Reporter: Ruth Jelita Laia dan Siti Farhatun Nafis Azhari
Suara USU, Medan. Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Fakultas Farmasi Universitas Sumatera Utara (USU) 2026 resmi dilaksanakan di Aula Lantai 2 Fakultas Farmasi USU, Rabu (12/8/2026). Sebanyak 176 mahasiswa baru Fakultas Farmasi mengikuti rangkaian PKKMB yang berlangsung selama tiga hari, mulai 12 hingga 14 Agustus 2026.
Setelah mengikuti rangkaian PKKMB tingkat universitas di Lapangan Kembar, kegiatan PKKMB tingkat fakultas dilanjutkan pada pukul 10.00 WIB. Tahun ini, PKKMB Fakultas Farmasi USU mengusung tema METAMORPH, yaitu Motivating Excellence Through Adaptation, Transformation, Opportunity, Resilience, and Professional Harmony. Tema tersebut diangkat untuk mendorong mahasiswa baru agar dapat bertumbuh dan berkembang selama menjalani kehidupan perkuliahan.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan oleh MC dan pemutaran video profil fakultas untuk memperkenalkan lingkungan Fakultas Farmasi kepada mahasiswa baru. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sambutan Ketua PKKMB Fakultas Farmasi, Erick Jansen Vasia, serta Ketua BEM, Mohammad Nazib.
Di tengah pelaksanaan kegiatan, sempat terjadi pemadaman listrik. Namun, kondisi tersebut tidak menghambat keberlangsungan acara. Ketua PKKMB Fakultas Farmasi, Erick Jansen Vasia, mengatakan panitia sebelumnya telah menerima informasi soal potensi pemadaman Listrik dan langsung berkoordinasi dengan pihak perlengkapan sebagai antisipasi. “Untungnya koordinasi itu cukup baik, jadi meskipun terjadi pemadaman listrik pun acara PKKMB di hari pertama itu masih berjalan dengan lancar,” ujarnya.
Setelah itu, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan sambutan Kaprodi Farmasi, Bayu Eko Prasetyo, S.Farm., M.Sc., Apt., dan Dekan Fakultas Farmasi USU, Prof. apt. Khairunnisa, S.Si., M.Pharm., Ph.D. Dalam sambutannya, dekan memberikan penjelasan mengenai Fakultas Farmasi, mulai dari visi dan misi hingga berbagai penghargaan yang telah diraih. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan peresmian pembukaan PKKMB Fakultas Farmasi.
Selain pemadaman listrik, koordinasi antara panitia PKKMB tingkat fakultas dengan pihak universitas menjadi salah satu tantangan dalam persiapan kegiatan. Erick mengatakan sejumlah informasi dari pihak universitas terkadang disampaikan secara mendadak dan masih dapat mengalami perubahan. “Koordinasi antara PKKMB fakultas dengan universitas jadi tantangan karena beberapa informasi dari pihak universitas sifatnya mendadak dan belum pasti, sehingga bisa saja berubah sewaktu-waktu.” katanya.
Menurut Erick, kondisi tersebut menjadi bahan evaluasi bagi panitia agar informasi yang diterima dapat dikonfirmasi kembali guna mencegah terjadinya miskomunikasi. “Perlu jadi gambaran evaluasi juga antara kami pihak PKKMB, fakultas dengan pihak universitas untuk memberikan informasi yang valid ataupun mengonfirmasi informasi yang disampaikan itu secara berkali-kali untuk menghindari miskomunikasi,” ujarnya.
Evaluasi juga menjadi salah perhatian panitia selama rangkaian PKKMB berlangsung. Evaluasi dilakukan untuk mengidentifikasi kekurangan, hambatan, maupun kegiatan yang mengalami kendala selama pelaksanaan acara.
Sementara itu, sejumlah mahasiswa baru turut memberikan kesan terhadap pelaksanaan PKKMB. Beberapa di antaranya menilai panitia ramah dan fasilitas kampus cukup lengkap. Di sisi lain, terdapat mahasiswa yang mengaku khawatir akan mengalami kesulitan berbaur dengan teman-teman yang berasal dari berbagai daerah.
Azza Washilah, salah satu peserta PKKMB Fakultas Farmasi, menyebut kebersamaan selama kegiatan di Lapangan Kembar menjadi salah satu hal yang paling menarik baginya. “Kalau menurut saya yang menarik itu yang di Lapangan Kembar, duduk bersama, apalagi pengalaman hujan, ngerasainnya bersama,” ujarnya. Sementara itu, Ririn Aqilah Inayah berharap dapat menjalani perkuliahan dengan baik hingga lulus tepat waktu dengan hasil yang memuaskan serta dapat mengabdi kepada masyarakat.
Mengusung tema METAMORPH yang bermakna perubahan, Erick berharap mahasiswa baru tidak hanya menjadikan Fakultas Farmasi sebagai tempat untuk belajar dan mengenal lingkungan baru, tetapi juga sebagai wadah untuk mengembangkan diri.
“Melalui tema METAMORPH, kita bisa mengartikan bahwa diambil dari kata metamorfosis, artinya perubahan. Jadi kami ingin menyampaikan kepada mahasiswa barunya bahwa mahasiswa di sini yang baru memasuki Fakultas Farmasi itu bukan hanya menjadikan Fakultas Farmasi itu tempat belajar atau sekadar mengenal atau mencari pergaulan baru,” tuturnya.
Ia berharap mahasiswa baru dapat menjadikan masa perkuliahan sebagai kesempatan untuk menjadi pribadi yang lebih baik sekaligus menorehkan prestasi yang dapat membawa nama baik Fakultas Farmasi USU.
Hal serupa juga ditegaskan oleh Prof. apt. Khairunnisa, S.Si., M.Pharm., Ph.D. selaku Dekan Fakultas Farmasi USU berharap setiap mahasiswa dapat menjadikan Fakultas Farmasi sebagai wadah bagi mahasiswa agar dapat menjadi orang yang lebih baik dan berprestasi. Tak hanya menekankan aspek akademik, beliau juga mendorong mahasiswa untuk aktif mengikuti berbagai Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM), berpartisipasi dalam berbagai perlombaan, serta menghasilkan inovasi dan penemuan baru yang dapat berkontribusi bagi perkembangan dunia farmasi sekaligus mengharumkan USU.
Sejalan dengan harapan tersebut, Erick berharap kegiatan PKKMB Fakultas Farmasi dapat berjalan dengan lancar serta menjadi langkah awal bagi mahasiswa baru untuk mengenal lingkungan perkuliahan, mengembangkan potensi diri, mempersiapkan diri menjadi mahasiswa yang aktif dan berkontribusi bagi USU dan negeri.
Redaktur: Romaito Margareta Saruksuk
Leave a comment