Reporter: Dinda Sajidah
Suara USU, Medan. Delegasi Meriam Debating Club (MDC), Fakultas Hukum (FH), Universitas Sumatera Utara (USU), berhasil meraih Juara Harapan I dalam Kompetisi Debat Hukum Tingkat Nasional UIN LAW FAIR IX 2026. Prestasi tersebut diraih oleh tiga mahasiswa, yakni Daniel Ivander Tampubolon, Anggi Lestari Lubis, dan Siti Aisyah Siahaan.
Salah satu delegasi, Siti Aisyah Siahaan, menjelaskan bahwa pemilihan perwakilan MDC diawali dengan seleksi yang diikuti sekitar 11 peserta.
“Pada mulanya kami ada seleksi di MDC yang pada saat itu ada sekitar 11 orang. Untuk proses seleksinya sendiri, kami berdebat dengan salah satu mosi yang sudah ditentukan sama coach. Pastinya juga ada wawancara terkait komitmen untuk menjalankan proses riset dan coaching. Pada akhirnya, aku, Daniel, dan Anggi yang diumumkan untuk mewakili MDC FH USU,” jelasnya.
Dalam mempersiapkan diri, ketiga delegasi terlebih dahulu menjadi tim latih tanding (sparing) bagi delegasi MDC lainnya. Melalui kegiatan tersebut, mereka turut melakukan riset terhadap mosi yang digunakan dalam latihan.
“Sekitar satu bulan sebelum babak penyisihan, kami mulai intensif meriset mosi yang akan kami gunakan dalam pertandingan. Setelah itu, kami juga kembali melakukan sparing. Untuk pendalaman materi, kami melakukan riset seperti biasa, kemudian melanjutkan diskusi bersama coach dalam sesi coachin. Di sana, kami juga membahas materi serta strategi yang akan digunakan selama debat,” ungkap Siti.
Selama mengikuti kompetisi, proses riset menjadi salah satu pengalaman berkesan bagi para delegasi. Siti menilai, kemampuan menyampaikan hasil riset yang telah dibangun selama kurang lebih satu bulan menjadi salah satu faktor pendukung pencapaian mereka.
“Faktor utama tentunya adalah bagaimana teman-teman delegasi menyampaikan hasil riset yang sudah dibangun selama masa coaching kurang lebih satu bulan, serta dukungan baik dari coach maupun senior coach maupun di luar lingkup MDC,” ungkapnya.
Atas pencapaian tersebut, Siti berharap MDC dapat terus melahirkan delegasi yang mampu meraih prestasi dan gelar juara dalam berbagai kompetisi debat.
“Harapannya, MDC tetap melahirkan delegasi-delegasi yang membawa prestasi dan juara. Selain itu, MDC juga dapat membuka ruang bagi mahasiswa agar berani mengambil kesempatan (take a chance) dalam lomba debat dengan menggencarkan pelatihan dan sosialisasi mengenai kompetisi debat,” tuturnya.
Redaktur: Erni Yuli Simatupang
Leave a comment