Reporter: Kyra Muzzayanah Jussi Taufik
Suara USU, Medan. Mahasiswa Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), Universitas Sumatera Utara (USU), Ahmad Syukri Siregar, meraih peringkat pertama pada Olimpiade Sains Tingkat Nasional Genius Independence Olympiad (GENIO) 2026 bidang Pengetahuan Umum dan Bahasa Inggris. Kompetisi tersebut diselenggarakan oleh Sainfes Nasional pada 10 Juli–26 Agustus 2026.
GENIO merupakan kompetisi tingkat nasional yang dapat diikuti oleh mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi. Setiap peserta dapat mengikuti bidang Bahasa Inggris, Pengetahuan Umum, Matematika, dan Biologi. Kompetisi ini terdiri atas tiga tahapan, yaitu seleksi administrasi, babak penyisihan, dan babak final.
Dari sejumlah bidang yang tersedia, Ahmad memilih Pengetahuan Umum dan Bahasa Inggris untuk diikuti dalam kompetisi tersebut. Pilihan itu didasarkan pada minat dan kompetensi yang dimilikinya.
“Tiap peserta bisa mengikuti semua bidang Olimpiade. Namun, dalam hal ini saya lebih memilih bidang yang sesuai dengan minat dan kompetensi saya, yaitu Bahasa Inggris dan Pengetahuan Umum,” tuturnya.
Dalam mempersiapkan diri menghadapi kompetisi, Ahmad mempelajari materi yang berkaitan dengan bidang yang diikutinya. Ia juga memanfaatkan sejumlah cara untuk mengasah kemampuan sebelum mengikuti tahapan kompetisi.
“Persiapan saya tentunya terus belajar, baik dari materi perkuliahan yang kebetulan pernah saya masuki yaitu TOEFL preparation, mencoba tryout bahasa Inggris, diskusi dengan Al untuk membuat simulasi tanya jawab tentang pengetahuan umum, serta memperbanyak literasi tentang informasi- informasi umum yang tersebar di media sosial,” ujarnya.
Di tengah persiapan tersebut, Ahmad menghadapi tantangan dalam membagi waktu dan menjaga kondisi mental. Kesibukannya menyelesaikan skripsi membuat tekanan yang dihadapi lebih besar dibandingkan semester-semester sebelumnya.
“Tantangan terbesar saya dalam mengikuti perlombaan ini adalah pembagian waktu dan mental. Melihat saat ini saya sudah memasuki fase skripsian, jadi tekanannya itu bertambah dibanding semester-semester sebelumnya,” jelasnya.
Selama mengikuti kompetisi, Ahmad juga memperoleh dukungan dari pihak kampus dan dosen, terutama dalam proses administrasi. Apresiasi atas pencapaiannya turut disampaikan melalui akun Instagram Program Studi Manajemen FEB USU.
“Pihak kampus dan dosen pembimbing saya sangat mendukung selama proses ini, terutama dalam sisi administrasi hingga memberikan apresiasi melalui akun media sosial Instagram Prodi Manajemen FEB USU,” ungkapnya.
Di akhir wawancara, Ahmad berharap pencapaiannya dapat mendorong mahasiswa yang memiliki kemampuan akademik untuk berani mengembangkan potensi dan mengikuti berbagai kompetisi.
“Harapan saya, teman-teman gak usah takut untuk memulai. Tepis semua keraguan yang muncul di diri kalian. Karena saat kalian mencoba untuk melakukan sesuatu, kemungkinan hasilnya ada dua, yaitu berhasil atau gagal, namun mendapatkan insight berupa evaluasi untuk perbaikan di kompetisi selanjutnya. Tetapi, jika kalian tidak pernah berani untuk mencoba, kalian tidak akan mendapat apa-apa. Jadi, ayo tetap semangat untuk terus memaksimalkan potensi yang ada di dalam diri kita,” tegasnya.
Redaktur: Erni Yuli Simatupang
Leave a comment