Reporter: Siti Farhatun Nafis Azhari
Suara USU, Medan. Sebanyak 32 Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Universitas Sumatera Utara (USU) berpartisipasi dalam UKM Fest yang digelar di Lapangan Kembar USU, Jumat (14/8/2026). Kegiatan tersebut menjadi wadah bagi mahasiswa baru untuk mengenal berbagai UKM sekaligus menyaksikan langsung aktivitas yang ditawarkan masing-masing organisasi.
UKM Fest dibuka sejak pukul 07.00 WIB dengan berbagai stan UKM yang dapat dikunjungi mahasiswa baru maupun mahasiswa aktif USU. Mahasiswa dapat berinteraksi langsung dengan pengurus serta mencoba sejumlah aktivitas yang menjadi ciri khas masing-masing UKM.
Presiden Mahasiswa USU, Angga Al Maaris Harahap, mengatakan UKM Fest diselenggarakan sebagai wadah bagi UKM untuk memperkenalkan organisasinya kepada mahasiswa baru. Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan aspirasi UKM yang sebelumnya belum memperoleh ruang pengenalan secara maksimal dalam rangkaian PKKMB.
“Yang pertama adalah, ini adalah aspirasi kawan-kawan UKM kepada kami BEM Universitas Sumatera Utara agar ada wadah tempat UKM untuk diperkenalkan kepada mahasiswa baru,” ujar Angga.
Angga menjelaskan, pengenalan UKM pada tahun-tahun sebelumnya lebih banyak dilakukan melalui parade sehingga waktu yang diberikan untuk memperkenalkan masing-masing UKM terbatas. Karena itu, UKM Fest tahun ini menghadirkan stan agar mahasiswa baru dapat mengenal UKM secara lebih detail dan interaktif.
Aktivitas yang ditawarkan setiap stan disesuaikan dengan karakteristik UKM masing-masing. Mahasiswa dapat bermain catur, melihat perlengkapan Pramuka, hingga mencoba mendirikan tenda sebagai bagian dari upaya UKM memperkenalkan kegiatannya secara langsung.
Antusiasme mahasiswa mulai terlihat ketika fakultas-fakultas diarahkan menuju Lapangan Kembar sejak sekitar pukul 11.30 WIB. Meski demikian, kedatangan mahasiswa berlangsung bertahap hingga sebagian mahasiswa baru baru tiba menjelang pukul 14.30 WIB.
Salah satu peserta UKM Fest dari Teater O, Bielvasya, mengatakan persiapan stan dilakukan dalam waktu sekitar tiga hari. Meski waktu persiapan terbatas, anggota UKM memanfaatkan kreativitas mereka untuk menyiapkan stan yang menarik perhatian pengunjung.
“Ini persiapannya sangat singkat, jadi ya jadinya seadanya aja. Cuman karena kita UKM di bidang kreatif, alhamdulillahnya orang-orang di sini bisa on the spot langsung create something yang bisa dilihat menarik,” ujar Biel.
Selain stan, Teater O juga menyiapkan monolog dan cosplay untuk memperkenalkan kegiatannya kepada mahasiswa baru.
“Nanti kita ada penampilan monolog dan juga kita ada cosplay. Nanti kita bagiin-bagiin brosur dan lain-lain, kayak memperkenalkan UKM kita lewat cosplayer,” katanya.
Bagi mahasiswa baru, keberadaan berbagai stan memberikan kesempatan untuk menentukan UKM yang sesuai dengan minat dan bidang yang ingin dikembangkan. Aksel Josua Siregar, mahasiswa Program Studi Teknologi Rekayasa Instrumentasi, Sekolah Vokasi USU, mengaku tertarik dengan UKM Robotika karena dinilai relevan dengan bidang studinya.
“Robotika, karena relevan dengan jurusan saya. Jadi, saya yakin bisa berkembang jika bergabung ke sana,” ujar Aksel.
Menurut Aksel, setiap stan yang tersedia memiliki daya tarik masing-masing sehingga pilihan UKM bergantung pada minat mahasiswa baru.
“Semua menarik, Kak, jadi tergantung si maba-nya mau ke mana,” katanya.
Melalui UKM Fest, Angga berharap mahasiswa baru dapat menemukan organisasi yang sesuai dengan minat mereka dan menjadikannya sebagai ruang untuk mengembangkan kemampuan selama masa perkuliahan.
“Semoga dengan diperkenalkannya UKM Fest ini, maba-maba bisa memilih UKM tempat mereka ingin memberikan pengabdian,” ujar Angga.
Redaktur: Lucy Kezia Simarmata
Leave a comment