Reporter: Dhita Luna dan Dinda Sajidah
Suara USU, Medan. Empat mahasiswa Program Studi Ilmu Komputer, Fakultas Ilmu Komputer dan Teknologi Informasi (Fasilkom-TI) Universitas Sumatera Utara (USU) berhasil menciptakan lagu orisinal bertajuk “Aura Bintangnya Nyata”. Mengusung irama upbeat yang energik, karya ini sengaja dihadirkan untuk memeriahkan rangkaian Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Fasilkom-TI, sekaligus disiapkan sebagai calon anthem resmi fakultas kedepannya. Keempat mahasiswa tersebut merupakan mahasiswa angkatan 2025, yaitu Yafi Khairohid, M. Fakhri Hamizan, Azka Reifan Yusyfa Nasution, dan M. Raffi Ghifari Razly.
Proses kreatif di balik lagu ini merupakan hasil kolaborasi apik dari keempat mahasiswa tersebut. Yafi turun tangan sebagai inisiator, penulis lirik, dan komposer, didampingi oleh Fakhri yang dipercaya memegang posisi vokalis utama. Sementara itu, Azka mengambil porsi ganda untuk meracik beat, menyusun lirik, hingga mengeksekusi bagian rap. Susunan ini kemudian dimatangkan oleh Raffi yang merapikan komposisi, aransemen, dan turut mengisi sub-vocal.
Meski baru diluncurkan untuk memeriahkan PKKMB, Raffi mengaku bahwa ide awal pembuatan lagu sebenarnya sudah tercetus sejak ajang Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) Ilmu Komputer bergulir. Namun, karena satu dan lain hal, rencana tersebut sempat tertunda dan baru benar-benar dikerjakan secara kilat pada hari-hari terakhir menjelang masa penyambutan mahasiswa baru.
“Awalnya memang sudah ada rencana, tetapi terhalang kesibukan. Terus sekitar H-5 PKKMB, Yafi ngasih nada dasar. Azka juga meracik beat karena banyak teman yang request lagu upbeat biar asyik buat joget bareng,” ungkap Raffi menceritakan awal mula penggarapan lagu tersebut saat diwawancarai pada Kamis (13/8).
Judul “Aura Bintangnya Nyata” sendiri tidak dipilih sembarangan. Frasa ini meminjam penggalan yel-yel ikonis dari kakak tingkat mereka pada PKKMB tahun sebelumnya. Jika dibedah, lirik lagu ini bercerita tentang fase transisi para lulusan SMA yang sedang mematangkan mental untuk masuk ke dunia perkuliahan.
“Lagu ini intinya menceritakan langkah awal kita masuk kampus. Makanya ada lirik ‘gagah berdiri menyambut mentari’, itu menggambarkan kesiapan kita buat bertransisi ke dunia perkuliahan dan menanamkan karakter bintang di Fasilkom-TI,” jelas Raffi.
Dari segi vokal, Fakhri dipercaya membawakan bait pertama hingga masuk ke bagian refrain. Karakter suaranya yang lembut sengaja dimanfaatkan untuk membangun nuansa tenang di awal, sebelum akhirnya disambut oleh tarikan vokal Raffi dan hentakan rap Azka yang bertenaga. Lewat kerja cepat ini, proses rekaman hingga mixing sukses diselesaikan tepat pada malam sebelum acara dimulai.
Melihat respons yang sangat positif dari sesama mahasiswa, keempatnya sepakat untuk membawa karya ini ke ranah publik. Lagu tersebut rencananya akan segera didistribusikan ke berbagai platform musik digital, seperti Spotify dan YouTube.
“Nanti bakal diunggah di Spotify dan YouTube juga. Pastinya kami berharap lagu ini bisa dipatenkan jadi ikon fakultas. Ditunggu saja terobosan dari kami, karena nanti pasti bakal ada MV (Music Video)-nya,” tutup mereka antusias.
Redaktur: Muhassanah Nasution
Leave a comment