Home Sastra Mimpi Sejuta Batu
Sastra

Mimpi Sejuta Batu

Share

Penulis: Putri Aisyah Silalahi

Di bawah langit yang tinggi, aku hanya batu

Terpaku di bumi, menatap biru yang tak tersentuh

Dalam diam, ku bertanya, mungkinkah ada tuju

Bagi diriku yang terbatas, namun mimpiku terpeluh?

 

Ku saksikan awan berarak, menari lembut di angkasa

Sedang aku di sini, tak mampu bergerak meski penuh asa

Langit tampak jauh, bagai impian yang hampir sirna

Namun di hati, harapan masih menyala, tak kan pudar binasa.

 

Kata mereka, batu tak bisa terbang

Namun siapa yang tahu batas mimpiku yang mengembang?

Jika ku hanya menunggu, pasti takkan ada riang

Namun jika ku berusaha, mungkin ada jalanku yang terang.

 

Setiap detik, setiap malam, ku mimpi terbang tinggi

Menggapai langit, meski dengan sayap yang rapuh dan ngeri

Di balik kerasnya diriku, ada hati yang menanti

Untuk melintasi batas, meski hanya sekali.

 

Batu yang kaku, namun mimpinya seluas langit biru

Tak peduli mustahil, tak peduli dingin waktu

Karena dalam hatiku, ada api yang takkan layu

Mimpi ini, meski sulit, akan tetap ku tuju.

 

Benarkah mustahil bagi diriku, seorang batu

Menggapai dirimu, si langit yang megah nan jauh?

Mungkin tak ada jawaban, hanya waktu yang tahu

Namun hingga saat itu tiba, mimpi ini tetap ku bawa, tak kan luruh.

 

Redaktur: Duwi Cahya

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.