Home Buku Menapaki Jalan Perjuangan Berbekal Formula Sukses dari Langkah Sejuta Suluh Merry Riana
Buku

Menapaki Jalan Perjuangan Berbekal Formula Sukses dari Langkah Sejuta Suluh Merry Riana

Share

Oleh: Ruth Jelita Laia

Suara USU, Medan. “Arahkanlah pandanganmu kepada Tuhan, dan dia akan memberimu jalan, tidak semuanya sekaligus, tetapi selangkah demi selangkah. Dan setiap langkah adalah mukjizat.”

Penggalan kalimat tersebut tercantum dalam buku Langkah Sejuta Suluh karya Clara NG. Novel ini merupakan salah satu novel yang cukup populer yang diterbitkan oleh Gramedia Pustaka Utama pada tahun 2014. Novel ini menceritakan tentang kisah perjuangan motivator perempuan terkenal di Indonesia dan Asia. Tebal novel ini mencapai 436 halaman yang di dalamnya menceritakan sebuah kisah inspiratif tentang bagaimana sekelompok anak muda yang tak punya pengalaman dapat memecahkan rekor industri dalam rentang waktu satu tahun.

Kisah ini bermula dari Merry Riana yang merupakan Warga Negara Indonesia yang merantau ke Singapura. Alasan ia merantau pun sederhana: membayar utang-utangnya dan meraih meraih kebebasan finansial. Demi alasan itu dia berjuang sekuat tenaga bekerja dan meraih mimpinya. Tidak mudah, tapi bukan tidak mungkin, begitulah pesan yang hendak disampaikan novel motivasi ini.

Sejalan dengan hal tersebut, di dalam novel ini juga menjelaskan bagaimana dinamika yang dirasakan oleh Merry Riana dalam meraih mimpinya. Mulai dari ketika dia magang, lalu bekerja, pun dalam kegiatan bekerjanya ia mendapatkan diskriminasi karena bukan warga asli Singapura dan tidak mampu berbahasa Mandarin meskipun keturunan Tionghoa ditambah lingkungan kerja yang tidak mendukung. Bahkan ketika berhasil menunjukkan potensi dirinya hingga menjadi sales terbaik di kantornya julukan “Perempuan tak layak jadi manager dan bukan asli  orang sini” masih tetap mengekor di belakang namanya bak jati dirinya.

Merry Riana berhasil menolak tuntas julukan tersebut. Hal ini terbukti ketika dia berhasil dan menjadi manager bahkan pada akhirnya membentuk perusahaannya sendiri dan merekrut orang-orang untuk bekerja. Kerja kerasnya mematahkan anggapan bahwa perempuan tidak layak jadi manager.

Bila kita telisik lebih jauh, buku ini  menjadi salah satu buku yang cukup menampar anak muda tentang perjuangan. Banyak sekali anak muda yang mudah menyerah karena suatu hal, merasa bahwa tidak ada jalan keluar. Namun, luar biasanya buku ini mempertegas bahwa segala kesuksesan beliau tidak akan pernah diraih tanpa melibatkan Tuhan. Dalam hampir setiap bab rasanya kita diajak untuk berbenah bahwa setiap kesuksesan adalah anugerah yang diberikan Tuhan dan kegagalan adalah kerinduan Tuhan untuk kita tetap berjuang dan lebih dekat padanya.

Dari perspektif psikologi, novel ini terkesan cukup memberikan perasaan yang bergejolak bagaimana Merry Riana pernah gagal, pernah hampir menyerah, tetapi ia memutuskan untuk tidak berhenti semudah itu. Proses penerimaan diri yang tak mudah, penghargaan pada diri atas kegagalan yang ada, keyakinan untuk tetap maju meskipun tak ada harapan apabila dipikirkan, kepercayaan pada Tuhan, pun pada akhirnya kesuksesan yang tak melupakan asalnya. Semua perasaan itu dicampur menjadi satu inti yaitu harapan.

Dalam buku ini menjelaskan bahwa empat hal yang dibutuhkan oleh seseorang untuk hebat terlebih pada bidang bisnis. Mereka menyingkatnya dengan KASH. KASH kepanjangan dari knowledge (pengetahuan), attitude (sikap mental), skill (keterampilan), dan habit (kebiasaan).

Pada akhir buku ini Merry Riana membagi lima (5) formula untuk bisa sukses yaitu: Pertama, berani ambil langkah pertama. Poin ini menegaskan bahwa tidak ada yang memastikan kalau ikut bertanding pasti ada kemenangan, tetapi kalau kita tidak ikut pertandingan sudah dipastikan kita akan menemukan kemenangan. Kedua, lakukanlah dengan konsisten, baik ketika masih bergerak lambat maupun sudah melaju cepat. Sebuah pengingat bagi kita di mana bahwa di masa-masa sulit, kita bisa semakin kuat. Namun di saat kita berada pada masa yang enak dan nyaman, disitu kita kemungkinan jatuh. Mengapa? Jawabannya adalah karena kita lengah. Hal ini menunjukkan bahwa untuk menjadi sukses dan bergerak cepat bukan berarti kita harus bekerja habis-habisan, tetapi kita harus tetap bertumbuh dan belajar.

Formula ketiga ialah kenali dan maksimalkan talent ( bakat) dan passion (panggilan jiwa). Pada akhirnya, kita harus menemukan kekuatan utama kita dan harus dimaksimalkan tentunya.  Apabila kedua hal ini dapat digabungkan maka kesuksesan bisa selangkah lebih dekat. Keempat, tim yang hebat akan selalu mengalahkan individu yang hebat. Apabila bekerja dalam tim perlulah kepercayaan antara rekan setim dan kerja sama agar hasilnya lebih cepat dan baik.

Terakhir, formula kelima adalah tidak  pernah menyerah. Dalam hidup, seseorang harus berani menghadapi kegagalan. Kegagalan diselesaikan dengan bekerja lebih giat dan mengubah taktik. Sejalan dengan hal itu disebutkan dalam sebuah kalimat dalam buku: “Pada setiap kegagalan, terciptalah putus asa. Yang paling penting untuk diingat bukanlah kegagalannya, tapi kemampuan untuk berhasil bangkit lagi dari kegagalan itu“

Pada akhirnya, Langkah Sejuta Suluh bukan sekadar novel tentang motivasi belaka melainkan berbicara tentang perjuangan nyata seseorang yang terus melibatkan Tuhan dalam perjalanan hidupnya dan tidak pernah menyerah pada seribu kegagalan di jalannya. Keberanian untuk bangkit dan keyakinan pada diri sendiri adalah aspek indah yang tersirat dalam buku ini.

Redaktur: Romaito Margareta Saruksuk

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.