Oleh : Nur Padilah Ramadani
“Kamu bisa mencintai seseorang dan tetap memilih untuk mengucapkan selamat tinggal padanya.” Kalimat ini menjadi salah satu kutipan paling menusuk dari Educated, karya Tara Westover yang mengisahkan perjalanan luar biasa seorang gadis dari isolasi ekstrem menuju dunia pendidikan elit.
Tara Westover lahir di kaki pegunungan Idaho, Amerika Serikat, sebagai anak bungsu dari tujuh bersaudara. Sejak lahir hingga usia tujuh belas tahun, ia tidak pernah menginjakkan kaki di sekolah formal. Ayahnya, seorang penganut fanatik Mormon, percaya bahwa sekolah adalah alat cuci otak pemerintah, rumah sakit dipenuhi konspirasi, dan akta lahir tidak perlu dimiliki. Masa kecil Tara diisi dengan membantu ayahnya bekerja di ladang rongsokan dan lumbung gandum keluarga, dalam kondisi berbahaya tanpa perlindungan yang memadai. Ia dan saudara saudaranya tidak pernah dibawa ke rumah sakit ketika terluka, bahkan tidak mengetahui tanggal lahir mereka secara pasti karena keluarga menolak segala bentuk catatan resmi pemerintah.
“Hidupku diceritakan oleh orang lain. Suara mereka kuat, tegas, mutlak. Tidak pernah terpikir olehku bahwa suaraku mungkin sekuat suara mereka.” Kutipan ini mencerminkan perjuangan Tara dalam menemukan suara dan identitasnya sendiri di tengah dominasi doktrin keluarga. Ia perlahan menyadari bahwa penentu siapa yang sebenarnya kuat selalu berasal dari dalam diri sendiri, bukan dari otoritas orang lain. Kesadaran itulah yang mendorong Tara untuk belajar matematika dan bahasa Inggris secara otodidak demi bisa lolos masuk perguruan tinggi.
Pada usia tujuh belas tahun, Tara berhasil diterima di Universitas Brigham Young. Ia kemudian meraih beasiswa ke Universitas Harvard, dan akhirnya menyelesaikan gelar doktor di Universitas Cambridge. Perjalanan dari seorang anak yang bahkan tidak bisa menyebutkan tahun kemerdekaan Amerika hingga menjadi seorang sarjana adalah bukti nyata betapa transformatifnya kekuatan pendidikan. Melalui pendidikan, Tara memperoleh pengetahuan sejarah dan politik yang sebelumnya ia pahami secara keliru. Ia mendobrak sudut pandang sempit yang selama ini ditanamkan ayahnya, dan menemukan bahwa dunia jauh lebih luas daripada yang pernah diceritakan keluarganya. Pendidikan juga memberinya kemampuan untuk mempertanyakan kebenaran mutlak yang dahulu diajarkan kepadanya, serta mencari jawabannya sendiri melalui literatur dan penelitian.
Tema utama yang diangkat dalam buku ini berkaitan erat dengan pendidikan sebagai sarana perubahan hidup. Pendidikan digambarkan bukan sekadar proses memperoleh ilmu, melainkan cara seseorang memahami dirinya sendiri dan dunia di sekitarnya. Tara menunjukkan bahwa belajar bisa menjadi jalan untuk membangun pemikiran kritis serta keberanian dalam mengambil keputusan. Makna pendidikan dalam buku ini terasa begitu kuat karena diperoleh melalui perjuangan panjang yang penuh pengorbanan.
Pendidikan tidak hanya berfungsi sebagai tempat mengumpulkan informasi, tetapi juga menjadi jalan menuju kebebasan berpikir. Melalui pendidikan, seseorang belajar untuk mempertanyakan sesuatu, menentukan pilihannya sendiri, serta menanggung konsekuensi dari setiap keputusan yang diambil. Kisah Tara memperlihatkan bahwa keberanian untuk belajar, sekalipun dimulai dari langkah sederhana seperti membaca atau memahami konsep dasar, mampu menghancurkan batas yang selama ini dibangun oleh rasa takut, pandangan sempit, atau kondisi lingkungan. Pesan ini mengajak pembaca untuk terus mencari pengetahuan dan berani memperbaiki, bahkan mengubah, jalan hidupnya sendiri meskipun harus menghadapi penolakan dari lingkungan sosial maupun keluarga. Selain itu, pendidikan juga menumbuhkan empati, sebab ketika wawasan seseorang semakin luas, cara ia menilai diri sendiri dan orang lain pun menjadi lebih adil dan manusiawi.
Buku Educated telah memperoleh berbagai penghargaan dan masuk dalam daftar buku terbaik di sejumlah media internasional. Banyak pembaca menilai bahwa isi buku ini mampu memberikan inspirasi tentang pentingnya pendidikan dan keteguhan dalam menghadapi tantangan hidup. Kisah Tara menjadi bukti bahwa keterbatasan lingkungan tidak selalu menjadi penghalang bagi seseorang untuk meraih masa depan yang lebih baik. Nilai perjuangan yang terkandung dalam buku ini membuatnya relevan dibaca oleh pelajar, mahasiswa, maupun masyarakat umum.
Buku Educated memberikan pelajaran penting mengenai keberanian, pendidikan, dan pencarian jati diri. Pengalaman hidup Tara Westover memperlihatkan bahwa perubahan dapat terjadi melalui usaha yang konsisten serta kemauan belajar yang tinggi. Buku ini juga mengajak pembaca untuk memahami bahwa akses terhadap pendidikan memiliki peran besar dalam membentuk cara berpikir seseorang. Pesan moral yang disampaikan terasa begitu kuat karena berasal dari pengalaman nyata yang penuh tantangan dan pengorbanan.
Redaktur: Frianka Raya Sitanggang
Leave a comment