Home Kabar SUMUT Bapenda Kota Medan Hadirkan Pojok PBB di Car Free Day untuk Dekatkan Layanan Pajak ke Warga
Kabar SUMUT

Bapenda Kota Medan Hadirkan Pojok PBB di Car Free Day untuk Dekatkan Layanan Pajak ke Warga

Share
Dokumentasi: Suara USU

Reporter: Ardina Mendrofa, Bella Rossa Simbolon

Suara USU, Medan. Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Medan kembali menghadirkan Pojok Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) di acara Car Free Day (CFD) yang rutin digelar setiap Minggu pagi. Kegiatan yang berlangsung pada Minggu (18/5) ini bertujuan mendekatkan layanan pajak kepada masyarakat sekaligus memudahkan pembayaran pajak bagi warga Kota Medan.

Hendra Asmilan, Katim PBB dan BPHTB Bapenda Kota Medan, menjelaskan bahwa kehadiran Pojok PBB di tengah kegiatan CFD bertujuan menggugah kesadaran masyarakat agar mau membayar pajak, khususnya PBB. “Kita ingin mendekatkan layanan ke masyarakat dengan membuka pojok pelayanan di event-event seperti ini,” ujarnya.

Selain pembayaran PBB, Bapenda bekerja sama dengan Samsat untuk melayani pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB). Namun, karena situasi cukup ramai, petugas Samsat yang seharusnya melayani pembayaran PKB kemungkinan datang terlambat dan harus parkir agak jauh dari lokasi, kata Hendra.

Menariknya, warga juga dapat mengajukan penghapusan denda untuk tunggakan PBB tahun-tahun sebelumnya. “Jadi bukan hanya pembayaran, tapi kita juga buka layanan penghapusan denda di tempat,” tambahnya.

Bapenda terus berupaya meningkatkan kesadaran pajak masyarakat melalui berbagai cara, seperti sosialisasi lewat kecamatan dan kelurahan, media sosial, serta pemberian insentif berupa hadiah dan undian. “Pernah ada warga yang dapat sepeda motor dari undian. Untuk yang bayar lewat QRIS, bahkan bisa dapat souvenir seperti minyak goreng,” jelasnya.

Meski tidak menetapkan target khusus, Bapenda berharap partisipasi warga semakin meningkat. Sebagai perbandingan, tahun lalu tercatat 230 wajib pajak melakukan pembayaran di lokasi CFD dengan total penerimaan sekitar Rp148 juta. Tahun ini, antusiasme masyarakat tetap terlihat meskipun jumlahnya masih berfluktuasi.

Menanggapi masih adanya keraguan sebagian warga dalam membayar pajak, Hendra menekankan bahwa anggapan PBB mahal atau pembayaran yang rumit perlu diluruskan. “Faktanya, PBB tidak selalu naik setiap tahun, dan sekarang kami sudah permudah pembayarannya. Selain di CFD, bisa juga dibayar di Indomaret, Alfamart, hingga secara online lewat QRIS,” jelasnya.

Kegiatan ini mendapat respons positif dari warga. Zaini Munawir, salah satu warga yang turut membayar pajak, menilai layanan pojok pajak sebagai langkah yang praktis dan memudahkan warga. Namun, ia menyoroti kurangnya informasi yang tersebar di masyarakat. “Banyak warga belum tahu bahwa layanan ini tersedia di CFD. Sosialisasi lewat media sosial dan kanal resmi Pemko Medan perlu lebih digencarkan,” ujarnya. Ia juga mengkritik sistem insentif yang hanya diberikan kepada pengguna QRIS. “Pembayar tunai juga layak diapresiasi. Layanan publik seharusnya adil untuk semua,” tegasnya.

Sementara itu, Dedi, warga lainnya, merasa terbantu dengan adanya layanan pajak di akhir pekan. “Kalau hari kerja sulit sempatkan waktu. Di CFD saya bisa sambil olahraga langsung urus pajak,” jelasnya. Ia juga menyoroti pentingnya kehadiran petugas untuk memberikan informasi secara langsung. Dedi melakukan pembayaran melalui QRIS dan mendapat hadiah berupa tumbler serta minyak goreng. Meski puas dengan fasilitas yang diterima, ia berharap ke depannya layanan pajak bisa lebih cepat, mudah dijangkau, dan transparan.

Kehadiran Pojok Pajak di CFD mencerminkan komitmen Pemko Medan dalam mendekatkan pelayanan publik ke tengah masyarakat. Meski demikian, masih terdapat sejumlah tantangan yang perlu dibenahi, seperti kurangnya pemerataan sosialisasi, ketimpangan pemberian insentif, hingga perlunya pelayanan yang lebih inklusif. Inovasi seperti ini akan lebih efektif jika disertai edukasi yang berkelanjutan, komunikasi yang merata, serta perlakuan yang adil bagi seluruh wajib pajak tanpa membedakan metode pembayaran yang digunakan.

Redaktur: Annisya Putri Anggraini

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.