Reporter: Muhammad Ar Rofi Nasution
Suara USU, Medan. Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian (FP), Universitas Sumatera Utara (USU), melaksanakan kunjungan lapangan ke PT United Kingdom Indonesia Plantations (UKINDO) di Blankahan, Kabupaten Langkat, Sabtu (24/10/2026). Kegiatan yang diikuti 91 mahasiswa kelas AGB 3 dan AGB 4 ini bertujuan memberikan pengalaman langsung mengenai pengelolaan perkebunan kelapa sawit, mulai dari pembibitan hingga pengolahan tandan buah segar (TBS) di pabrik kelapa sawit (PKS).
Kunjungan tersebut merupakan bagian dari pembelajaran mata kuliah Tanaman Perkebunan I (Sawit dan Karet). Dosen pendamping, Vira Irma Sari, S.P., M.Si., menjelaskan bahwa kegiatan ini memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mengamati penerapan teori perkuliahan dalamm operasional industry perkebunan.
Dalam kunjungan tersebut, mahasiswa mempelajari berbagai tahapan seleksi kecambah, perawatan bibit, penanaman, pemeliharaan tanaman belum menghasilkan (TBM) dan tanaman menghasilkan (TM), hingga pemanenan. Pihak perusahaan juga menyediakan contoh bibit abnormal untuk diamati serta fasilitas praktik penanaman secara langsung.
“Mahasiswa tidak hanya memahami aspek budi daya, tetapi juga memperoleh gambaran mengenai bagaimana kegiatan produksi, pemeliharaan tanaman, dan pengelolaan limbah saling terintegrasi dalam suatu sistem usaha perkebunan,” ujar Vira.
Ketua panitia, William Deardo Exaudi Tondang, mengatakan bahwa persiapan kegiatan dilakukan melalui koordinasi antarpanitia. Persiapan tersebut meliputi penyusunan agenda, komunikasi dengan perusahaan, pengaturan transportasi, hingga pemenuhan kebutuhan teknis peserta. Ia menyebut keterlibatan sekitar 91 mahasiswa menjadi tantangan tersendiri dalam mengatur pembagian tugas.
“Salah satu tantangan terbesar dalam mempersiapkan kegiatan ini adalah mengajak seluruh anggota kelas AGB 3 dan AGB 4 untuk terlibat aktif,” ungkap William.
Sementara itu, mahasiswi Agribisnis, Syahrani, mengungkapkan bahwa persiapan kegiatan telah dilakukan sejak sebulan sebelumnya, mulai dari pengurusan administrasi hingga penyediaan transportasi dan perlengkapan. Ia menambahkan, mahasiswa juga mempelajari pengolahan TBS menjadi produk bernilai ekonomi, seperti Crude Palm Oil (CPO) dan Palm Kernel Oil (PKO).
Melalui kunjungan ini, mahasiswa diharapkan tidak hanya memahami proses pengelolaan perkebunan kelapa sawit secara teori, tetapi juga memperoleh gambaran nyata mengenai penerapannya di dunia industri. Pengalaman tersebut menjadi bekal untuk memperluas wawasan dan mempersiapkan mahasiswa menghadapi tantangan di bidang agribisnis.
Redaktur: Erni Yuli Simatupang
Leave a comment