Home Kabar Nasional Dukung CKG, Wapres Gibran Tinjau Layanan Kesehatan di Sigompul
Kabar NasionalKabar SUMUT

Dukung CKG, Wapres Gibran Tinjau Layanan Kesehatan di Sigompul

Share
Sumber: Dinas Kominfo Sumut

Reporter: Yolanda Febriana Sinaga

Suara USU, Medan. Wakil Presiden Republik Indonesia (Wapres) Gibran Rakabuming Raka menegaskan bahwa pemerintah terus berupaya memperluas akses layanan kesehatan hingga ke daerah terpencil melalui program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di puskesmas. Pernyataan tersebut disampaikannya saat mengunjungi Puskesmas Sigompul, Desa Pargaulan, Kecamatan Lintong Nihuta, Sumatera Utara, pada kunjungan keduanya. Turut hadir Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, yang mendampingi Wapres dalam peninjauan lapangan.

Dikutip dari Tempo.co, program CKG yang digagas Kementerian Kesehatan dirancang mengikuti siklus kehidupan masyarakat dalam tiga bagian utama, yakni CKG ulang tahun, CKG sekolah, serta CKG khusus untuk ibu hamil dan balita. CKG ulang tahun mencakup pemeriksaan kesehatan bagi anak berusia 0–6 tahun dan masyarakat berusia 18 tahun ke atas. Pemeriksaan ini dapat dilakukan di puskesmas dan klinik yang telah bekerja sama dengan program tersebut.

Tes yang dilakukan dalam program CKG cukup beragam, termasuk skrining defisiensi hormon, deteksi penyakit jantung bawaan, tes gizi, pemeriksaan telinga, mata, dan tekanan darah. Pada orang dewasa dan lansia, tes difokuskan pada risiko stroke, penyakit jantung, kanker, serta kesehatan mental dan fisik.

“Deteksi dini menjadi kunci dalam mencegah penyakit agar tidak berkembang menjadi kondisi yang lebih serius,” tegas Wapres, seperti dikutip dari AntaraNews. Ia menekankan pentingnya peningkatan sosialisasi agar manfaat program dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat. Gibran juga mengajak seluruh aparat pemerintah daerah dan tenaga kesehatan untuk bersama-sama mempromosikan CKG kepada warga desa.

Meskipun program CKG telah dibuka untuk umum sejak 10 Februari hingga 1 Mei 2025, antusiasme warga di Kabupaten Humbang Hasundutan masih tergolong rendah. Data dari Puskesmas Sigompul mencatat hanya 62 orang yang mengikuti layanan Cek Kesehatan Gratis selama periode tersebut, atau rata-rata dua hingga tiga pasien per hari.

“Sejumlah kendala seperti keterbatasan tenaga medis dan infrastruktur, termasuk jaringan internet yang belum stabil, masih menjadi tantangan di lapangan,” ujar Kepala Puskesmas Sigompul, Yuhelen Sidabutar, kepada Wapres Gibran Rakabuming Raka di UPTD Puskesmas Sigompul, seperti dikutip dari Diskominfo Provsu.

Wapres berharap kunjungan ini menjadi langkah awal untuk memperluas jangkauan program CKG ke lebih banyak daerah, khususnya wilayah di luar Pulau Jawa. Ia menegaskan pentingnya menjangkau masyarakat yang tinggal jauh dari pusat layanan kesehatan.

Dengan kehadiran program ini, diharapkan pemerataan layanan dasar kesehatan tidak lagi menjadi sekadar slogan, melainkan benar-benar dirasakan oleh masyarakat di pelosok. Pemerintah juga berencana melakukan evaluasi berkala serta meningkatkan pelatihan bagi petugas agar kualitas layanan terus meningkat dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat.

Redaktur: Merry Agnus Dei Gultom

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.