Home Kabar Kampus PKKMB Fakultas Pertanian USU 2026 Dorong Mahasiswa Bangun Pertanian Maju Berkelanjutan 
Kabar Kampus

PKKMB Fakultas Pertanian USU 2026 Dorong Mahasiswa Bangun Pertanian Maju Berkelanjutan 

Share

Reporter: Tania Renata Panjaitan, Theresa Melyasari br. Simatupang

Suara USU, Medan. Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Fakultas Pertanian Universitas Sumatera Utara (USU) 2026 resmi dilaksanakan di Gelanggang Mahasiswa USU pada Rabu, 12 Agustus 2026. Momen perdana bagi mahasiswa baru Fakultas Pertanian ini berlangsung selama tiga hari, mulai Rabu hingga Jumat, 12–14 Agustus 2026. Sejak pukul 09.36 WIB, mahasiswa baru Fakultas Pertanian telah diimbau panitia untuk berbaris dan menyanyikan yel-yel guna membangkitkan semangat dalam mengikuti rangkaian acara. Sesuai dengan tema besar PKKMB USU 2026, yaitu Embracing Incredible Brighter Future, mahasiswa baru didorong untuk mempersiapkan dan merencanakan pengembangan diri selama empat tahun ke depan, baik di dalam maupun di luar kampus.

Tema tersebut selaras dengan makna Tunas, maskot PKKMB Fakultas Pertanian 2026. Tunas melambangkan awal dari proses kehidupan dan komitmen untuk bertumbuh menjadi insan pertanian yang kuat, adaptif, serta mampu berkontribusi nyata bagi kelestarian lingkungan dan kemandirian pangan di masa mendatang.

Dekan Fakultas Pertanian USU, Dr. Rulianda Purnomo Wibowo, S.P., M.Ec., menilai bahwa rangkaian PKKMB Fakultas Pertanian 2026 menarik dan menjadi wadah untuk menanamkan visi, nilai, dan arah Fakultas Pertanian sehingga mahasiswa baru memahami prinsip yang perlu dipegang selama menjalani aktivitas kemahasiswaan. “Menurut saya, aktivitasnya menarik, baik itu dalam pengenalan universitas serta pimpinan tingkat universitas dan tingkat fakultas. Kemudian, kegiatan dilanjutkan dengan pengenalan fakultas, baik itu struktur, visi dan misi, maupun materi yang memang perlu disampaikan kepada mahasiswa baru. Jadi, kalau saya lihat dari rangkaian kegiatan yang ada, itu bisa menjelaskan visi dan nilai dari universitas dan Fakultas Pertanian sehingga mahasiswa paham visi dan nilai apa yang harus dipegangnya, bagaimana ia berinteraksi, dan bagaimana ia mengikuti aktivitas perkuliahan selama empat tahun ke depan,” paparnya.

Ia juga menyampaikan bahwa rancangan kegiatan PKKMB 2026 hampir sama dengan tahun sebelumnya. Perbedaannya terletak pada tempat pelaksanaan serta tema yang diusung. “Perbedaannya hanya di tempat dan tema. Tahun lalu kita di fakultas, tetapi tahun ini kita di Gelanggang Mahasiswa. Untuk tema tahun ini mengikuti tema besar, jadi fokusnya ke arah masa depan yang lebih baik dan keberlanjutan. Jadi, sekarang kita akan lebih mengarahkan kepada keberlanjutan dan kepedulian, tidak hanya kemajuan.”

Rangkaian kegiatan PKKMB hari pertama ini mendapat respons positif dari mahasiswa baru. Dimas Prayoga, salah satu mahasiswa baru dari Program Studi Teknik Pertanian dan Biosistem, membagikan kesannya mengenai PKKMB fakultas di hari pertama. “Perasaan saya sudah tentu senang. Intinya sangat senang.”

Antusiasme tersebut turut dirasakan oleh Fadhila Wardani, mahasiswa baru dari Program Studi Peternakan, yang mengaku tidak sabar mengikuti rangkaian kegiatan PKKMB di hari berikutnya. “Jujur, masih semangat, apalagi hari terakhir sepertinya akan seru karena ada bintang tamu. Besok mungkin akan lebih semangat dan lebih siap menyediakan barang-barang yang dibutuhkan.”

Semangat mahasiswa baru dalam mengikuti PKKMB turut menjadi bagian dari harapan Rulianda selaku Dekan Fakultas Pertanian. Ia mendorong mahasiswa memanfaatkan masa perkuliahan sebagai ruang untuk terus belajar, berkembang, dan memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitar. “Mari, anak-anak kami, bersama-sama kita belajar dan bertumbuh untuk menghasilkan inovasi dan dampak positif bagi diri kita, keluarga, masyarakat, serta bangsa dan negara. Gunakan waktu Anda sebaik-baiknya. Jangan hanya berfokus pada pengalaman di dalam kampus, tetapi berkembanglah juga di luar kampus. Jangan batasi diri Anda hanya dengan mengejar nilai, tetapi teruslah kembangkan dan tumbuhkan sesuatu yang baru. Kobarkan semangat dan tetap peduli kepada masyarakat, terutama masyarakat marginal, dengan tetap menjaga alam sehingga terwujud pembangunan berkelanjutan di masa depan,” tuturnya.

Rulianda juga menekankan agar mahasiswa baru berani mengeksplorasi berbagai peluang dan tidak membatasi potensi yang dimiliki selama menjalani masa perkuliahan. “Jangan pernah batasi diri Anda. Kalau Anda batasi diri Anda, berarti Anda bukan anak pertanian,” tegasnya.

Lebih lanjut, mahasiswa Fakultas Pertanian diharapkan memiliki pandangan yang lebih luas terhadap pertanian, tidak hanya berorientasi pada keuntungan ekonomi, tetapi juga mampu membangun pertanian yang maju, berkelanjutan, dan inklusif.

Redakturi: Lucy Kezia Simarmata

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.