Home Kabar SUMUT Refleksi Kemerdekaan ke-81, BEM USU Sampaikan Aspirasi Lewat Aksi Demonstrasi
Kabar SUMUT

Refleksi Kemerdekaan ke-81, BEM USU Sampaikan Aspirasi Lewat Aksi Demonstrasi

Share

Reporter: Novia Khairin Zahra dan Raka Rafzan Rasyid

Suara USU, Medan. Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Sumatera Utara (USU) menggelar aksi demonstrasi pada Kamis (20/8) di depan Lapangan Merdeka Kota Medan, Jalan Balai Kota, Kesawan. Aksi bertajuk “Refleksi Kemerdekaan Republik Indonesia” ini membawa 8 tuntutan yang mengangkat berbagai isu nasional.

Adapun tuntutan tersebut, diantaranya:

  1. Mendesak pemulihan penuh pascabencana di Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Nusa Tenggara Timur (NTT).
  2. Menuntut dan mendesak pemerintahan Prabowo-Gibran untuk mengembalikan pendidikan sebagai program prioritas utama nasional demi masa depan bangsa.
  3. Menuntut pemerintah menurunkan dan menjaga stabilitas harga Bahan Bakar Minyak (BBM) serta bahan pokok.
  4. Mendorong pemerataan ekonomi dan pembangunan nasional yang non-Jawasentris, serta mewujudkan transparansi alokasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN)/Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBD) berbasis program prioritas.
  5. Memberhentikan program Makanan Bergizi Gratis (MBG) dan menciptakan program pemenuhan gizi masyarakat yang lebih efektif, efisien, dan tepat sasaran.
  6. Menuntut pemerintah untuk segera mengesahkan RUU Perampasan Aset serta RUU Masyarakat Adat demi kepastian hukum dan keadilan sosial.
  7. Menuntut penghentian represifitas dan intervensi TNI-POLRI dalam ruang sipil, serta menuntut jaminan kebebasan masyarakat dalam menyampaikan pendapat, berkumpul, dan berekspresi.
  8. Menuntut pemerintahan Prabowo-Gibran menepati janji politik untuk membuka 19 juta lapangan kerja melalui kebijakan yang terukur dan berkelanjutan.

Pada pukul 14.00 WIB, massa aksi berkumpul di dapan Sekretaris BEM USU dengan membawa sejumlah spanduk berisikan tuntutan aksi.

Sebelum keberangkatan aksi, Direktur Direktorat Kemahasiswaan dan Kealumnian (Ditmawalumni), Prof. Dr. Ir. Agus Purwoko, S.Hut., M.Si., IPU menjumpai massa aksi untuk memberikan pesan. Prof. Agus berpesan agar pelaksanaan aksi tetap menjaga kode etik dan norma-norma positif.

“Pesan saya, aksi ini menyampaikan suara hati, menyampaikan suara intelektual dan itu ada ruangnya dalam negara kita. Yang penting tetap sampaikan dengan baik, tidak melanggar kode etik sebagai seorang akademisi maupun norma positif yang terkait dengan hukum,” ujarnya.

Massa aksi kemudian bergerak secara bersama-sama pada pukul 14.20 WIB dan tiba di Lapangan Merdeka, pada pukul 15.00 WIB.

Setibanya pada titik aksi, massa aksi langsung membentuk lingkaran dan melangsungkan orasi secara bergantian. Ketua BEM USU, Angga Al Maaris, mengawali aksi dengan pembacaan sumpah mahasiswa. Ia kemudian menekankan bahwa aksi kali ini merupakan bentuk kebaikan yang tidak sia-sia.

“Hari ini, aku sampaikan bahwa jangan pernah ada pikiran pada kawan-kawan bahwa aksi hari ini sia-sia. Tidak ada satu pun kebaikan yang sia-sia. Kebaikan akan menemukan kemenangan pada waktunya,” tegasnya.

Koordinasi aksi, M.Thoriq Al-Fatih, mengungkapkan bahwa alasan aksi kali ini dilaksanakan tidak di depan gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumatera Utara, yakni sebagai bentuk pernyataan mosi tidak percaya kepada pemerintah.

“Aksi kali ini kita lakukan di jalan raya, bukan seperti biasanya di depan gedung DPRD SUMUT sebagai bentuk kekecewaan rakyat Indonesia sebab aspirasi yang disampaikan tidak kunjung direalisasikan” ungkapnya.

Redaktur: Muhassanah Nasution

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.