Home Kabar SUMUT Uji Coba BRT Listrik Mebidang Dimulai, Pemprov Sumut Beri Akses Gratis
Kabar SUMUT

Uji Coba BRT Listrik Mebidang Dimulai, Pemprov Sumut Beri Akses Gratis

Share

Reporter: Nisa Rosanti

Suara USU, Medan. Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, resmi memperkenalkan rute baru angkutan umum massal Bus Rapid Transit (BRT) berbasis listrik pada Rabu (19/8). Langkah awal mewujudkan transportasi publik yang modern, terintegrasi, dan ramah lingkungan di Kawasan Metropolitan Mebidang (Medan-Binjai-Deli Serdang) ini melayani rute Medan-Binjai dan Medan-Lubuk Pakam dengan menyiapkannya sebanyak 30 unit bus listrik.

Dilansir dari diskominfo.sumutprov.go.id, Bobby Nasution menyampaikan bahwa keberhasilan BRT tidak hanya ditentukan dari pembangunan infrastruktur semata. Terdapat faktor penting lain seperti konsistensi pelayanan, ketepatan waktu, keselamatan, serta kemudahan akses bagi masyarakat.

Menurut Gubernur Sumatera Utara, pembangunan transportasi publik merupakan tanggung jawab pemerintah untuk menyediakan pilihan mobilitas yang layak. Guna menekan angka kepemilikan kendaraan pribadi, pemerintah hadir memberikan pelayanan transportasi umum yang nyaman dan berbiaya terjangkau. Program ini ditujukan untuk mengatasi kemacetan, meningkatkan efisiensi waktu tempuh, serta mengurangi polusi emisi karbon.

Berdasarkan data TomTom Traffic Index, tingkat kemacetan di Kota Medan saat ini telah mencapai 54,2%. Artinya, perjalanan yang normalnya ditempuh selama 10 menit dapat memerlukan waktu jauh lebih lama akibat kepadatan lalu lintas. Oleh karena itu, pembangunan transportasi publik dinilai sangat krusial untuk mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap kendaraan pribadi.

Kepala Dinas Perhubungan Sumut, Yuda Pratiwi Setiawan, mengatakan bahwa peluncuran BRT listrik di kawasan Mebidang merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi Sumatera Utara untuk meningkatkan konektivitas serta menyediakan transportasi publik yang modern, aman, terintegrasi, dan ramah lingkungan.

Pada tahap awal, BRT Mebidang masih menjalani uji coba operasional. Dua unit bus listrik mulai dioperasikan untuk pengecekan kesiapan teknis, waktu tempuh, hingga melihat respons masyarakat terhadap rute baru yang dihadirkan.

“Selama masa uji coba, masyarakat bisa menggunakan layanan BRT listrik ini secara gratis,” ujar Kepala Dinas Perhubungan Sumut.

“Operasi penuh ditargetkan mulai 8 Desember 2026 dengan total 30 bus listrik. Armada ini terdiri atas 14 unit untuk Koridor 11 (Teladan-Terminal Lubukpakam), 13 unit untuk Koridor 12 (Simpang Barat-Binjai), dan tiga unit sebagai armada cadangan,” tambahnya.

Setelah beroperasi secara penuh kelak, tarif yang direncanakan adalah sebesar Rp4.300 untuk penumpang umum dan Rp3.000 bagi kategori khusus, seperti pelajar, penyandang disabilitas, serta lanjut usia (lansia).

Jajaran yang turut menghadiri peluncuran BRT Mebidang antara lain Staf Khusus Presiden sekaligus Komisaris Utama PT Blue Bird Bayu Priawan Djokosoetono, Direktur PT Big Bird Pusaka Kresna Priawan Djokosoetono, Ketua Kadin Sumut Firsal Dida Mutiara, Bupati Deli Serdang Asri Ludin Tambunan, Wali Kota Binjai Amir Hamzah, Wakil Wali Kota Medan Zakiyuddin Harahap, Ketua Komisi D DPRD Sumut Timbul Jaya Hamonangan, serta jajaran Forkopimda Sumut dan Deli Serdang.

Redaktur: Rifatul Suaidah

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.