Reporter: Muhammad Ar Rofi Nasution, Romaito Margareta Saruksuk
Suara USU, Medan. Mahasiswa baru Fakultas Hukum Universitas Sumatera Utara mengikuti Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) dengan pendekatan pengenalan akademik yang inklusif dan humanis. Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari berturut-turut, mulai 12–14 Agustus 2026. PKKMB kali ini bertajuk “Menciptakan PKKMB sebagai Ruang Pengenalan Akademik yang Inklusif, Humanis, sehingga Berorientasi pada Pembentukan Karakter Mahasiswa Hukum” dan dimulai pada Rabu, 12 Agustus 2026.
Pelaksanaan PKKMB berlangsung lancar meskipun terdapat rintik hujan di awal kegiatan. Panitia dan mahasiswa baru telah menyiapkan segala perlengkapan lebih awal. Pada hari pertama, mahasiswa baru FH USU 2026 mengikuti seremonial yang berlangsung di Lapangan Kembar, Jalan dr. A. Sofyan, Padang Bulan, Medan, di sebelah FISIP USU.
Setelah seremonial di Lapangan Kembar, mahasiswa FH USU 2026 melakukan arak-arakan sebagai bentuk sportivitas dan kebersamaan untuk kembali ke fakultas hukum. Sesampainya di FH USU, mahasiswa disambut oleh dosen dan staf pada pukul 09.35 WIB untuk melanjutkan rangkaian kegiatan yang dipusatkan di area fakultas. Setibanya di fakultas, mahasiswa baru dibagi ke dalam 30 regu dan diarahkan panitia untuk menata barisan serta berkoordinasi. Pembukaan PKKMB FH USU 2026 dimulai pukul 10.32 WIB. Ketua Panitia, Muhammad Mardansyah Siregar, menegaskan bahwa kegiatan tersebut tidak diarahkan pada praktik perpeloncoan.
“Kita tidak harus menghafal undang-undang, tetapi dibentuk menjadi fiat justitia ruat caelum, artinya hendaklah keadilan ditegakkan meskipun langit akan runtuh. Kita tidak mendukung perpeloncoan dan kita saling mendukung. Selamat berproses dan selamat berprestasi,” ujar Mardansyah.
Tema “Menciptakan PKKMB sebagai Ruang Pengenalan Akademik yang Inklusif, Humanis, sehingga Berorientasi pada Pembentukan Karakter Mahasiswa Hukum” dipilih untuk mengembalikan PKKMB pada fungsi utamanya, yaitu pengenalan kehidupan kampus sekaligus pembentukan karakter mahasiswa hukum, demikian disampaikan Mardansyah.
“Kita sebisa mungkin menghindari hal-hal yang tidak berorientasi pada kehidupan kampus, seperti intimidasi dan perpeloncoan. Saya sebagai ketua panitia juga tegas kepada panitia lain untuk menghindari hal-hal tersebut,” katanya.
Selain memperkenalkan lingkungan fakultas, mahasiswa baru mendapat materi mengenai kehidupan akademik, termasuk pengisian Kartu Rencana Studi (KRS), struktur departemen, serta bidang keilmuan seperti hukum pidana, hukum ekonomi, dan hukum perdata. Hari pertama diisi empat materi, sedangkan materi kelima diberikan pada hari kedua. Pemateri yang terlibat, antara lain, Erna Herlinda, Dr. Aflah, Siti Khairunnissa, Dr. Fajar Khaify Rizky, Devi Yulida, dan Barran Hamzah Nasution.
Ketua Panitia menyebut tantangan utama pelaksanaan kegiatan adalah menjaga perhatian mahasiswa baru di tengah banyaknya materi wajib. Seluruh panitia berupaya menangani mahasiswa yang mengalami kejenuhan melalui pendekatan personal, termasuk berkomunikasi dengan orang tua ketika terdapat peserta yang tidak diketahui keberadaannya.
Dari segi konsep, pelaksanaan tahun ini juga mengalami perubahan lokasi. Jika sebelumnya kegiatan menggunakan pendopo dan Peradilan Semu, kini seluruh rangkaian dipusatkan di area parkir fakultas. Panitia juga menghadirkan Direktur Legal PLN, Dr. Nurlely Aman, S.H., M.Kn., yang juga alumnus FH USU, sebagai pembicara untuk memberikan gambaran mengenai dunia profesional hukum.
Dalam sambutannya, Afif Hauzaan Abid dari BEM FH USU mengingatkan mahasiswa baru bahwa belajar hukum tidak berhenti pada penguasaan materi. “Jika ingin belajar hukum, bukan hanya soal materi, tetapi juga soal sikap kalian menghadapi ketidakadilan,” ujarnya.
Kepala Program Studi (Kaprodi) FH USU, Dr. Affila, S.H., M.Hum., mendorong mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan akademik dan nonakademik. Sementara itu, Dr. Mahmul Siregar, S.H., M.Hum., memperkenalkan organisasi sebagai ruang pengembangan diri mahasiswa.
Panitia PKKMB FH USU 2026 dibentuk melalui musyawarah besar fakultas dengan melibatkan mahasiswa angkatan 2023. Persiapan telah berlangsung sejak Juli 2026. Mardansyah menilai bahwa pemahaman mahasiswa terhadap seluk-beluk fakultas menjadi salah satu ukuran keberhasilan kegiatan, sehingga mereka diharapkan lebih siap dan mandiri dalam menjalani perkuliahan setelah PKKMB berakhir.
Redaktur: Lucy Kezia Simarmata
Leave a comment