Home Puisi Di Belakang Sana
PuisiSastra

Di Belakang Sana

Share
Ilustrator: Priyanka Az Zahra

Oleh: Sella Ramadani

Menyusuri jalanan tanpa henti

Belum mengerti, ke mana ia bisa pergi

Melangkah sendiri, meraba dan mencari

Jalanan pun terus ditapaki dan disusuri

 

Kadang kala hanya helaan napas yang mengalir

Lamat-lamat semuanya terasa melambat

Memaksa keadaan untuk segera memberi

Egois rasanya untuk memaksa segalanya segera terpatri

 

Tapi bagaimana aku bisa?

Rasanya sudah terlalu jauh kaki ini melangkah

Tanpa arah, tanpa tujuan

Semua terasa fatamorgana

 

Kelam, gelap, kelabu, yang dirasa

Menggebu-gebu ingin cepat sampai

Namun rasanya tak elok jika gusar memaksa

Baiknya memang bersabar

 

Menanti semesta memberi kabar

Layaknya memang tetap dikejar

Terus mengusahakan tanpa memburu agar sampai tujuan

Meski jauh…

 

Jauh sekali kaki ini harus mencapai hal yang belum pernah sebelumnya

Bukan berarti menyerah

Bukan berarti putus asa

Bukan pula terburu-buru untuk bisa

 

Rasanya, ini sudah terlalu lama

Seakan ini sudah bukan hal yang biasa

Aku tak tahu bagaimana

Layar lebar di depan sana seakan mengejek

 

Seakan semuanya telah sampai di ‘sana’

Seolah aku

Bak hanya ragaku,

yang tersisa sendirian…

Redaktur: Fatimah Roudatul Jannah

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Related Articles