S.Sos, M.Si.

Redaktur: Tania A. Putri

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.