Reporter: Putri Adliani Sianturi
Suara USU, Medan. Universitas Sumatera Utara (USU) melaksanakan pembekalan bagi mahasiswa peserta program Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) 2024 yang berlangsung pada Kamis (12/9). Kegiatan pembekalan kali ini diselenggarakan secara daring melalui platform zoom dan live streaming Youtube.
Mahatir Muhammad, S. Farm., M. Si., Apt selaku Manajer Pengkajian dan Pengembangan Pendidikan USU, dalam sambutannya menekankan bahwa sistem rekognisi dalam hal penginputan mata kuliah akan dilakukan di awal. Mahasiswa yang telah melaksanakan program KKNT USU akan mendapatkan rekognisi mata kuliah sebesar 10-20 SKS. Dan tidak boleh kurang dari 10 SKS karena ini merupakan bagian program MBKM yang akan mendorong target Indikator Kinerja Utama 2 (IKU2) USU.
“Trigger dari dulu adalah selalu rekognisi. Jadi sekarang sudah ada sistemnya rekognisi di awal, dimana di awal itu program studi sudah menginputkan nama-nama mata kuliah mahasiswa bersangkutan. Setelah program selesai, tidak ada lagi yang mencari matkul mana yang mau direkognisi”, ungkap Mahatir.
Kemudian pembekalan diisi dengan materi yang nantinya menjadi pedoman mahasiswa ketika berada di desa tujuan, mencakup teknis pelaksanaan KKNT, larangan peserta KKNT, syarat proposal dan sistematika penulisan proposal, luaran yang harus dihasilkan peserta KKNT, serta sistem penilaian.
Ketua KKNT USU 2024 Dr. Zulfan S.S., M.Hum mengungkapkan tantangan dan alasan perpanjangan pendaftaran KKNT hingga berdampak pada molornya waktu keberangkatan. “Mahasiswa yang tidak lolos dari program MBKM lain mendaftar di KKNT, membuat kami harus terus menunggu dan memperpanjang pendaftaran berkali-kali. Sebenarnya kemarin saya sudah memaksakan kalian berangkat saja mau 300 orang, 400 orang. Tapi kan bukan itu niat baik MBKM. Kami ingin mengejar peningkatan IKU2 USU supaya terus meningkat jumlah peserta. Makanya data terus bertambah dan berdampak pada molornya waktu keberangkatan. Ini adalah resiko pengelolaan KKNT karena program ini dipilih sebagai cadangan bagi beberapa mahasiswa. Hal ini menyebabkan kesulitan dalam memproses data kelulusan, bahkan menyebabkan kesalahan dalam tabulasi data akibat terus meningkatnya jumlah peserta”, jelas Zulfan.
Proses pendaftaran program KKNT diperpanjang hingga 16 September 2024. Tim KKNT USU berharap proses keberangkatan yang dijadwalkan pada 25 September 2024 mendatang bisa berjalan lancar tanpa penundaan lebih lanjut.
Dengan pembekalan ini, diharapkan peserta dapat lebih siap dalam menghadapi tantangan di lapangan dan mampu memberikan solusi ataupun inovasi bagi masyarakat desa di daerah tujuan KKNT dengan menjunjung tinggi etika sopan santun.
Redaktur: Khalda Mahirah Panggabean
Leave a comment