
Reporter: Theresia Arta Nauli Sidabalok
Suara USU. Medan. Tim mahasiswa Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Sumatera Utara (USU) meraih prestasi membanggakan di kancah internasional. Dalam ajang International Microbiology Quiz Competition (IMICROBE) 2025 yang diselenggarakan oleh Universitas Sains Islam Malaysia (USIM), tim FK USU berhasil meraih juara II, mengungguli puluhan peserta dari empat negara.
Kompetisi ini diikuti oleh 29 tim dari Malaysia, Singapura, Thailand, dan Indonesia. Sejumlah universitas ternama turut berpartisipasi, termasuk National University of Singapore (NUS), Nanyang Technological University (NTU), Mahidol University, serta Universiti Malaya (UM). USU menjadi satu-satunya tim dari Indonesia yang berhasil menembus babak final, bersaing langsung dengan tim unggulan dari NUS dan NTU.
IMICROBE 2025 digelar pada 17 Mei 2025 di Faculty of Medicine and Health Sciences, USIM. Materi lomba mencakup berbagai bidang mikrobiologi, seperti bakteriologi, virologi, mikologi, imunologi, hingga penyakit infeksius.
Tim FK USU diwakili oleh empat mahasiswa, yaitu Nicholash Marcolius Sutanto, Enrico Franditho Sihombing, Yuni Harus Marsella, dan Ruth Maria Situmorang, di bawah bimbingan Dr. dr. Sri Amelia, M.Kes. Persiapan dilakukan intensif selama satu setengah bulan, termasuk sesi bimbingan dua kali seminggu serta simulasi try out setiap akhir pekan.
“Ini adalah kali pertama FK USU mengikuti IMICROBE. Kami benar-benar buta terhadap sistem dan alur kompetisi. Itu tantangan terbesar kami,” ungkap Enrico, salah satu anggota tim. Ia juga menjelaskan bahwa padatnya jadwal akademik menjadi kendala tersendiri. “Kami harus menghadapi UTB, pre-test, post-test, bahkan jaga malam. Tapi kami tetap berusaha saling menyesuaikan.”
Kompetisi terdiri atas tiga tahap: Explorace (ronde interaktif yang menekankan kekompakan dan kecepatan berpikir), group test (60 soal pilihan ganda dan 150 soal benar/salah dalam 30 menit), serta Viva Quiz (babak final berupa kuis lisan di hadapan juri).
Setelah melalui persaingan ketat, tim FK USU berhasil keluar sebagai juara kedua, di bawah NUS sebagai juara pertama dan NTU di posisi ketiga.
“Usaha kami terbayar. Yang paling berkesan, kami bisa menjalin koneksi dengan mahasiswa dari berbagai negara,” ujar salah satu anggota tim.
Prestasi ini menjadi bukti bahwa Fakultas Kedokteran USU tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mampu bersaing di tingkat global. Tim menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Dr. dr. Sri Amelia, M.Kes., atas bimbingan dan dukungan konsisten selama masa persiapan.
Redaktur: Jesika Yusnita Laoly
Leave a comment