Home Kabar Kampus Pramuka USU Turun Bantu Korban Banjir Medan dan Siapkan Tim Siaga Bencana
Kabar Kampus

Pramuka USU Turun Bantu Korban Banjir Medan dan Siapkan Tim Siaga Bencana

Share

Reporter: Rizqi Putra Permono, Syafira Sari
Suara USU, Medan. Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Pramuka Universitas Sumatera Utara membantu warga terdampak banjir di Kota Medan sejak 27 November 2025. Aksi kemanusiaan berlangsung di Medan Johor dan Medan Amplas, dilanjutkan hingga 2 Desember 2025. Kegiatan ini merupakan tanggapan cepat setelah banjir melanda sejumlah wilayah, dan menjadi kali kedua Pramuka USU bergerak di lokasi yang sama sejak November 2024.

Sebanyak 10 relawan diturunkan untuk mendistribusikan bantuan berupa makanan siap saji, pakaian layak pakai, handuk, minyak angin, dan obat-obatan. Relawan juga melaksanakan trauma healing untuk anak-anak di Medan Amplas. Bantuan disalurkan dengan mengikuti posko warga karena banjir terjadi pada malam hari sehingga relawan tidak memungkinkan mendirikan posko sendiri.

Aksi ini dilakukan bekerja sama dengan HIPGABI Sumut (Himpunan Perawat Gawat Darurat dan Bencana Indonesia Provinsi Sumatera Utara) yang berfokus pada penanganan kegawatdaruratan dan kebencanaan. Distribusi bantuan berlangsung di Jalan Eka Wali, Eka Rukun, dan Eka Murni di Medan Johor—wilayah yang juga terdampak banjir tahun lalu—sebelum bergeser ke Medan Amplas.

Bantuan logistik berasal dari open donation masyarakat dan Purna Pramuka USU yang awalnya dikumpulkan untuk bencana di Sibolga dan Tapanuli Tengah. Karena akses menuju daerah tersebut terhambat, donasi dialihkan untuk membantu warga Medan.

Namun, relawan menghadapi kendala di lapangan, terutama terkait ekspektasi warga terhadap kapasitas bantuan. Koordinator lapangan, Helmi Sinambela, menegaskan bahwa Pramuka USU digerakkan oleh mahasiswa sehingga keterbatasan logistik tidak terhindarkan.
“Ekspektasinya kan berarti kami bisa membantu sembako yang banyak, padahal kita tahu sendiri Pramuka USU ini isinya mahasiswa semua,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan bahwa proses evakuasi sempat terhambat karena personel BPBD dan SAR berpencar menangani titik banjir lain di Medan, sehingga warga melakukan evakuasi mandiri.
“Selain distribusi bantuan, fokusnya kepada anak-anak agar tidak trauma dengan keadaan yang sedang terjadi,” tambahnya.

Seluruh kegiatan penanganan dan distribusi bantuan didokumentasikan dan dilaporkan kepada pihak universitas, kemudian dimuat di kanal resmi Instagram @official.usu pada 4 Desember 2025.

Ke depan, Pramuka USU berencana membentuk Tim Siaga Bencana bekerja sama dengan seluruh UKM di lingkungan USU.
“Rencananya kami akan mengajak seluruh Unit Kegiatan Mahasiswa di USU untuk bergabung ke Tim Siaga Bencana. Kemudian kami akan menyampaikan rencana ini kepada Ditmawa Alumni serta Wakil Rektor I. Pertama, kami membentuk tim dari internal Pramuka USU terlebih dahulu. Setelah itu, kami akan mulai berkolaborasi dengan seluruh UKM,” pungkas Helmi.

Redaktur: Jesika Yusnita Laoly

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.