
Reporter: Debora Gracia Nauli Siregar dan Frianka Raya
Suara USU, Medan. Final Competition dan Awarding Day CodeFest 001 Universitas Sumatera Utara (USU) resmi digelar pada Sabtu (10/5/2025) di Aula Prof. Dr. Suhadji Hadibroto, Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) USU. Kegiatan ini merupakan puncak dari rangkaian kompetisi berskala nasional yang diinisiasi oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Ilmu Komputer dan Teknologi Informasi (Fasilkom-TI) USU.
Sebanyak 341 peserta yang terbagi dalam 155 tim dari 20 provinsi, 41 universitas, dan 39 sekolah mengikuti ajang ini. Mereka berkompetisi dalam enam kategori lomba, yakni Poster, Desain UI/UX, Karya Tulis Ilmiah (Scientific Paper), Esai, Senior Competitive Programming, dan Junior Competitive Programming.
Acara dihadiri oleh tokoh-tokoh penting, seperti Wakil Dekan I Fasilkom-TI USU Dr. Mohammad Andri Budiman, S.T., M.Comp.Sc., M.E.M., Ketua BEM USU, Ketua BEM Fasilkom-TI USU, serta jajaran dewan juri profesional dari berbagai latar belakang. Dalam sambutannya, Dr. Andri menekankan pentingnya kolaborasi dan inovasi dalam pengembangan diri mahasiswa. Ia juga menegaskan bahwa aktivitas organisasi bukanlah penghalang bagi pencapaian akademik. “Kita memilih tantangan bukan karena mudah, tetapi karena itu menantang,” ujarnya mengutip pernyataan inspiratif.
CodeFest 001 mengusung tema “Empowering the Future through Innovation and Collaboration”, yang mencerminkan semangat untuk membangun generasi masa depan yang kompetitif di bidang teknologi informasi. Ketua Panitia CodeFest 001, Putera Nami Shiddieqy, menyatakan bahwa tujuan utama kegiatan ini adalah menyediakan ruang bagi generasi muda untuk mengasah kemampuan praktis dan akademik mereka.
“Kami ingin menciptakan wadah bagi mereka yang ingin menyalurkan potensi dalam competitive programming, desain UX, serta call for paper yang mencerminkan sisi akademis,” ujar Putera dalam wawancara terpisah.
Persiapan kegiatan dimulai sejak Desember 2024, dengan pembentukan struktur panitia inti, disusul perekrutan anggota pada Januari 2025. Pada Februari, panitia mulai mengintensifkan koordinasi dan menjalin kemitraan dengan media. Rangkaian bootcamp dilaksanakan Maret lalu, dengan 31 peserta yang mengikuti tiga jalur pembelajaran: penulisan ilmiah, competitive programming, dan desain poster UI/UX. Babak penyisihan berlangsung selama April.
Sebagai kegiatan perdana berskala nasional, tantangan besar dihadapi panitia, mulai dari perancangan sistem pendaftaran hingga strategi branding. Namun, kerja keras tersebut terbayar dengan tingginya partisipasi dan respons positif dari peserta. “Meskipun banyak yang harus kami bangun dari nol, kami bangga melihat antusiasme peserta dari berbagai daerah,” tambah Putera.
Acara dibuka dengan penampilan budaya dari tim tari Lunaris, disusul menyanyikan lagu Indonesia Raya, dan sambutan dari sejumlah tamu undangan. Seluruh rangkaian berlangsung meriah dan inspiratif.
CodeFest 001 ditutup dengan penampilan spesial, penyampaian kesan dan pesan oleh peserta, serta pengumuman pemenang dari masing-masing kategori lomba. Acara ditutup dengan sesi foto bersama sebagai bentuk apresiasi atas pencapaian para finalis.
Melalui kegiatan ini, Fasilkom-TI USU berharap dapat memberikan kontribusi konkret bagi pengembangan sumber daya manusia di bidang teknologi informasi, sekaligus memperkuat fondasi menuju Indonesia Emas 2045. Di tengah kondisi tech winter pascapandemi, panitia berharap ajang ini mampu memacu semangat belajar dan meningkatkan kualitas diri peserta.
Redaktur: Jesika Yusnita Laoly
Leave a comment