Home Kabar Kampus Mahasiswa USU Raih Gold Award pada Kejuaraan VICCI 2026
Kabar Kampus

Mahasiswa USU Raih Gold Award pada Kejuaraan VICCI 2026

Share

Reporter: Kyra Muzzayanah Jussi Taufik

Suara USU, Medan. Tim SHIELD Universitas Sumatera Utara (USU) berhasil meraih Gold Award pada ajang Virtual International Competition of Creative and Innovation Idea (VICCI) 2026 yang diselenggarakan oleh MNNF Network Malaysia dan Goi Peace Foundation Jepang. Kompetisi internasional ini memiliki enam kategori perlombaan, yaitu Science, Engineering, Health, Technology, Tourism, dan Business. Ajang perlombaan VICCI 2026 tersebut berlangsung pada bulan Mei, dan puncak pengumuman kejuaraan atau awarding dilaksanakan pada tanggal 20 Mei 2026.

Tim SHIELD beranggotakan dua mahasiswa Universitas Sumatera Utara (USU), Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Program Studi Fisika, yaitu Aditya Sarewanen Syahputra dan Diaz Theofaldo Hutabarat. Selain itu, tim SHIELD juga berkolaborasi dengan mahasiswa dari Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU), Muhammad Nafis.

Dalam wawancara melalui pesan WhatsApp pada Rabu (12/08), salah satu anggota SHIELD, Aditya Sarewanen Syahputra, menjelaskan inovasi yang ditawarkan oleh tim mereka.

“SHIELD merupakan inovasi kesehatan, yaitu teknologi pengecekan diabetes menggunakan napas berbasis Machine Learning dan digital tanpa harus menggunakan metode pengambilan darah,” jelasnya.

Aditya juga menambahkan pernyataan sekilas tentang perjalanan kompetisi mereka. Setelah tim SHIELD dinyatakan lolos pada tahap abstrak, mereka dapat lanjut ke tahap berikutnya, yaitu membuat video demonstrasi.

Tidak lepas dari itu, tim SHIELD juga harus melalui berbagai tantangan. Tantangan terbesar yang dihadapi mereka adalah saat membangun model Machine Learning, pengeditan video demonstrasi inovasi, serta mencari literatur yang tervalidasi secara klinis. Namun, di samping itu mereka tetap berusaha untuk melakukan persiapan yang matang sebelum menuju seleksi final.

“Tim kami mempersiapkannya dengan benar-benar memahami panduan lomba dan mencari tahu kriteria pemenang seperti apa yang diinginkan oleh penyelenggara,” ujar Aditya.

Membersamai perjalanan kompetisi tim SHIELD, pihak dosen maupun kampus turut memberikan dukungan. Tim SHIELD dapat menggunakan fasilitas dari pihak USU untuk keperluan latar belakang pada video demonstrasi dan bantuan dana pendaftaran dari pihak UMSU.

Di akhir wawancara, Aditya mewakili tim SHIELD menyampaikan pesannya untuk mahasiswa/i yang memiliki ide atau inovasi tetapi masih takut untuk memulainya. Ia menyebutkan bahwa konsistensi dan komitmen merupakan hal yang harus dimiliki seseorang ketika mempunyai sebuah mimpi.

“Tentu pada dasarnya Tim SHIELD sendiri tidak dimulai dari hal yang besar. Bagi kami, konsisten dan komitmen adalah hal yang sangat diperlukan ketika kita mempunyai sebuah mimpi,” tegasnya.

“Harapan kami kepada mahasiswa/i yang sekiranya memiliki inovasi ataupun ide bisa mengubah pola pikir dan karakternya agar lebih percaya akan proses dan selalu konsisten dalam berkomitmen, terutama dalam hal akademik,” ujarnya.

Selain itu, Aditya juga berharap ke depannya lebih banyak lagi mahasiswa/i yang ikut andil dalam membangun dan membentuk karakter anak-anak muda yang penuh dengan inovasi agar berkompeten dan dapat bersaing dengan negara lain.

Redaktur: Rifatul Suaidah

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.