Puisi

Resah

Share

Oleh: Tesalonika

Gelap menyelimuti negeri
Harga mencekik isi bumi
Asap menenggelamkan mentari
Racun tersaji, dibalut janji 

Sukar, tiada lapang
Bersuara, kian terbungkam

Bukankah kalian yang dahulu mengemis suara ini?

Kini, nestapa merengkuh seluruh negeri
Menyisakan kekecewaan yang mendekap diri.

Ke mana harus mengadu?
Ke mana wakil suara itu?

Kau duduk di singgasana,
sedang kami memeluk luka

Ke mana sudah ikrar yang dahulu bersemayam?
Apakah telah menguap bersama dusta yang menjelma?

Bukankah ini negeri yang kaya?
Lalu mengapa kami diselimuti derita?

Tidakkah kami layak untuk didengar…
Berhak untuk diperhatikan…

Redaktur: Muhassanah Nasution

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Related Articles