Home Tempat Pesona Pulau Sibandang, Pulau Tersembunyi di Danau Toba
Tempat

Pesona Pulau Sibandang, Pulau Tersembunyi di Danau Toba

Share
Sumber: RRI.co.id

Oleh: Shafira Amanda

Kebanyakan orang datang ke Pulau Samosir hanya untuk melihat langsung pesona keindahan dan eksotisme Danau Toba di Sumatera Utara. Namun, ternyata selain Pulau Samosir terdapat pulau yang tersembunyi di hamparan luasnya Danau Toba, yaitu Pulau Sibandang. Pulau Sibandang merupakan pulau terbesar kedua setelah Samosir yang berada di tengah Danau Toba, tepatnya di Kecamatan Muara, Kabupaten Tapanuli Utara, Provinsi Sumatera Utara. Pulau ini berbatasan langsung dengan kabupaten Samosir dan Humbang Hasundutan serta memiliki luas sekitar 461 hektare dengan ketinggian 910 meter di atas permukaan laut (mdpl).

Dari pulau ini, kita bisa melihat pemandangan Danau Toba yang indah dengan suasana menenangkan sekaligus hamparan alamnya yang masih sangat asri. Tidak hanya itu, pulau ini juga memiliki berbagai potensi menarik. Berkunjung ke Pulau sibandang tentu akan menjadi perjalanan wisata yang tidak akan terlupakan.

Pulau ini aslinya adalah kubah lava dasit, batuan beku berbutir halus, yang terbentuk 46.000 tahun lalu atau 28.000 tahun setelah letusan Gunung Toba 74.000 tahun lalu. Letusan terakhir dan terdahsyat itu terjadi tepat di kaldera Sibandang, di area Tao Muara, area danau antara Sibandang, Muara di selatan dan Nainggolan di ujung selatan Samosir.

Berupa kubah lava, Pulau Sibandang berbentuk gunung seperti Pusukbuhit di sisi barat danau dan sipiso-piso di sisi utara. Topografi gunung membuat pulau ini tidak punya lembah datar yang dapat diolah menjadi sawah, dan juga karena luasnya yang kecil, tidak ada sungai untuk sumber pengairan di sana.

Menariknya, mangga udang khas Sumatera Utara berasal dari pulau ini. Bibit mangga udang pertama kali dibawa oleh Belanda yang kemudian ditanam di pulau ini. Dipenuhi dengan kebun mangga membuat Pulau Sibandang mendapat julukan sebagai “Pulau Mangga”. Mangga Sibandang khas dengan buahnya yang berukuran kecil, rasa sangat manis, dan warna kulitnya kuning cerah. Wisatawan juga masih dapat menjumpai pohon mangga udang yang pertama kali ditanam dan telah berusia ratusan tahun.

Kebun mangga merupakan kekayaan hayati terpenting di Pulau Sibandang sekaligus sumber pendapatan utama bagi penduduknya. Komoditas mangga dapat menjadi daya tarik agrowisata melalui beberapa olahan kuliner yang diproduksi oleh masyarakat setempat seperti dodol mangga dan selai mangga.

Sebagai tujuan wisata, pulau ini memiliki sejumlah desa wisata yang menarik untuk dikunjungi, salah satunya yaitu Desa Papande yang menjadi pusat pembuatan ulos. Wisatawan juga bisa menemukan rumah adat batak yang disebut dengan Rumah Bolon. Bagi pencinta sejarah, dapat mengunjungi Rumah Kepala Nagari Rajagukguk, Makam Raja Sorta Uluan di puncak bukit sibandang, serta situs Partukkoan yang berupa kursi batu tempat para raja bermusyawarah.

Waktu berkunjung yang tepat ke kawasan Pulau Sibandang adalah saat musim panen mangga udang, yaitu di bulan Februari, Juni, dan Oktober. Selain pada saat musim panen mangga udang, wisatawan masih dapat menikmati keindahan alam dan kekayaan budaya di kawasan Pulau Sibandang sepanjang tahun.

Jika wisatawan berasal dari Medan, jarak tempuh menuju kawasan Pulau Sibandang membutuhkan waktu sekitar 7 jam perjalanan. Kawasan Pulau Sibandang sangat mudah ditempuh dari manapun dengan akses jalan yang cukup baik, tetapi karena berada di tengah Danau Toba, wisatawan harus menyeberang dari Pelabuhan Muara menuju Pelabuhan Sibandang dengan kapal feri Muara Putih. Waktu tempuh untuk menyeberang kurang lebih 10 menit dengan dikenakan tarif sebesar Rp15.000/motor dan mobil pribadi sebesar Rp120.000, sudah termasuk pulang pergi. Tidak ada jadwal khusus untuk kapal feri Muara Putih, kapal feri akan terus beroperasi pulang pergi Muara-Pulau Sibandang dari pukul 07.00 WIB hingga 21.00 WIB. Kapal feri Muara Putih memiliki ukuran kapal yang tidak terlalu kecil, dapat memuat hingga 4 mobil, serta terdapat ruangan khusus untuk duduk di dalam kapal. Selain itu, di Pelabuhan Muara maupun Pelabuhan Sibandang terdapat rumah makan sehingga kita tidak akan kelaparan dan kehausan selama menunggu kapal tiba.

Nah, libur semester sudah mau tiba, sobat Suara USU bingung ya mau liburan kemana? Sepertinya Pulau Sibandang bisa menjadi pilihan destinasi wisata yang tepat untuk berlibur bareng keluarga, nih!

Redaktur: Nurur Rahmah

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.