Reporter: Deswina Listiani Matondang dan Raka Rafzan Rasyid
Suara USU, Medan. Sebanyak 240 mahasiswa baru Fakultas Keperawatan (FKep) Universitas Sumatera Utara (USU) resmi mengikuti kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) tahun 2026 selama tiga hari, Rabu–Jumat (12–14/8/2026). Didampingi oleh 45 panitia, kegiatan ini mengusung tema “Shaping Tomorrow’s Nurses: Rooted in Values, Ready to Serve” yang bertujuan membentuk perawat muda sejak awal masa perkuliahan agar siap melayani masyarakat dan pasien. Acara diawali dengan pembukaan secara serentak di tingkat universitas dan dilanjutkan dengan mobilisasi ke fakultas untuk penyampaian materi.
Dekan FKep USU, Dr. Dudut Tanjung, S.Kp., M.Kep., Sp.KMB, menyampaikan bahwa secara keseluruhan pelaksanaan PKKMB tahun ini tidak jauh berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. “Seperti lazimnya PKKMB di Fakultas Keperawatan, masih seperti tahun lalu. Penyelenggaraannya tiga hari, dan setelah pembukaan di tingkat USU, lalu diteruskan di tingkat Fakultas Keperawatan. Materinya juga dari universitas, sudah ada ketentuan, dan kita mengikuti,” ujarnya.
Dudut menjelaskan bahwa kegiatan tahun ini kembali diselenggarakan melalui kerja sama dengan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FKep USU dan telah dibahas bersama Wakil Dekan I sebelum pelaksanaan. Ia juga menyoroti adanya peningkatan jumlah mahasiswa baru dibandingkan tahun lalu. “Kalau yang lalu sekitar 200, sekarang bertambah menjadi 240,” ungkapnya.
Mengenai fokus utama kegiatan, Dudut menegaskan bahwa PKKMB tetap berorientasi pada pengenalan kampus secara menyeluruh kepada mahasiswa baru. “Kita mendekatkan mahasiswa baru dengan Fakultas Keperawatan. Ini adalah rumah kedua mereka, dan mereka juga menjadi keluarga besar Fakultas Keperawatan USU. Maka interaksi antara mahasiswa dengan dosen dan sivitas akademika tentunya kita harapkan optimal, sehingga kebutuhan-kebutuhan mahasiswa baru bisa kita penuhi sesuai harapan mereka,” jelasnya.
Melalui PKKMB ini, ia juga berpesan agar seluruh rangkaian acara berjalan lancar tanpa ada unsur intimidasi, baik fisik maupun latihan fisik yang berlebihan. “Jika ada yang sakit, jangan dipaksa. Namanya juga pengenalan kampus, berarti mengenal kampus sehingga mereka cepat beradaptasi untuk mengikuti kuliah,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Panitia PKKMB FKep USU 2026, Nabila Rafiqoh, menjelaskan bahwa kepanitiaan dibentuk melalui perekrutan terbuka yang digagas oleh Divisi Pengembangan Sumber Daya Mahasiswa (PSDM) BEM FKep USU. Panitia resmi terbentuk pada 18–20 Juli 2026 dengan durasi persiapan kurang dari satu bulan.
“PKKMB ini merupakan program kerja dari PSDM, jadi merekalah yang membuat open recruitment kepanitiaan. Kalau anggotanya melalui seleksi administrasi dan wawancara, sedangkan Badan Pengurus Harian (BPH) Inti dan koordinatornya sudah ditentukan oleh mereka,” ujar Nabila.
Guna menyemarakkan kegiatan, panitia kembali menghadirkan rangkaian perlombaan antarkelompok yang mendampingi mahasiswa baru di bawah arahan kakak asuh. Terdapat tujuh cabang lomba, antara lain lomba minat dan bakat, pidato bahasa Inggris, reportase jurnalistik, hingga penghargaan kelompok terbaik. Seluruh perlombaan dilaksanakan pada hari kedua, sedangkan pengumuman pemenang disampaikan langsung oleh pihak dekanat saat sesi penutupan di hari ketiga.
Nabila menambahkan, lomba reportase sengaja dihadirkan untuk menyaring serta memfasilitasi minat dan bakat mahasiswa baru di bidang jurnalistik. “Kami mau menyaring adik-adik yang memang bakatnya di situ. Tahun lalu juga, peserta yang menjadi juara kami sarankan untuk bergabung dengan Pers Persma Suara USU, dan kami kenalkan juga Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) lain berdasarkan bakat yang mereka miliki,” pungkasnya. Selain UKM bidang penalaran, mahasiswa baru FKep USU juga banyak diarahkan untuk bergabung dengan UKM yang berkaitan dengan bidang kesehatan.
Menanggapi isu senioritas yang kerap menjadi sorotan dalam pelaksanaan PKKMB di perguruan tinggi, Nabila memastikan hal tersebut tidak ada di lingkungan FKep USU. “Dari awal, sejak technical meeting, sudah kami sampaikan kepada mahasiswa baru. Di Keperawatan tidak ada unsur keras kepada mahasiswa baru, kami benar-benar mengayomi. Tidak ada budaya senioritas seperti di fakultas lain, di sini sekadar penerapan 5S (Senyum, Salam, Sapa, Sopan, Santun) saja,” tegasnya.
Melalui kegiatan ini, Nabila berharap mahasiswa baru dapat tumbuh menjadi pribadi yang disiplin, ramah kepada kakak tingkat, serta mampu beradaptasi dengan padatnya jadwal perkuliahan di bidang kesehatan tanpa mengalami burnout.
Sebagai pengganti tradisi penanaman pohon atau bunga yang sudah tidak diterapkan dalam beberapa tahun terakhir, panitia mengajak mahasiswa baru mengikuti faculty tour. Salah satu lokasinya adalah mengunjungi area rooftop FKep USU yang ditumbuhi tanaman hasil penanaman mahasiswa baru angkatan sebelumnya. “Di situ kami tunjukkan kepada adik-adik, ini tempat paling relaks kalau misalnya capek. Jadi kalau capek belajar, bisa ke rooftop FKep,” tutur Nabila.
Redaktur: Alya Nayla Sahirah S.
Leave a comment