Home Kabar Kampus Tim Agak Laen USU Raih Juara 1 Pada Java Business Competition
Kabar Kampus

Tim Agak Laen USU Raih Juara 1 Pada Java Business Competition

Share

Reporter: Nelly Nadezda Berzanti Novna

Suara USU, Medan. Tim Agak Laen Universitas Sumatera Utara (USU) berhasil meraih Juara 1 kategori Business Plan Competition dalam 15th Java Business Competition 2026 yang diselenggarakan oleh UKM SEARCH Telkom University Bandung pada 1 Juli–27 September 2026. Tim tersebut membawa inovasi bisnis Nailoop yang mengolah limbah plastik menjadi produk press-on nails dengan dukungan teknologi Artificial Intelligence (AI) Size Scanner dan Virtual Try-On.

Tim terdiri dari Cinta Amaliah dari Program Studi Sastra Inggris, Raisa Irdina Shakila dari Program Studi Sastra Inggris, Yuna Dhuha Shabrina dari Program Studi Teknologi Informasi, Rizky Atharsyah Nasution dari Program Studi Akuntansi, dan Irvana Armadina dari Program Studi Manajemen. Tim tersebut mengusung konsep circular economy. Konsep ini diterapkan dengan memanfaatkan limbah plastik agar kembali memiliki nilai guna dan nilai ekonomi.

Dalam kompetisi tersebut, tim didampingi oleh Mutia Fitri Chania, S.E., M.Si., selaku dosen pendamping, serta Dany Perdana Sitompul, S.T., M.M.

Nailoop dikembangkan dari persoalan limbah plastik dan meningkatnya tren nail art di kalangan anak muda. Selain menggunakan limbah plastik sebagai material press-on nails, Nailoop menghadirkan AI Size Scanner untuk membantu konsumen menentukan ukuran kuku dan Virtual Try-On untuk melihat tampilan nail art sebelum membeli.

Salah satu anggota tim, Irvana Armadina, menyampaikan bahwa keunggulan Nailoop terletak pada perpaduan konsep keberlanjutan, teknologi, dan personalisasi yang mereka tawarkan.

“Menurut kami, keunggulan utama Nailoop terletak pada bagaimana kami menggabungkan sustainability dengan teknologi dan personalisasi,” ujar Irvana Armadina

Kompetisi berlangsung melalui beberapa tahapan, mulai dari tahapan seleksi, pengumpulan Business Model Canvas (BMC), semifinal, pengumpulan proposal bisnis, hingga final yang digelar secara luring di Telkom University, Bandung. Pada babak final, Tim Agak Laen mempresentasikan Nailoop dalam bahasa Inggris di hadapan dewan juri dan finalis lainnya.

Untuk menghadapi setiap tahapan, anggota tim membagi tugas dalam riset pasar, pengembangan konsep bisnis, analisis keuangan, strategi pemasaran, desain, dan pengembangan situs web. Persiapan tersebut dilakukan di tengah kesibukan perkuliahan, penyusunan proposal skripsi, pekerjaan paruh waktu, dan tanggung jawab sebagai asisten laboratorium.

Pada semifinal, Tim Agak Laen sempat berada di peringkat ke-12 dari 20 tim. Setelah melalui proses seleksi, mereka berhasil masuk lima besar dan melaju ke babak final.

Kendala pendanaan juga menjadi tantangan karena tahap final mengharuskan peserta hadir langsung di Bandung. Setelah mengusahakan berbagai cara, tim akhirnya dapat berangkat meskipun tidak dalam formasi lengkap.

“Kami belajar bahwa kita tidak selalu tahu sejauh apa kemampuan kita sampai kita benar-benar mencoba,” tutur Irvana.

Setelah meraih Juara 1, Tim Agak Laen berharap Nailoop dapat dikembangkan menjadi bisnis nyata. Mereka juga membuka peluang kerja sama dengan investor dan pelaku industri untuk mengembangkan produk, teknologi AI Size Scanner, dan Virtual Try-On, sekaligus menguji respons pasar.

Bagi Tim Agak Laen, kemenangan tersebut menjadi langkah awal untuk mengembangkan Nailoop sebagai bisnis yang memadukan kecantikan, teknologi, dan keberlanjutan.

Redaktur: Erni Yuli Simatupang

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.