SUARA USU
Film

Pengalaman Menegangkan, Karyawisata Berubah Menjadi Permainan Mematikan dalam Film Night Has Come

Oleh: Putri Aisyah Silalahi

Suara USU, Medan. Drama Korea Night Has Come telah mencuri perhatian publik dengan menghadirkan premis seru tentang mafia game yang terkenal di Korea Selatan. Drama ini pertama kali ditayangkan pada 4 Desember lalu dengan jumlah 12 episode yang menawarkan genre thriller mystery.

Ditulis oleh Kang Min Ji dan disutradarai oleh Im Dae Woong, Night Has Come menyajikan thriller yang mendebarkan dengan konsep game yang menegangkan. Dibintangi oleh sejumlah aktor dan aktris muda berbakat di Korea Selatan seperti Lee Jae In, Kim Woo Seok, Choi Ye Bin, Cha Woo Min, Ahn Ji Ho, Jung So Ri, dan lainnya, drama ini fokus pada perjuangan psikologis dan hubungan kompleks antara siswa yang terjebak yang bertahan hidup.

Drama Korea Night Has Come memaparkan kisah seru anak-anak kelas 2 SMA yang tengah mengikuti kegiatan study tour di pusat retret yang terletak di daerah pegunungan. Setelah mereka tiba di sana, sejumlah kejanggalan mulai muncul. Wali kelas segera menyadari bahwa hanya rombongan mereka yang telah mencapai Pusat Retret Muryeong. Rombongan anak-anak dari kelas lain belum tiba, bahkan wali kelas tidak dapat menghubungi guru-guru. Keadaan menjadi tegang ketika dua petugas di pusat retret mengabarkan bahwa saluran telepon terputus.

Sinyal ponsel wali kelas dan anak-anak pun hilang. Dengan terpaksa, wali kelas pergi menjemput rombongan bus kelas lain dan meminta Kim Jun Hee (Kim Woo Seok), sang ketua kelas, untuk menjaga anak-anak. Kim Jun Hee menjalankan tugasnya dengan baik, termasuk melindungi Lee Yoon Seo (Lee Jae In) dari intimidasi geng wakil ketua kelas, Kim So Mi (Jung So Ri). Namun, Yoon Seo merasakan atmosfer mencekam sejak awal, terutama setelah mengalami mimpi buruk di dalam bus dan melihat sosok hantu.

Ketegangan semakin meningkat ketika malam tiba, dan anak-anak mendapat undangan misterius dari Mafia Game. Secara misterius, aplikasi game itu terunduh di ponsel mereka, namun tidak ada yang menganggapnya serius. Heo Yul, anak nakal di kelas, dituduh sebagai pembuat permainan tersebut dan akhirnya dieksekusi dengan cara yang aneh. Setelah kejadian tersebut, Jun Hee bersama Yoon Seo dan anak-anak lain berusaha mencari jalan keluar dari gedung pusat retret yang terisolasi dengan garis batas. Mereka harus berhadapan dengan hukuman eksekusi jika melanggar garis batas. Sementara itu, sang wali kelas tidak pernah kembali meninggalkan Jun Hee yang semakin putus asa.

Meskipun premisnya klasik, Night Has Come berhasil mengeksekusi ceritanya dengan baik tanpa terkesan monoton. Awal cerita membangun ketegangan melalui elemen horor, seperti mimpi buruk Yoon Seo dan lokasi gedung pusat retret yang terletak di pegunungan. Akhir cerita drama ini memberikan kejutan mendalam dengan twist cerita yang membingungkan dan momen menarik perhatian serta mengajarkan pentingnya kerja sama, kepercayaan, dan kepedulian antar pertemanan.

Drama ini sudah dapat dinikmati di beberapa platform menonton online seperti U+mobiletv, Viki, dan Viu untuk menemani liburan serta dapat menjadi pilihan menarik bagi penonton yang mencari drama dengan cerita seru dan atmosfer misterius.

Redaktur: Grace Silva


Discover more from SUARA USU

Subscribe to get the latest posts to your email.

Related posts

“Ayla: The Daughter Of War”, Kisah Nyata Ketulusan Cinta dan Janji Seorang Ayah Kepada Gadis Kecilnya

redaksi

5 Rekomendasi Film Tentang Pentingnya Pendidikan

redaksi

Aksi Nam Soon Melindungi Gangnam dengan Kekuatan Super

redaksi