Reporter: Joice Valentina Zega
Suara USU, Medan. Dalam upaya mendorong penguatan ekonomi lokal, para mahasiswa Perpajakan Vokasi Universitas Sumatera Utara (USU) sukses menyelenggarakan workshop bertajuk “Strategi Menentukan HPP, Margin, dan Perencanaan Pajak” pada Rabu (15/04). Kegiatan ini berlangsung di Rumah BUMN Medan di bawah arahan dosen pengampu Syafrita Ridha Ginting S, S.E., M.Sc., dengan Samuel Tarigan sebagai ketua pelaksana.
Kegiatan ini difokuskan untuk membekali para pelaku UMKM dengan pemahaman mendalam mengenai perhitungan Harga Pokok Penjualan (HPP), penentuan margin keuntungan, serta manajemen perpajakan yang efektif.
Workshop yang berlangsung interaktif ini dihadiri oleh puluhan pelaku UMKM dari berbagai sektor, mulai dari usaha kuliner, kerajinan tangan, hingga jasa kreatif di wilayah Medan, Deli Serdang, dan Binjai. Para peserta tampak antusias mengikuti simulasi perhitungan manual yang disediakan panitia agar mereka dapat langsung mempraktikkan cara menentukan harga jual yang sehat bagi bisnis mereka.
“Workshop UMKM ini dilaksanakan sebagai bagian dari Project Based Learning mata kuliah Akuntansi Biaya. Tujuannya membekali pengusaha dengan pengetahuan praktis sekaligus melatih kemampuan mahasiswa mengorganisir acara serta berbagi ilmu melalui pendampingan langsung,” tegas Syafrita Ridha Ginting selaku dosen pengampu.
Senada dengan hal tersebut, Samuel Tarigan selaku ketua pelaksana mengungkapkan rasa bangganya atas antusiasme peserta di tengah tantangan ekonomi global yang tidak pasti.
“Kegiatan ini bukan workshop biasa, tapi ruang belajar HPP, margin sehat, dan perencanaan pajak. Saya harap ini dapat menjadi bekal praktis bagi pelaku UMKM dalam menjaga daya saing, mengambil keputusan tepat, dan memastikan pengembangan usaha yang berkelanjutan,” ujarnya.
Respon positif juga datang dari salah satu peserta yang merasa terbantu dengan adanya simulasi perhitungan langsung. “Terima kasih adik-adik mahasiswa yang sudah berbagi ilmu HPP yang sering terlewatkan bagi kami, mendengar keluh kesah ibu-ibu soal pajak, hingga membuka ruang pendampingan laporan SPT tahunan,” ujar salah satu pelaku UMKM tersebut.
Kegiatan ditutup dengan sesi diskusi santai dan pengisian feedback.
Suasana semakin meriah saat mahasiswa memberikan ruang bagi pelaku UMKM untuk mempromosikan barang dagangan mereka secara langsung di hadapan audiens. Sesi foto bersama menjadi penutup manis yang menyimbolkan sinergi antara dunia kampus dan pejuang ekonomi lokal.
Redaktur: Rifatul Suaidah
Leave a comment