Home Kabar Kampus Teknologi Pangan USU Perkenalkan Inovasi Kuliner Tradisional lewat Jungfood Ex-Fest
Kabar KampusNews

Teknologi Pangan USU Perkenalkan Inovasi Kuliner Tradisional lewat Jungfood Ex-Fest

Share
Sumber: PDD Teknologi Pangan

Reporter : Syarifah Puteri dan Gisela Canary Putri

Suara USU, Medan. Mahasiswa Program Studi Teknologi Pangan, Fakultas Pertanian Universitas Sumatera Utara (USU),  sukses menggelar acara tahunan 3rd Jungfood Ex- Fest pada Rabu (22/05) di Piner, Fakultas Pertanian, USU. Acara ini merupakan pameran makanan dan minuman yang setiap tahunnya mengusung tema berbeda.

Tahun ini, tema yang diangkat adalah “Inovasi Produk Makanan Tradisional Khas Daerah : Warisan Rasa, Sentuhan inovasi”. Ketua Panitia, Christoper, menjelaskan bahwa tema ini bertujuan untuk memberikan sentuhan inovasi pada makanan tradisional, khususnya dari Sumatera Utara, agar lebih menarik dari segi rasa, tampilan, maupun kandungan gizi, tanpa meninggalkan cita rasa asli sebagai warisan budaya.

Acara ini dihadiri oleh Wakil Dekan II Fakultas Pertanian, Ir. Revandy Iskandar Muda Damanik, M.Si.,M.Si., Ph.D., Ketua Prodi Teknologi Pangan Mimi Nurminah, S.TP., M.Si., serta dosen lainnya seperti Edy Syahputra Harahap S.TP.,M.Si., dan Karina Nursyafira Alitha yang hadir sebagai pemateri talk show. Turut hadir pula siswa SMA dari berbagai sekolah dan mahasiswa aktif Teknologi Pangan.

Mimi Nurminah menyampaikan bahwa tujuan dari kegiatan ini adalah memperkenalkan produk pangan berbasis sumber daya lokal yang berkualitas dan fungsional. “Yang paling penting adalah agar makanan daerah kita bisa menjadi tuan di negeri sendiri,” ujarnya.

Christoper juga menambahkan bahwa acara ini bertujuan untuk meningkatkan kreativitas mahasiswa dalam menciptakan dan memasarkan produk, sekaligus memperluas relasi antarpengunjung, panitia, dan dosen.

Rangkaian kegiatan meliputi pertunjukkan tari daerah, pameran inovasi makanan tradisional dari berbagai suku di Sumatera Utara, bazar UMKM, talk show, penampilan musik, pembacaan puisi, hingga kunjungan ke laboratorium.

Dalam sesi talk show, Karina Nursyafira dari Aksata Pangan mengangkat isu pengurangan food waste. “Indonesia merupakan negara penghasil sampah makanan terbesar kelima di dunia, atau nomor satu di Asia. Pencegahan dapat dilakukan dengan mengurangi kebiasaan membuang makanan dan mengolah sisa makanan yang masih layak konsumsi,” jelasnya.

Sementara itu, Edy Syahputra Harahap memperkenalkan berbagai makanan khas dari suku-suku di Sumatera Utara, serta mengangkat nilai budaya yang terkandung dalam pangan tradisional. Ia menekankan pentingnya melestarikan makanan daerah sebagai identitas bangsa dan sumber inovasi pangan.

Mimi Nurminah juga menjelaskan perbedaan pelaksanaan acara tahun ini dengan tahun-tahun sebelumnya. “Tahun ini lebih berfokus pada inovasi makanan tradisional. Kami juga mengadakan kunjungan laboratorium bagi siswa SMA untuk memperkenalkan Prodi Teknologi Pangan, sekaligus mendorong lahirnya generasi unggul dan berkualitas,” ungkapnya.

Christoper menyebutkan bahwa persiapan intensif dimulai dua bulan sebelum acara, sementara pembentukan panitia sudah dilakukan sejak November tahun lalu. Ia mengakui adanya kendala komunikasi internal, namun hal tersebut dapat diatasi melalui rapat rutin panitia.

Rayhan, Sekretaris Jenderal Ikatan Mahasiswa Teknologi Pangan (IMTP), menyatakan kepuasannya terhadap jalannya acara. “Acaranya sangat meriah, banyak stand dan pengunjung. Temanya keren karena mengenalkan makanan dari berbagai daerah seperti Batak Toba, Mandailing, hingga Bengkulu. Semoga tahun depan semakin meriah dengan pemateri yang lebih beragam,” ucapnya.

Aurel, salah satu pengunjung, juga mengapresiasi kegiatan ini. “Acaranya seru dan informatif. Ada banyak makanan inovatif yang baru saya kenal. Setelah acara ini, saya jadi tahu lebih banyak tentang kekayaan kuliner daerah,” tuturnya.

Melalui acara ini, baik dosen, panitia, maupun pengunjung berharap agar Jungfood Ex-Fest dapat terus diselenggarakan setiap tahun dan semakin meriah ke depannya.

Redaktur: Nisya Augia

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.